Akhirnya Terungkap, Kuasa Hukum Beberkan Alasan Awal Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak ke Sarwendah
Kuasa hukum Ruben Onsu akhirnya membuka suara mengenai alasan di balik langkah kliennya mengajukan gugatan perdata terkait hak asuh anak kepada istri, Sarwendah. Pengacara yang mewakili Ruben Onsu mengungkapkan bahwa ada beberapa pertimbangan hukum dan faktor keluarga yang mendasari keputusan tersebut.
Alasan Hukum di Balik Gugatan
Menurut kuasa hukum Ruben Onsu, langkah pengajuan gugatan ini bukanlah tindakan yang diambil secara terburu-buru. "Ada beberapa pertimbangan hukum yang matang yang menjadi dasar kami mengajukan gugatan ini," ujar pengacara tersebut dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (15/11) lalu.
Pengacara menjelaskan bahwa dalam praktiknya, hak asuh anak dalam hukum Indonesia mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk kemampuan ekonomi orang tua, kondisi fisik dan mental, serta lingkungan yang akan diberikan kepada anak. "Klien kami memiliki alasan kuat bahwa kondisi saat ini memungkinkan dirinya memberikan lingkungan yang lebih optimal bagi perkembangan anak-anak," kata pengacara tersebut tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Isu Kekerasan dalam Rumah Tangga yang Muncul
Sebelumnya, muncul isu bahwa gugatan Ruben Onsu terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan Sarwendah. Namun, kuasa hukum membantah keras informasi tersebut. "Isu kekerasan itu tidak benar sekali dan hanyalah berita bohong yang tidak berdasar," tegas pengacara.
Ia menegaskan bahwa gugatan yang diajukan Ruben Onsu bersifat terbatas pada masalah hak asuh anak saja. "Kami tidak ingin masalah ini menjadi spekulasi luas atau memperburuk situasi. Fokus kami adalah pada kebaikan dan kesejahteraan anak-anak," ujarnya.
Reaksi Sarwendah dan Langkah Selanjutnya
Sarwendah sendiri sejauh ini belum memberikan komentar resmi mengenai gugatan yang diajukan mantan suaminya tersebut. Namun, beberapa sumber dekat dengan Sarwendah mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan langkah hukum untuk melawan gugatan tersebut.
"Sarwendah adalah seorang ibu yang sangat sayang pada anak-anaknya dan selalu memberikan perhatian penuh. Ia yakin bahwa dirinya mampu memberikan lingkungan yang terbaik bagi anak-anak," kata sumber tersebut.
Kronologi Permasalahan Keluarga
Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai pada Oktober 2023 setelah bersama selama 12 tahun pernikahan. Mereka dikaruniai tiga anak, yakni Thalia Putri Onsu, Betrand Pono Onsu, dan Cecep Abdul Rofiq Onsu. Sejak perceraian, mereka sempat berselisih mengenai masalah hak asuh anak.
Menurut informasi yang beredar, Ruben Onsu sempat mengungkapkan keinginannya untuk mengajukan gugatan hak asuh anak sejak beberapa bulan setelah resmi bercerai. Namun, baru pada akhir Oktober lalu gugatan tersebut resmi diajukan ke pengadilan.
Pandangan Ahli Hukum
Menurut beberapa ahli hukum yang dikonfirmasi VIVA, kasus hak asuh anak seperti yang dialami Ruben Onsu dan Sarwendah memang memerlukan pertimbangan yang matang dari pengadilan. "Pengadilan akan melihat berbagai aspek, termasuk kebutuhan anak, usia anak, serta kemampuan masing-masing orang tua," ujar seorang ahli hukum tuntunan keluarga.
Ahli tersebut menambahkan bahwa dalam kasus seperti ini, seringkali dilakukan mediasi antar pihak untuk mencapai kesepakatan yang terbaik bagi anak. "Mediasi adalah langkah pertama yang biasanya dilakukan sebelum kasus diajukan ke sidang," paparnya.
Perhatian Publik pada Kasus Ini
Kasus Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi sorotan publik lantaran keduanya adalah selebritas yang dikenal luas. Isu hak asuh anak yang mereka hadapi pun menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Banyak netizen yang mempertanyakan mengapa kasus ini harus dibawa ke ranah hukum, sementara banyak kasus serupa yang diselesaikan melalui jalur mediasi. Namun, menurut kuasa hukum Ruben Onsu, langkah yang diambil klien sudah tepat dan merupakan jalan terbaik yang dapat dilakukan.
Harapan untuk Penyelesaian Terbaik
Meski berada di tengah sengketa hukum, Ruben Onsu dan Sarwendah dikabarkan masih menjaga komunikasi untuk urusan anak-anak mereka. "Kedua belah pihak sepakat bahwa kepentingan anak adalah yang terutama dan akan selalu menjadi prioritas utama," kata kuasa hukum yang mewakili Ruben Onsu.
Sampai saat ini, pengadilan masih dalam proses penanganan gugatan tersebut. Sidang perdana rencananya akan digelar pada bulan Desember mendatang. Pubitas menanti keputusan pengadilan yang diharapkan dapat memberikan solusi terbaik bagi kepentingan anak-anak Ruben Onsu dan Sarwendah.
Komentar (0)