30, 2026
Nasional

4 Striker Gratis yang Bisa Direkrut MU setelah Benjamin Sesko Cedera

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Manchester United kembali menghadapi situasi sulit di lini depan setelah striker anyar mereka, Benjamin Sesko, mengalami cedera. Cedera tersebut memaksa manajemen klub untuk bergerak cepat mencari solusi, terutama mengingat jendela transfer yang sudah ditutup. Opsi mendatangkan striker gratis menjadi salah satu jalan keluar yang paling realistis. Berikut empat nama striker tanpa klub yang bisa menjadi pertimbangan MU.

1. Anthony Martial

Nama Anthony Martial bukan hal baru bagi Manchester United. Striker asal Prancis itu menghabiskan hampir sembilan tahun bersama Setan Merah sebelum meninggalkan Old Trafford pada musim panas 2024. Setelah sempat bermain untuk AEK Athena, Martial kini berstatus tanpa klub. Kembalinya Martial bisa menjadi solusi jangka pendek yang minim risiko. Ia sudah mengenal lingkungan klub, memahami tekanan bermain di Old Trafford, dan memiliki hubungan baik dengan sebagian pemain senior. Kelebihan utama Martial adalah fleksibilitasnya di lini serang. Ia bisa bermain sebagai striker tengah, penyerang sayap kiri, maupun penyerang kedua. Namun, catatan cedera yang panjang menjadi pertimbangan serius. Dalam beberapa musim terakhir, Martial lebih sering absen daripada tampil. Jika MU merekrutnya, klub harus siap dengan risiko tersebut. Meski begitu, sebagai opsi gratis hingga akhir musim, Martial tetap layak dipertimbangkan.

2. Wissam Ben Yedder

Wissam Ben Yedder merupakan striker berpengalaman yang saat ini tidak memiliki klub. Pemain asal Prancis itu terakhir membela Sevilla dan Monaco, di mana ia mencetak banyak gol di kompetisi domestik maupun Eropa. Ben Yedder dikenal sebagai penyerang dengan penyelesaian akhir tajam, pintar mencari ruang, dan mampu bermain sebagai target man maupun penyerang lubang. Usianya yang sudah kepala tiga tidak menjadi masalah besar untuk kontrak jangka pendek. Ia bisa menjadi penyerang pelapis yang siap dimainkan kapan saja. Masalah utama Ben Yedder bukan soal kemampuan, melainkan kasus hukum yang sempat membelitnya di Prancis. Manajemen MU tentu harus mempertimbangkan aspek non-teknis sebelum mengambil keputusan. Jika klub merasa risiko tersebut bisa dikelola, Ben Yedder adalah opsi gratis paling siap pakai di pasar.

3. Memphis Depay

Memphis Depay pernah berseragam Manchester United pada periode 2015 hingga 2017. Meski gagal bersinar di Old Trafford, Depay menjelma menjadi pemain penting di Olympique Lyon, Barcelona, dan Atletico Madrid. Kini ia berstatus tanpa klub setelah kontraknya berakhir. Depay menawarkan kombinasi kecepatan, kekuatan, dan kemampuan mencetak gol dari berbagai posisi. Ia bisa bermain sebagai striker tunggal, penyerang sayap, atau second striker. Pengalaman bermain di Liga Primer, La Liga, dan Liga Champions membuatnya tidak perlu waktu lama beradaptasi. Kembalinya Depay ke MU bisa menjadi narasi menarik, tetapi juga mengandung risiko. Ia sempat mengalami beberapa cedera otot dalam dua musim terakhir. Selain itu, gaya bermainnya kadang dianggap terlalu individualistis. Namun, dalam situasi darurat, Depay adalah pilihan yang masuk akal secara teknis maupun finansial.

4. Divock Origi

Divock Origi menjadi nama yang sering dikaitkan dengan klub-klub Liga Primer. Striker asal Belgia itu pernah menjadi pahlawan Liverpool dalam beberapa momen penting, termasuk golnya di final Liga Champions 2019. Setelah meninggalkan AC Milan, Origi kini tidak memiliki klub. Ia dikenal sebagai penyerang pekerja keras, kuat dalam duel udara, dan mampu bermain di lini depan mana pun. Origi juga memiliki pengalaman bermain di Liga Primer, sehingga tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan intensitas kompetisi. Sebagai opsi gratis, Origi menawarkan profil yang berbeda dari striker MU saat ini. Ia bisa menjadi target man yang berguna saat tim membutuhkan gol di menit-menit akhir. Kelemahan utamanya adalah konsistensi. Origi lebih sering menjadi pemain pengganti daripada starter. Namun, untuk kebutuhan jangka pendek, ia bisa menjadi tambahan yang berguna.

Pertimbangan Manajemen MU

Merekrut striker gratis di tengah musim bukan tanpa risiko. Klub harus mempertimbangkan kebugaran, motivasi, dan kecocokan taktik. Manajer MU juga perlu menyesuaikan sistem permainan dengan pemain yang datang. Selain itu, aspek finansial tetap penting. Meski berstatus gratis, gaji dan bonus pemain tetap membebani anggaran klub. Durasi kontrak juga harus disesuaikan, idealnya hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan. Dari empat nama di atas, tidak ada yang benar-benar sempurna. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Keputusan akhir ada di tangan manajemen dan tim pelatih. Yang jelas, cedera Benjamin Sesko memaksa MU bergerak cepat. Pasar striker gratis mungkin bukan solusi ideal, tetapi dalam situasi seperti ini, opsi tersebut bisa menjadi penyelamat musim.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter