16, 2026
Teknologi

Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Waspadai Kejutan Kuda Hitam Thailand

Fajar/Fikri mewaspadai kuda hitam Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, di perempatfinal Denmark Open 2026. Lawan sedang dalam tren positif.]]>

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Waspadai Kejutan Kuda Hitam Thailand

Denmark Open 2026: Fajar/Fikri Waspadai Kejutan Kuda Hitam Thailand

Turnamen bulu tangkis Denmark Open 2026 akan segera digelar di Odense, Denmark pada 15-20 Maret mendatang. Dalam turnamen BWF World Tour Super 300 ini, pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, menjadi salah satu unggulan utama yang diincar juara. Namun, keduanya harus waspada dengan kehadiran pasangan Thailand yang dianggap sebagai kuda hitam potensial.

Fajar/Rian yang menempati peringkat dunia nomor 7 akan memulai perjuangannya di babak pertama. Keduanya dinyatakan siap menghadapi tantangan di turnamen yang menjadi salah satu persiapan penting sebelum All England dan Olimpiade Paris 2026. "Kami fokus untuk menunjukkan performa terbaik di Denmark. Ini penting sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen-turnen besar tahun ini," ujar Fajar dalam jumpa pers sebelum berangkat ke Denmark.

Kejutan dari Thailand

Pihak pelatih tim bulu tangkis Indonesia, PBSI, telah memberikan peringatan khusus kepada Fajar/Rian mengenai potensi kejutan dari pasangan ganda putra Thailand, Jetsada Chaiyasen/Natchapol Tantisukon. Pasangan Thailand yang baru naik peringkat ini menunjukkan performa impresif dalam beberapa turnamen pra-Denmark Open.

"Tim telah menganalisis beberapa pertandingan Jetsada/Natchapol. Mereka memiliki kecepatan dan variasi servis yang sulit diprediksi. Mereka juga sangat agresif di depan net," kata pelatih ganda putra PBSI, Hendra Gatot. Menurutnya, pasangan Thailand ini memiliki karakter permainan yang berbeda dengan kebanyakan pasangan Asia yang dominan di belakang garis.

Chaiyasen/Tantisukon saat ini berada di peringkat 32 dunia, namun dalam tiga bulan terakhir mereka berhasil mengalahkan beberapa pasangan top dunia termasuk unggulan dari Jepang dan Malaysia. Kemenangan mereka atas pasangan Denmark Anders Skaarup/Rasmus Kjaer dalam turnarma Swiss Open 2026 menjadi bukti bahwa mereka mampu bermain di level internasional.

Strategi Fajar/Rian

Menghadapi tantangan tersebut, Fajar/Rian diketahui telah mempersiapkan strategi khusus. Keduanya akan lebih banyak melakukan variasi servis dan serangan dari arah yang tidak terduga untuk menghadapi kecepatan pasangan Thailand.

"Kami akan memainkan permainan yang lebih variatif. Seringkali lawan terlalu mengandalkan kecepatan, jadi kami akan mencoba memainkan tempo yang lebih lambat di beberapa pertandingan untuk menjebak mereka," tambah Rian yang menekankan pentingnya adaptasi selama pertandingan.

Di sisi lain, Fajar/Rian juga tidak boleh lengah terhadap pesaing lain di Denmark Open. Pasangan ganda putra asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, yang menjadi unggulan kedua, serta pasangan Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup yang menjadi tuan rumah, juga dianggap sebagai ancaman serius.

Turnamen Denmark Open tahun ini akan menjadi ajang penting bagi Fajar/Rian untuk membangun momentum jelang All England yang akan digunakan satu minggu kemudian. Kemenangan di Denmark akan memberikan kepercayaan diri tambahan sebelum menghadapi turnamen level Super 1000 di Birmingham.

Sementara itu, dalam wawancara terpisah, pelatih kepala tim bulu tangkis Indonesia, Rexy Mainaky, menyatakan optimisme dengan persiapan yang telah dilakukan Fajar/Rian. "Mereka sudah melalui banyak latihan fisik dan teknis. Saya yakin jika fokus dan tidak terpancing emosi, mereka bisa meraih hasil maksimal di Denmark," kata legenda bulu tangkis Indonesia tersebut.

Dengan persiapan yang matang dan waspada terhadap segala kemungkinan, Fajar/Rian berharap bisa membawa pulang gelar pertama mereka di musim 2026. Turnamen Denmark Open akan menjadi ajang uji nyata sebelum mereka menghadapi panggung Olimpiade Paris pada Juli mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter