29, 2026
Teknologi

Detikcom Kembali Tampil di Ajang Mini Soccer Media Cup

PSSI Pers menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Media Cup 2026. Ini sekaligus menandai keikutsertaan Detikcom untuk kelima kalinya.]]>

Teguh Setiawan
Teguh Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Detikcom Kembali Tampil di Ajang Mini Soccer Media Cup

Detikcom Kembali Tampil di Ajang Mini Soccer Media Cup

Tim Detikcom kembali turun dalam ajang kompetisi sepakbola mini Soccer Media Cup yang diselenggarakan di Jakarta pada akhir pekan lalu. Kompetisi yang menjadi ajang persaingan sehat antar media ini telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut dan menjadi agenda tahunan yang dinanti oleh para jurnalis dan praktisi media.

Dalam turnamen yang berlangsung cukup seru ini, Detikcom berhasil menunjukkan performa yang memukau. Meskipun menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai media, tim Detikcom berhasil lolos ke babak semifinal sebelum akhirnya harus puas dengan posisi keempat secara keseluruhan. Pencapaian ini tentu menjadi bukti bahwa semangat atletisme masih tinggi di kalangan jurnalis Detikcom.

Kompetisi Sengit Namun Sportif

Soccer Media Cup kali ini diikuti oleh 16 tim dari berbagai media massa di Indonesia. Mulai dari media cetak, media online, hingga stasiun televisi turut serta dalam ajang yang digelar di lapangan futsal Mangga Dua ini. Setiap tim terdiri dari sepuluh pemain yang mewakili redaksi masing-masing.

Ketua Panitia Soccer Media Cup, Budi Santoso, mengatakan bahwa kompetisi ini bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar rekan sejawat di dunia jurnalistik. "Kita melihat bahwa kompetisi ini berjalan dengan sangat baik. Semua tim menunjukkan sportivitas yang tinggi meskipun persaingannya cukup sengit," ujar Budi.

Detikcom sendiri kali ini dibawa oleh tim yang terdiri dari jurnalis dari berbagai redaksi, mulai dari redaksi politik, ekonomi, hiburan, hingga olahraga. Tim ini dipimpin oleh Editor Olahraga Detikcom, Ahmad Fauzi, yang juga berperan sebagai kapten tim.

Performa Tim Detikcom

Dalam babak penyisihan, Detikcom berhasil menunjukkan performa yang konsisten. Mereka berhasil meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan yang dijalani. Kemenangan tersebut diraih saat menghadapi tim dari media online lainnya dan satu tim televisi lokal, sementara hasil imbang dicatat saat berjumpa dengan lawan yang dianggap sebagai kandidat juara.

"Kami cukpu puas dengan performa tim di babak penyisihan. Semua pemain memberikan yang terbaik dan menunjukkan persatuan yang sangat baik," kata Ahmad Fauzi usai pertandingan.

Babak perempat final menjadi pengujian yang berat bagi Detikcom. Mereka harus berjumpa dengan tim dari media cetak besar yang sebelumnya sempat menjadi juara dalam dua edisi sebelumnya. Dalam pertandingan yang berlangsung sangat sengit hingga babak adu penalti, Detikcom akhirnya berhasil melangkah ke babak semifinal.

Babak Semifinal dan Perjuangan Hingga Akhir

Di babak semifinal, Detikcom harus menghadapi tim dari stasiun televisi nasional. Pertandingan berlangsung sangat ketat hingga akhirnya Detikcom harus menyerah dengan skor tipis 2-1. "Pertandingan semifinal sangat berat. Lawan kami sangat tangguh dan berpengalaman. Tapi kami sudah memberikan yang terbaik," jelas Ahmad.

Sementara itu, dalam perebutan juara ketiga, Detikcom kembali harus menelan kekalahan. Mereka kalah dari tim media online lain dengan skor 3-2. Walau demikian, tim Detikcom tetap mendapat apresiasi dari panitia karena sportivitas yang ditunjukkan selama kompetisi.

Reaksi dari Tim Detikcom

Setelah pertandingan, seluruh tim Detikcom tetap menunjukkan sportivitas. Mereka mengucapkan selamat kepada tim juara dan runner-up. "Meskipun kami tidak berhasil menjadi juara, kami sudah merasakan pengalaman yang sangat berharga. Ini bisa jadi bekal untuk tahun depan," ujar salah seorang pemain Detikcom, Rizki Pratama.

Editor in Chief Detikcom, Siti Nurhaliza, juga turut memuji performa timnya. "Saya bangga dengan dedikasi dan semangat yang ditunjukkan oleh rekan-rekan kami. Meskipun ini hanya ajang mini soccer, tetapi spirit kompetisi dan persatuan yang ditunjukkan sangat luar biasa," kata Siti.

Soccer Media Cup tahun ini dianggap berhasil menjadi ajang yang mampu menggabungkan dunia jurnalistik dengan olahraga. Selain sebagai sarana rekreasi, kompetisi ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antar media di Indonesia. Untuk Detikcom, meskipun belum berhasil menjadi juara, pengalaman ini akan dijadikan bekal untuk meraih hasil yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Setiawan

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter