01, 2026
Nasional

Bukan Cuma Soal Gizi, Abdul Mu'ti Ungkap Manfaat MBG di Sekolah

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bukan Cuma Soal Gizi, Abdul Mu'ti Ungkap Manfaat MBG di Sekolah

Pemerhati pendidikan Abdul Mu'ti menyoroti pentingnya program Makanan Bergizi (MBG) di sekolah yang tidak hanya memberikan manfaat gizi bagi peserta didik, tetapi juga berdampak positif pada aspek psikologis dan sosial. Menurutnya, program ini merupakan investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter generasi muda Indonesia.

Dalam diskusi yang digelar beberapa waktu lalu, Mu'ti menjelaskan bahwa MBG di sekolah bukan sekadar soal memberikan makanan bergizi, melainkan bagian dari sistem pendidikan holistik. "Manfaat MBG tidak terukur hanya dari segi kesehatan fisik, tetapi juga pada pengembangan kepribadian dan keterampilan sosial siswa," ujarnya.

Dampak Positif pada Prestasi Belajar

Penelitian yang dilakukan oleh Tim Ahli Gizi Nasional menunjukkan bahwa siswa yang mendapatkan MBG rutin memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran meningkat hingga 30% di sekolah-sekolah yang melaksanakan MBG secara konsisten.

"Siswa yang terbiasa makan bergizi akan memiliki energi yang cukup untuk mengikuti pelajaran dari awal hingga akhir tanpa mudah lelah. Ini berdampak langsung pada peningkatan nilai akademik mereka," jelas Mu'ti yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Nahdlatul Ulama.

Pembentukan Karakter dan Disiplin

Program MBG di sekolah juga menjadi sarana untuk membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Anak-anak diajarkan untuk mengatur waktu makan, antri dengan tertib, dan menghargai makanan yang diberikan. "Proses ini secara tidak langsung mengajarkan kedisiplinan dan penghormatan pada orang lain," tambahnya.

Di beberapa daerah, program MBG dikembangkan menjadi kegiatan yang melibatkan partisipasi siswa dalam persiapan penyajian makanan. Anak-anak diajarkan untuk mencuci tangan sebelum makan, mengatur porsi makan yang seimbang, dan membersihkan tempat makan setelah selesai. "Ini bukan sekadar makan, tapi pembelajaran praktis tentang kesehatan dan kebersihan," ujar Mu'ti.

Peningkatan Kesejahteraan Sosial

MBG di sekolah juga berfungsi sebagai penguat hubungan sosial antar siswa. Saat makan bersama, anak-anak belajar berbagi, berkomunikasi, dan bekerja sama. Menurut Mu'ti, lingkungan makan bersama ini menciptakan kebersamaan yang erosi antara siswa dari latar belakang ekonomi yang berbeda.

"Program ini membantu mengurangi stigma sosial di antara siswa. Mereka belajar bahwa meskipun kondisi ekonomi berbeda, di meja makan mereka adalah sama-sama saudara sekolah," jelasnya.

Tantangan dan Solusi

Meski demikian, implementasi program MBG di berbagai sekolah masih dihadapkan pada beberapa tantangan. Beberapa daerah mengalami keterbatasan anggaran, sulitnya mendapatkan bahan makanan bergizi, serta kurangnya pemahaman dari orang tua tentang pentingnya program ini.

Untuk mengatasi masalah ini, Mu'ti menyarankan adanya sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat. "Kita bisa melibatkan pengusaha lokal untuk menyumbang bahan makanan, atau mengajak orang tua untuk berpartisipasi dalam persiapan MBG. Dengan begitu, program ini tidak menjadi beban pemerintah semata," tuturnya.

Kesimpulan

Program Makanan Bergizi di sekolah menurut Abdul Mu'ti merupakan investasi strategis untuk masa depan generasi muda Indonesia. Dengan dukungan yang tepat, program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik siswa, tetapi juga membentuk karakter positif dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia bangsa di masa depan.

"Mari kita jadikan MBG di sekolah bukan sebagai program sekunder, tetapi sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan kita. Karena generasi sehat adalah modal utama bagi kemajuan bangsa," pungkas Mu'ti.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter