06, 2026
Olahraga

Dari Flare hingga Pawai, Euforia Timnas Juara di Bundaran HI

Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand disambut euforia suporter di Bundaran HI. Pawai hingga flare mewarnai perayaan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.]]>

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Dari Flare hingga Pawai, Euforia Timnas Juara di Bundaran HI

Euforia Juara: Dari Flare hingga Pawai, Ribuan Suporter Banjiri Bundaran HI

Jakarta — Gelombang euforia menyapu jantung ibu kota. Ribuan suporter tim nasional Indonesia tumpah ruah ke Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada malam hingga dini hari, merayakan kemenangan yang telah lama dinanti. Sejak pukul 21.00 WIB, arus manusia berbondong-bondong datang dengan atribut merah putih, membawa bendera besar, spanduk, hingga flare yang menyala di tengah kerumunan.

Kemenangan tim nasional dalam laga bergengsi tersebut memicu reaksi spontan dari berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya dari kalangan suporter fanatik yang biasa mengisi stadion, tetapi juga keluarga muda, pelajar, hingga pekerja kantoran yang langsung menuju lokasi setelah pertandingan usai. Bundaran HI berubah menjadi lautan manusia yang seragam mengenakan jersey merah putih, lengkap dengan syal dan topi bertuliskan nama pemain idolanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mulai memadati kawasan sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka datang dengan sepeda motor, mobil pribadi, maupun transportasi umum. Beberapa kelompok bahkan berjalan kaki dari kawasan Menteng dan Tanah Abang. Aparat kepolisian bersama petugas Dishub DKI Jakarta tampak berjaga di sejumlah titik untuk mengatur lalu lintas dan mengamankan jalannya perayaan.

Flare Menyala, Klakson Bersahutan

Salah satu pemandangan paling mencolok adalah nyala flare berwarna merah dan asap tebal yang membubung di atas kerumunan. Flare dinyalakan secara bergantian oleh kelompok-kelompok suporter, menciptakan atmosfer yang menyerupai pesta kemenangan di stadion. Meski sempat menimbulkan kepulan asap, petugas keamanan tidak melarang aksi tersebut selama tidak mengganggu ketertiban umum.

Klakson kendaraan bersahutan tanpa henti. Sepeda motor yang dilengkapi bendera kecil berkeliaran mengelilingi bundaran, sementara sebagian massa berjoget di atas mobil bak terbuka yang diparkir di pinggir jalan. Sorak-sorai "Garuda! Garuda!" dan "Indonesia! Indonesia!" bergema silih berganti, memecah keheningan malam Jakarta yang biasanya lebih lengang pada akhir pekan.

Di antara kerumunan, terlihat sejumlah suporter membawa poster bergambar wajah para pemain serta tulisan "Terima kasih, Pahlawan!" dan "Kita Juara!". Tidak sedikit pula yang mengibarkan bendera Merah Putih berukuran besar, yang kemudian dibentangkan di tengah lapangan bundaran. Momen tersebut langsung disambut tepuk tangan dan teriakan kegirangan dari massa di sekitarnya.

Pawai Spontan hingga Dini Hari

Euforia tidak berhenti di Bundaran HI. Sekitar pukul 23.00 WIB, sebagian massa mulai bergerak membentuk pawai spontan menuju Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan M.H. Thamrin. Konvoi kendaraan bermotor melaju perlahan sambil membunyikan klakson, diiringi suporter yang berjalan kaki di trotoar. Petugas kepolisian melakukan pengawalan berlapis untuk memastikan tidak terjadi kemacetan total maupun insiden yang tidak diinginkan.

Meski demikian, kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut tidak dapat dihindari. Jalur dari arah Semanggi menuju Bundaran HI sempat tersendat parah. Beberapa pengendara yang tidak terlibat dalam perayaan memilih mencari jalur alternatif. Hingga pukul 01.00 WIB, massa masih bertahan di lokasi, meski jumlahnya perlahan berkurang seiring datangnya hujan ringan.

Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa perayaan kali ini terasa berbeda dibandingkan momen-momen sebelumnya. Selain karena capaian historis yang diraih tim nasional, euforia juga didorong oleh rasa rindu masyarakat terhadap prestasi olahraga di kancah internasional. "Sudah lama kita tidak merasakan kemenangan sebesar ini. Rasanya seperti seluruh Jakarta turun ke jalan," ujar Rizky, seorang suporter yang datang dari Depok.

Kepolisian Imbau Massa Tertib

Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat mengimbau seluruh suporter untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan anarkis. Kapolres Metro Jakarta Pusat menyatakan bahwa pihaknya tidak melarang perayaan, namun meminta massa untuk tidak memblokir jalan secara total dan tidak menyalakan petasan yang berbahaya.

"Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat. Namun keselamatan bersama tetap yang utama. Jangan sampai euforia ini menimbulkan korban atau kerusakan fasilitas umum," ujarnya saat ditemui di lokasi pengamanan. Ia menambahkan bahwa personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan dikerahkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun luka-luka akibat perayaan di Bundaran HI. Beberapa suporter yang kelelahan tampak duduk di trotoar dan pinggir jalan, sementara sebagian lainnya melanjutkan konvoi ke arah kawasan Kota Tua dan Monas. Euforia juara ini diperkirakan masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan, seiring dengan rencana penyambutan resmi yang tengah dipersiapkan pemerintah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter