14, 2026
Olahraga

Calvin Verdonk Jadi WNI Pertama di Liga Champions, Jersey Nomor 24 Diserahkan ke Demiane Agustien

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Calvin Verdonk Jadi WNI Pertama di Liga Champions, Jersey Nomor 24 Diserahkan ke Demiane Agustien

Sejarah baru tercipta dalam sepak bola Indonesia. Calvin Verdonk menjadi warga negara Indonesia (WNI) pertama yang tampil di ajang Liga Champions Eropa. Prestasi gemilang ini diraih setelah pemain berusia 26 tahun tersebut berhasil masuk dalam skuad Feyenoord untuk pertandingan fase grup Liga Champions musim 2023/2024. Jersey bernomor 24 yang dikenakan Calvin Verdonk kini telah diserahkan kepada Demiane Agustien, menandai pentingnya warisan dan pengaruh para pemain Belanda-Indonesia dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Jalur Karir Calvin Verdonk Menuju Liga Champions

Calvin Verdonk lahir di Rotterdam, Belanda, pada 18 Januari 1997. Meski memiliki darah Indonesia dari ibunya, Yvonne Verdonk, Calvin memulai karir sepakbolanya di akademi Feyenoord, klub yang telah menjadi bagian dari hidupnya sejak usia dini. Setelah melalui berbagai level pemain muda, Calvin berhasil menembus tim utama Feyenoord pada musim 2016/2017. Dalam perjalanan karirnya, ia juga sempat dipinjamkan ke klub lain seperti Excelsior dan FC Dordrecht untuk mengasah kemampuan.

Kisah Calvin menjadi WNI dimulai ket Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) menghubunginya pada tahun 2021. Setelah melalui proses naturalisasi yang panjang, akhirnya pada Oktober 2022, Calvin resmi menjadi warga negara Indonesia. Keputusannya untuk mewakili Indonesia bukan tanpa alasan. Ia menyatakan kecintaannya pada negara ibunya dan ingin memberikan kontribusi bagi perkembangan sepak bola Indonesia di masa depan.

Pencapaan Sejarah di Pentas Liga Champions

Pencapaan Calvin tampil di Liga Champions bukanlah hal yang mudah. Ia harus melalui persaingan sengit di dalam tim Feyenoord untuk mendapatkan tempat di starting lineup. Musim 2023/2024 menjadi musim yang istimewa bagi Feyenoord setelah kembali ke pentas Liga Champions setelah absen selama beberapa tahun. Calvin berhasil menunjukkan performa apik yang membuat pelatih Arne Slot memberinya kepercayaan untuk tampil di ajang bergengsi ini.

Debut Calvin di Liga Champions terjadi saat Feyenoord berhadapan dengan Atalanta di San Siro, Milan, pada pertandingan pertama fase grup. Meski Feyenoord harus mengakui keunggulan Atalanta dengan skor 3-0, penampilan Calvin tidak luput dari perhatian. Ia tampil solid di posisi bek kiri dan menunjukkan komitmen penuh di lapangan hijau. Kehadirannya di pentas Liga Championships menjadi bukti nyata bahwa pemain Indonesia mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.

Penyerahan Jersey Nomor 24 kepada Demiane Agustien

Sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah dan warisan, Calvin Verdonk memutuskan untuk menyerahkan jersey bernomor 24 kepada Demiane Agustien. Demiane, mantan pemain Feyenoord yang juga memiliki darah Indonesia, menjadi penerima yang tepat untuk jersey ini. Penyerahan jersey ini dilakukan secara simbolis sebelum pertandingan Feyenoord melawan FC Midtjylland di Liga Champions.

Jersey nomor 24 memiliki makna khusus bagi Calvin. Ia memilih nomor ini karena menghormati legenda sepak bola Belanda, Marco van Basten, yang juga pernah memakai nomor serupa. Dengan menyerahkan jersey ini kepada Demiane, Calvin ingin menunjukkan bahwa ia percaya pada generasi muda Indonesia untuk melanjutkan perjuangannya di pentas Eropa. Demiane Agustien sendiri adalah pemain yang pernah menorehkan sejarah sebagai pemain Belanda-Indonesia yang tampil di Eredivisie.

Dampak bagi Sepak Bola Indonesia

Kehadiran Calvin Verdonk di Liga Champions membuka mata dunia akan potensi sepak bola Indonesia. Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kesempatan dan pengembangan yang tepat, pemain Indonesia mampu bersaing di level internasional. Keberhasilan Calvin juga diharapkan menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia untuk terus berusaha mencapai prestasi serupa.

PSSI melalui Ketua Erick Thohir menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Calvin. Ia menegaskan bahwa PSSI akan terus mendukung para pemain Indonesia yang berkarir di luar negeri untuk memberikan kontribusi maksimal bagi negara. Selain Calvin, saat ini ada beberapa pemain Indonesia lain yang tampil di liga Eropa seperti Egy Maulana Vikri dan Justin Hubner yang bermain di Belanda.

Calvin Verdonk sendiri berjanji akan memberikan yang terbaik bagi Feyenoord dan Indonesia. Ia berharap dengan penampilannya di Liga Champions, dapat menjadi jembatan bagi pemain Indonesia lainnya untuk mengikuti jejaknya. Dengan pengalamannya di pentas Eropa, Calvin juga berencana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada para pemain muda Indonesia saat kembali ke negara asalnya.

Masa Depan Calvin Verdonk dengan Timnas Indonesia

Dengan statusnya sebagai WNI, Calvin Verdonk kini menjadi bagian dari tim nasional Indonesia. Ia sudah memperkuat Timnas Indonesia dalam beberapa laga uji coba dan kualifikasi Piala Asia. Kehadirnya di skuat Timnas diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan pengalaman tim dalam menghadapi kompetisi internasional.

Calvin mengakui bahwa adaptasi dengan permainan di Timnas Indonesia membutuhkan waktu. Namun, ia optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal. Ia juga menyatakan keinginannya untuk berbagi pengalaman bermain di Eropa kepada rekan-rekan setimnya di Timnas Indonesia. Dengan gabungan antara pemain lokal yang berpengalaman dan pemain asing seperti Calvin, diharapkan Timnas Indonesia dapat menunjukkan perkembangan positif di kancah internasional.

Pencapaan Calvin Verdonk menjadi WNI pertama di Liga Championships bukan hanya sejarah bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini menunjukkan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan kesempatan yang tepat, Indonesia dapat menghasilkan pemain yang bersaing di level global. Sepak bola Indonesia pun semakin terlihat di mata dunia, dan generasi muda Indonesia memiliki teladan baru untuk diikuti.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter