17, 2026
Nasional

Curi Entok Dalam Kondisi Mabuk, Remaja di Gunung Putri Bogor Diamankan Warga

Remaja berinisial A (18) ditangkap di Bogor karena mencuri entok dalam kondisi mabuk. Warga menangkap pelaku lalu diserahkan ke polisi.]]>

Melati Handayani
Melati Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Curi Entok Dalam Kondisi Mabuk, Remaja di Gunung Putri Bogor Diamankan Warga

Curi Entok Dalam Kondisi Mabuk, Remaja di Gunung Putri Bogor Diamankan Warga

Seorang remaja berusia 17 tahun diamankan warga setelah diketahui mencuri seekor entok dalam kondisi mabuk di wilayah Gunung Putri, Bogor. Kejadian ini terjadi pada Rabu (15/3) malam dan berujung dengan penangkapan oleh warga setempat yang melihat perbuatan mencurigakan tersebut.

Kepala Polsek Gunung Putri, Kompol Ahmad Yani, mengatakan bahwa pelaku yang masih duduk di bangku SMA ini tertangkap basah oleh warga saat sedang membawa seekor entok milik warga lain. "Warga melihat remaja tersebut membawa seekor unggas dengan kondisi tidak wajar, kemudian dicek ternyata entok milik tetangga yang hilang sehari sebelumnya," ujar Kompol Ahmad Yani saat dikonfirmasi, Kamis (16/3).

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan saksi mata, kejadian bermula saat korban, seorang warga bernama Budi (45), melihat entoknya yang sedang dipelihara di pekarangan rumahnya hilang. Entok tersebut merupakan jenis unggas yang biasa dipelihara warga untuk diambil telurnya dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran.

"Saya heran karena pagi tadi entok masih ada di kandang, tapi saat pulang kerja malam sudah tidak ada lagi. Awalnya saya pikir mungkin entoknya keluar sendiri, tapi setelah dicari tidak juga ditemukan," ujar Budi yang masih bingung dengan hilangnya hewan ternaknya.

Beberapa jam kemudian, seorang warga lain melihat seorang remaja yang sedang membawa seekor entok dengan kondisi tidak jelas. Remaja tersebut terlihat mabuk dan berjaga-jaga saat membawa unggas tersebut. Warga yang curiga akhirnya menghampiri remaja tersebut dan memeriksa lebih lanjut.

"Saat dicek, warga lain mengenali entok tersebut milik Budi. Remaja itu pun langsung dikeroyok warga karena dianggap mencuri. Namun, karena masih remaja, akhirnya dia dibawa ke kantor polisi untuk ditindaklanjuti," jelas salah seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya.

Mengaku Karena Mabuk

Setelah diamankan di Polsek Gunung Putri, remaja tersebut mengakui perbuatannya. Ia mengaku sedang mabuk saat mencuri entok tersebut. "Saya memang sudah mabuk saat itu. Saya lihat entoknya indah dan ingin membawanya pulang. Saya tidak bermaksud mencuri, tapi karena mabuk tidak sadar apa yang saya lakukan," ucap remaja tersebut dalam pengakuan singkatnya.

Polisi menyita barang bukti berupa seekor entok yang masih dalam kondisi hidup dan sebotol minuman keras kosong yang ditemukan di saku celana pelaku. Polisi juga menyita sepeda motor yang digunakan pelaku untuk membawa entok tersebut.

Kompol Ahmad Yani menjelaskan bahwa pihaknya akan memproses kasus ini sesuai dengan aturan yang berlaku. "Meski masih di bawah umur, perbuatan mencuri tetap bisa diproses. Kami akan memanggil orang tua pelaku dan korban untuk mediasi. Jika korban memaafkan, kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan," jelasnya.

Dampak bagi Warga Setempat

Kejadian pencurian entok ini membuat warga di sekitar Gunung Putri menjadi lebih waspada. Banyak warga yang memasang kamera pengintai di area sekitar kandang unggas mereka untuk mencegah insiden serupa.

"Ini sudah yang kedua kalinya terjadi pencurian unggas di wilayah kami. Sebelumnya ada juga yang mencuri ayam. Karena itu, kami akan meningkatkan keamanan di lingkungan kami," ujar Kepala RT setempat, Ahmad Fauzi.

Sementara itu, korban Budi mengaku kecewa dengan kejadian ini. Ia merasa dirugai karena entok tersebut sudah ia pelihara selama hampir dua tahun dan sudah menghasilkan banyak telur. "Saya tidak mengira tetangga sekitar bisa berbuat seperti ini. Entok itu sudah seperti anggota keluarga bagi saya," ucapnya dengan sedih.

Polisi mengimbau kepada masyarakat, terutama remaja, untuk tidak melakukan tindakan kriminal karena pengaruh minuman keras atau hal lainnya. "Minuman keras bisa membuat seseorang kehilangan kendali dan melakukan hal yang tidak terduga. Jadi, hindari minuman keras agar tidak menyesal nanti," tambah Kompol Ahmad Yani.

Saat ini, kasus masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan pihak terkait sebelum menentukan langkah selanjutnya dalam penanganan kasus pencurian ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Melati Handayani

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter