30, 2026
Nasional

Ciri-ciri Pelaku Penembakan 3 ASN Dinas Pertanian Hingga Tewas di Papua Terkuak! Polisi Juga Sita Selongsong Peluru

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/05/16/6826b3b57bfe0-kasatgas-humas-damai-cartenz-kombes-pol-yusuf-sutejo_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Polisi Identifikasi Ciri-ciri Pelaku Penembakan Tiga ASN di Papua

Kepolisian Resor (Polres) Jayapura telah berhasil mengungkap ciri-ciri para pelaku penembakan yang menewaskan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pertanian Provinsi Papua pada Rabu (15/5/2025). Penembakan berdarah ini terjadi di sekitar area perkantoran Dinas Pertanian Papua, menimbulkan kehebohan dan kecaman luas dari berbagai pihak.

Kasatgas Humus Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengungkapkan bahwa timnya telah berhasil mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan bukti fisik di lokasi kejadian. Dari hasil pengumpulan informasi tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi beberapa ciri-ciri para pelaku yang melakukan aksi penembakan tersebut.

Kronologi dan Identifikasi Pelaku

Kejadian penembakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIT di depan kantor Dinas Pertanian Papua. Tiga korban, yang merupakan ASN di dinas tersebut, ditemukan tewas dengan luka tembakan di tubuh mereka. Menurut keterangan saksi, para pelaku menggunakan senjata api jenis laras panjang dan melakukan aksi penembakan secara cepat lalu melarikan diri sebelum pasukan keamanan tiba di lokasi.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi mata, para pelaku diperkirakan berjumlah tiga orang. Mereka menggunakan atribut seragam hitam seolah-olah anggota kelompok khusus. Salah satu saksi yang hendak menuju kantor melihat kejadian tersebut dan berhasil melarikan diri sebelum menarik perhatian para pelaku.

"Para pelaku diperkirakan berusia antara 25 hingga 35 tahun. Tinggi badan mereka sekitar 160-170 cm. Mereka menggunakan topi hitam dan wajah mereka tertutup masker, sehingga sulit untuk mengidentifikasi secara pasti," jelas Yusuf Sutejo dalam konferensi pers yang digelar di Polres Jayapura, Kamis (16/5/2025).

Barang Bukti yang Disita

Tim penyidik dari Polres Jayapura yang langsung turun ke lokasi kejadian berhasil mengamankan beberapa barang bukti penting. Selain itu, tim juga menemukan sejumlah selongsong peluru yang diperkirakan berasal dari senjata yang digunakan para pelaku.

"Kami telah mengamankan delapan belas selongsong peluru berbagai ukuran di lokasi kejadian. Beberapa di antaranya adalah peluru jenis FN yang biasanya digunakan oleh aparat keamanan. Namun, kami masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk menentukan apakah senjata tersebut milik aparat atau hasil curian," jelas Kapolres Jayapura, AKBP Budi Santoso.

Selain selongsong peluru, polisi juga mengamankan sejumlah jejak sepatu yang diperkirakan milik para pelaku. Jejak tersebut terlihat jelas di sekitar lokasi kejadian dan menjadi salah satu petunjuk utama dalam mengidentifikasi gerakan para pelaku.

Reaksi Pemerintah dan Upaya Penyelidikan

Penembasan tiga ASN ini menuai reaksi keras dari pemerintah pusat dan daerah. Gubernur Papua, Lukas Enembe, menyatakan prihatin atas kejadian tersebut dan meminta agar polisi segera mengungkap pelaku-pelaku di balik aksi penembakan ini.

"Kami mengecam keras tindakan penembakan yang menewaskan tiga ASN ini. Ini adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Kami meminta agar aparat penegak hukim segera mengungkap pelaku-pelaku di balik aksi ini dan memproses mereka sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar Lukas Enembe dalam rilis resminya.

Sementara itu, Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan maksimal dalam kasus ini. Ia menekankan bahwa penembakan ASN di Papua tidak boleh terulang dan harus segera ditindak tegas.

Tindakan Lanjutan Polisi

Polri telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus penembakan ini. Tim terdiri dari anggota dari Polda Papua, Polres Jayapura, dan juga unit khusus dari Mabes Polri. Tim ini akan melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap jaringan di balik penembakan tersebut.

Polisi juga telah meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi seputar keberadaan para pelaku. Setiap informasi yang dianggap penting akan diproses secara cepat dan akan dibayar sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Sementara itu, jenazah ketiga korban telah dibawa ke RSUD Jayapura untuk dilakukan otopsi guna menentukan penyebab kematian secara pasti. Keluarga korban telah diberitahu dan sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses pemulangan jenazah.

Kondisi Keamanan di Papua

Kejadian penembakan ini menimbulkan keresahan terkait kondisi keamanan di Papua. Pihak kepolisian telah menambah pasukan di sekitar area perkantoran dan fasilitas umum di Jayapura untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Penembakan tiga ASN ini merupakan insiden kekerasan terbaru di Papua yang menimbulkan korban jiwa. Pemerintah dan aparat keamanan berjanji akan mengungkap kasus ini secepat mungkin dan memberikan keadilan bagi para korbes beserta keluarganya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter