30, 2026
Olahraga

Bungkam Filipina, Timnas Vietnam Langsung Fokus Hadapi Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026

Citra Anggraini
Citra Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Timnas Vietnam memastikan diri melaju ke babak berikutnya FIFA ASEAN Cup 2026 setelah membungkam Filipina pada laga yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura. Kemenangan ini tidak hanya mengunci posisi Vietnam di puncak klasemen grup, tetapi juga menjadi modal berharga sebelum menghadapi Thailand pada laga penentuan. Pelatih kepala Vietnam, Kim Sang-sik, langsung mengalihkan fokus seluruh pemain ke pertandingan melawan Thailand yang diprediksi menjadi laga paling menentukan di fase grup.

Jalannya Pertandingan Kontra Filipina

Vietnam tampil dominan sejak menit awal. Tekanan bertubi-tubi dilancarkan melalui sektor sayap kanan dan kiri yang membuat pertahanan Filipina kewalahan. Gol pembuka lahir pada menit ke-23 melalui sundulan striker Nguyen Tien Linh yang memanfaatkan umpan silang terukur dari Nguyen Van Toan. Keunggulan satu gol bertahan hingga turun minum, meski Vietnam menciptakan sejumlah peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol.

Memasuki babak kedua, Vietnam semakin mengendalikan permainan. Filipina mencoba keluar dari tekanan dengan mengubah formasi menjadi 4-3-3, tetapi justru membuka ruang bagi serangan balik cepat Vietnam. Gol kedua tercipta pada menit ke-67 melalui tendangan jarak jauh Nguyen Hoang Duc yang tidak mampu dijangkau kiper Filipina. Filipina sempat memperkecil kedudukan pada menit ke-81 melalui penalti, namun Vietnam menutup pertandingan dengan gol ketiga pada masa injury time melalui aksi individu Nguyen Quang Hai. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Vietnam.

Klasemen dan Implikasi Kemenangan

Dengan tambahan tiga poin, Vietnam mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul dua poin atas Thailand yang baru memainkan dua laga. Filipina tertahan di posisi ketiga dengan tiga poin dan peluang tipis untuk lolos. Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Vietnam di turnamen tersebut menjadi sembilan pertandingan berturut-turut sejak edisi sebelumnya. Statistik menunjukkan Vietnam memiliki penguasaan bola 58 persen, dengan 14 tembakan ke arah gawang, sementara Filipina hanya mencatat lima tembakan tepat sasaran.

Secara taktis, Vietnam tampil disiplin dalam menerapkan pressing tinggi dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. Lini belakang yang dikomandoi Que Ngoc Hai bermain rapi, meski sempat kebobolan melalui titik putih. Keberhasilan ini menjadi bukti kedalaman skuad Vietnam yang mampu merotasi pemain tanpa menurunkan kualitas permainan.

Fokus Beralih ke Thailand

Usai pertandingan, pelatih Kim Sang-sik menegaskan bahwa perhatian timnya kini sepenuhnya tertuju pada Thailand. Ia menyebut laga melawan Thailand sebagai partai final grup yang akan menentukan siapa yang berhak melaju sebagai juara grup. Kim menilai Thailand memiliki kekuatan di lini tengah dan kecepatan serangan balik, sehingga Vietnam perlu memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir dan disiplin bertahan.

Kapten tim, Do Hung Dung, mengungkapkan bahwa kemenangan atas Filipina memberikan kepercayaan diri tambahan. Namun ia menekankan bahwa Thailand adalah lawan yang berbeda dan memiliki pengalaman di turnamen regional. Menurutnya, seluruh pemain harus menjaga kebugaran dan fokus karena jeda antar pertandingan hanya tiga hari. Ia juga meminta dukungan suporter Vietnam yang diprediksi memadati stadion pada laga nanti.

Thailand sendiri baru saja mencatat kemenangan besar atas Kamboja dengan skor 4-0. Pelatih Thailand, Masatada Ishii, menyatakan bahwa timnya siap menghadapi Vietnam dan tidak gentar dengan rekor tak terkalahkan lawannya. Laga Vietnam versus Thailand akan digelar pada Sabtu mendatang di Stadion Nasional Singapura, dengan kick-off pukul 20.00 waktu setempat.

Persiapan dan Kondisi Skuad

Tim medis Vietnam melaporkan bahwa tidak ada pemain yang mengalami cedera serius dalam laga melawan Filipina. Hanya Nguyen Tien Linh yang mengalami kelelahan ringan, namun dipastikan siap tampil melawan Thailand. Kim Sang-sik kemungkinan akan menurunkan formasi terbaiknya dengan mengembalikan beberapa pemain kunci yang sebelumnya diistirahatkan. Sesi latihan ringan dan analisis video pertandingan Thailand akan menjadi agenda utama dalam dua hari ke depan.

Asisten pelatih Vietnam, Nguyen Viet Thang, mengungkapkan bahwa timnya telah mengantongi data pertandingan Thailand dan akan menyiapkan strategi khusus untuk meredam gelandang kreatif Thailand, Chanathip Songkrasin. Vietnam juga berlatih skenario bola mati, mengingat Thailand kerap mencetak gol melalui situasi set piece. Pertarungan dua tim terkuat di Asia Tenggara ini diprediksi berlangsung ketat dan dapat ditentukan oleh detail kecil.

Dengan status sebagai juara bertahan, Vietnam membawa beban ekspektasi tinggi. Namun mentalitas pemain dinilai sudah teruji setelah melewati berbagai laga tekanan. Kemenangan atas Filipina menjadi pijakan penting untuk menjaga momentum positif sebelum menghadapi Thailand. Seluruh elemen tim menyadari bahwa hasil akhir laga nanti akan sangat menentukan arah perjalanan Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Citra Anggraini

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter