30, 2026
Nasional

BRI Super League: Merespons Keluhan Suporter, PSIM Benahi Fasilitas Stadion Sultan Agung

Dian Gunawan
Dian Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

PSIM Yogyakarta Benahi Fasilitas Stadion Sultan Agung Jelang Lanjutan BRI Super League

Manajemen PSIM Yogyakarta bergerak cepat merespons keluhan suporter terkait kualitas fasilitas Stadion Sultan Agung, Bantul. Langkah pembenahan tersebut dilakukan menjelang bergulirnya kembali kompetisi BRI Super League, dengan fokus utama pada kenyamanan dan keamanan penonton yang selama ini menjadi sorotan.

Keluhan suporter muncul dari berbagai kanal media sosial maupun diskusi langsung di sekitar stadion. Isu yang paling sering disorot meliputi kondisi tribun yang dinilai kurang terawat, akses masuk dan keluar yang kerap menumpuk, fasilitas toilet yang terbatas, hingga minimnya penerangan di beberapa area strategis. Sejumlah suporter juga mengeluhkan sistem drainase yang buruk sehingga menimbulkan genangan saat hujan turun pada hari pertandingan.

Fokus Pembenahan di Berbagai Sektor

Manajemen PSIM menyatakan pembenahan dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas. Perbaikan kursi tribun menjadi salah satu program utama, terutama di sisi barat dan timur stadion yang menjadi lokasi favorit penonton. Selain itu, jalur evakuasi dan pintu keluar diperlebar untuk mengurai kepadatan arus penonton sebelum dan sesudah laga.

Aspek kebersihan juga menjadi perhatian serius. Jumlah toilet portabel ditambah dan petugas kebersihan dikerahkan lebih awal pada hari pertandingan. Pihak klub bekerja sama dengan pengelola stadion serta pemerintah daerah untuk memastikan standar sanitasi sesuai ketentuan kompetisi.

Penerangan di area parkir, koridor, dan tangga tribun turut diperbaiki. Langkah ini dinilai penting mengingat sebagian pertandingan BRI Super League digelar pada malam hari. Pencahayaan yang memadai tidak hanya menambah kenyamanan, tetapi juga berkontribusi pada aspek keselamatan penonton.

Komunikasi dengan Suporter

Manajemen PSIM membuka ruang dialog dengan perwakilan kelompok suporter. Pertemuan tersebut membahas daftar keluhan yang masuk dan menyusun skala prioritas penanganan. Klub menegaskan bahwa masukan suporter menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan yang menyangkut pengalaman menonton di stadion.

Perwakilan suporter menyambut positif langkah tersebut, meski tetap menuntut konsistensi. Mereka berharap pembenahan tidak bersifat sementara atau hanya menjelang pertandingan besar. Pengawasan bersama akan dilakukan agar kualitas fasilitas tetap terjaga sepanjang musim kompetisi.

Dampak bagi Tim dan Kompetisi

Stadion Sultan Agung memiliki nilai historis bagi PSIM dan masyarakat Yogyakarta. Atmosfer pertandingan kandang menjadi salah satu kekuatan klub dalam menghadapi lawan-lawannya di BRI Super League. Karena itu, kenyamanan fasilitas diyakini berpengaruh langsung terhadap kehadiran penonton dan dukungan di lapangan.

Peningkatan jumlah penonton juga berdampak pada aspek komersial klub, mulai dari penjualan tiket hingga merchandise. Manajemen berharap pembenahan fasilitas mampu mendongkrak pendapatan sekaligus memperkuat citra PSIM sebagai klub yang serius mengelola pengalaman suporter.

Di sisi lain, panitia penyelenggara kompetisi menuntut setiap klub memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan stadion. Pemenuhan regulasi ini menjadi prasyarat agar pertandingan kandang dapat digelar tanpa sanksi. Pembenahan yang dilakukan PSIM sejalan dengan tuntutan tersebut.

Tantangan ke Depan

Meski demikian, sejumlah tantangan masih membayangi. Keterbatasan anggaran menjadi persoalan klasik yang kerap menghambat perbaikan menyeluruh. Status kepemilikan dan pengelolaan stadion yang melibatkan pihak lain juga menuntut koordinasi lintas lembaga.

Manajemen menegaskan akan mengupayakan skema kemitraan dengan pemerintah daerah dan sponsor untuk mendukung pembenahan jangka panjang. Renovasi besar-besaran, termasuk perbaikan struktur bangunan, membutuhkan perencanaan matang dan pendanaan yang tidak sedikit.

Suporter berharap komitmen klub tidak surut setelah sorotan mereda. Mereka menilai fasilitas stadion adalah cerminan profesionalisme sebuah klub. Dengan pembenahan yang berkelanjutan, Stadion Sultan Agung diharapkan kembali menjadi salah satu venue terbaik di kompetisi sepak bola nasional.

Langkah PSIM merespons keluhan suporter menjadi contoh bagaimana klub dan pendukung dapat membangun komunikasi konstruktif. Keberhasilan pembenahan ini akan menjadi tolok ukur keseriusan manajemen dalam mengelola klub di ajang BRI Super League, sekaligus menjaga tradisi sepak bola Yogyakarta yang telah lama menjadi kebanggaan masyarakat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dian Gunawan

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter