26, 2026
Nasional

Bongkar iPhone Duo, iFixit Ungkap Dugaan Penyebab Layar Rusak dan Engsel Retak

Galih Pratama
Galih Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bongkar iPhone Duo, iFixit Ungkap Dugaan Penyebab Layar Rusak dan Engsel Retak

iPhone 15 Pro dan Pro Max telah menjadi sorotan sejak peluncurannya, namun baru-baru ini, ahli perbaikan terkenal iFixit telah mengungkap temuan yang mengkhawatirkan mengenai kerusakan yang dialami oleh model terbaru Apple. Setelah melakukan bongkar secara mendalam, iFixit menemukan dugaan penyebab di balik masalah layar rusak dan engsel retak yang dilaporkan oleh beberapa pengguna.

Dalam laporannya yang detail, iFixit menyoroti bahwa desain baru pada iPhone 15 Pro dan Pro Max mungkin menjadi faktor utama dalam masalah yang dialami pengguna. Khususnya, perubahan pada desain engsel dan material yang digunakan tampaknya berperan dalam meningkatkan kerentanan perangkat terhadap kerusakan fisik.

Temuan Utama iFixit

Tim iFixit menemukan bahwa kerusakan pada layar sering kali terjadi akibat desain baru yang menggabungkan layar dengan frame logam secara lebih ketat. Desain ini, meskipun memberikan tampilan yang lebih modern dan tanpa bezel, membuatnya lebih sulit untuk mengganti layar secara terpisah dari frame perangkat. Ketika layar pecah, pengguna dihadapkan pada biaya perbaikan yang lebih tinggi karena harus mengganti seluruh unit layar-frame.

"Desain baru ini menciptakan tantangan baru dalam perbaikan," tulis iFixit dalam laporannya. "Ketika layar pecah, sering kali tidak mungkin hanya mengganti bagian kaca, tetapi seluruh modul layar-frame harus diganti. Ini tidak hanya meningkatkan biaya, tetapi juga dampak lingkungan karena lebih banyak limbah elektronik yang dihasilkan."

Masalah Engsel Retak

Selain masalah layar, iFixit juga menemukan dugaan penyebab masalah engsel retak pada model Pro Max. Menurut mereka, peningkatan berat dan ukuran layar pada Pro Max, dikombinasikan dengan material titanium yang digunakan untuk frame, menciptakan titik tekanan yang signifikan pada engsel.

"Titanium, meskipun lebih ringan dari baja tahan karat, memiliki kekakuan yang berbeda," jelas iFixit. "Ketika digunakan dalam desain seperti iPhone 15 Pro Max, material ini mungkin tidak menyerap tekanan dengan cara yang sama, terutama pada area engsel. Dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan retak yang tidak terlihat dari luar, tetapi dapat memengaruhi integritas struktural perangkat."

Reaksi dari Apple

Sampai saat ini, Apple belum secara resmi meres temuan iFixit. Namun, beberapa analis percaya bahwa Apple mungkin akan merilis pembarian perangkat lunak atau perbaikan desain di masa depan untuk mengatasi masalah yang diidentifikasi.

"Apple sering kali merespons masalah perangkat dengan pembarian melalui pembarian sistem operasi atau melalui program perbaikan yang tersirat," kata seorang analis teknologi yang meminta tidak disebutkan namanya. "Namun, jika masalah ini bersifat struktural, maka solusinya mungkin memerlukan perubahan fisik pada perangkat di generasi berikutnya."

Dampak bagi Konsumen

Temuan iFixit memiliki implikasi langsung bagi konsumen yang menggunakan iPhone 15 Pro dan Pro Max. Pengguna diharapkan lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat, terutama dalam hal penanganan dan perlindungan fisik.

"Kami menyarankan pengguna untuk menggunakan kasus yang memberikan proteksi maksimal terutama di area engsel dan sudut-sudut perangkat," kata seorang perwakil iFixit. "Selain itu, pengguna juga mempertimbangkan untuk mengasuransikan perangkat mereka karena biaya perbaikan untuk kerusakan layar atau frame bisa sangat tinggi."

Tren Industri dan Dampak Lingkungan

Kasus ini juga menyoroti tren yang lebih luas dalam industri perangkat pintar di mana perangkat menjadi semakin sulit untuk diperbaiki. Dampaknya tidak hanya menghambat akses perbaikan bagi pengguna, tetapi juga berkontribusi pada masalah limbah elektronik.

"Ketika perangkat tidak dapat diperbaiki dengan mudah, mereka cenderung dibuang lebih cepat," kata aktivis lingkungan dari organisasi nirlaba. "Ini menciptakan siklus konsumsi yang tidak berkelanjutan dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Perusahaan seperti Apple perlu memprioritaskan desain yang dapat diperbaiki sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap keberlanjutan."

Saat ini, pengguna iPhone 15 Pro dan Pro Max yang mengalami masalah layar atau engsel disarankan untuk menghubungi pusat layanan Apple atau mitra resmi untuk mendapatkan diagnosis dan perbaikan yang tepat. Meskipun temuan iFixit menimbulkan kekhawatiran, banyak pengguna tetap mengapresiasi performa dan fitur yang ditawarkan oleh perangkat terbaru Apple.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Galih Pratama

Menulis tentang kesehatan lingkungan, polusi, dan gaya hidup hijau.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter