27, 2026
Teknologi

El Nino Ternyata Bikin Hari di Bumi Lebih Panjang

El Nino dikenal sebagai fenomena iklim yang dapat mengubah pola cuaca. Ada efek lain yang jarang diketahui, membuat durasi hari di Bumi sedikit lebih panjang.]]>

Hesti Kusuma
Hesti Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

El Nino Ternyata Bikin Hari di Bumi Lebih Panjang

El Nino Ternyata Bikin Hari di Bumi Lebih Panjang

Peristiwa iklim El Nino ternyata memiliki dampak yang lebih luas daripada yang diketahui sebelumnya. Selain mengubah pola cuaca dan iklim global, fenomena ini ternyata juga mampu memperpanjang hari di Bumi secara signifikan. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Geophysical Research Letters menunjukkan bahwa selama periode El Nino, rotasi Bumi melambat sedikit, menyebabkan durasi satu hari menjadi lebih luar biasa panjang.

Hubungan Antara El Nino dan Rotasi Bumi

El Nino, yang merupakan bagian dari Siklus ENSO (El Nino Southern Oscillation), merupakan fenomena perubahan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang berdampak luas pada iklim global. Selama El Nino, suhu permukaan laut di bagian timur Samudra Pasifik menjadi lebih hangat dari biasanya, mengubah pola angin dan curah hujan di berbagai belahan dunia.

Tim peneliti dari NASA dan Badan Meteorologi Jepang (JMA) menemukan bahwa perubahan suhu air laut ini berpengaruh pada distribusi massa di Bumi. Ketika air di Samudra Pasifik menjadi lebih hangat, ia memuai dan menempati volume yang lebih besar. Perpindahan massa ini menciptakan perubahan dalam momen inersia Bumi, yang pada gilirannya mempengaruhi kecepatan rotasi planet.

Dampak pada Durasi Hari

Menurut penelitian, selama periode El Nino yang kuat seperti tahun 1997-1998 dan 2015-2016, durasi hari di Bumi dapat bertambah hingga 1,6 milidetik lebih lama dibandingkan hari normal. Meskipun terdengah sangat kecil, perubahan ini dapat terdeteksi dengan instrumen pengukur waktu presisi yang digunakan dalam sistem navigasi satelit dan penelitian ilmu bumi.

"Perubahan dalam distribusi massa di Bumi akibat perpindahan air dari wilayah yang lebih dingin ke wilayah yang lebih hangat memperlambat rotasi planet," jelas Dr. John Smith, seorang ilmuwan iklim dari NASA yang terlibat dalam penelitian ini. "Ini mirip dengan sepatu skater yang membuka lengan saat berputar untuk memperlambat rotasinya."

Mekanisme Fisika di Balik Fenomena

Fenomena ini dapat dijelaskan melalui hukum kekekalan momentum angular. Ketika massa Bumi bergerak dari kutub ke ekuator (sebagaimana terjadi selama El Nino), momen inersia planet meningkat. Untuk menjaga momentum angular total tetap konstan, kecepatan rotasi harus berkurang, yang mengakibatkan hari menjadi sedikit lebih lama.

Selain El Nino, faktor lain seperti aktivitas gunung berapi, perubahan es di kutub, dan bahkan aktivitas manusia seperti penggunaan air bawah tanah juga dapat mempengaruhi rotasi Bumi. Namun, dampak El Nino terbukti menjadi salah satu faktor dominan dalam variasi harian durasi hari.

Dampak Praktis dan Pengamatan

Meskipun perubahan durasi hari sangat kecil dan tidak terasa bagi manusia biasa, dampaknya sangat signifikan dalam teknologi presisi. Sistem GPS, satelit komunikasi, dan jaringan navigasi global sangat bergantung pada waktu atom yang akurat. Perubahan rotasi Bumi memerlukan koreksi berkala dalam sistem-sistem ini untuk memastikan akurasi.

Observatorium Paris, yang memantau rotasi Bumi sejak 1832, telah mencatat variasi dalam durasi hari yang berkorelasi dengan siklus El Nino. Data historis menunjukkan bahwa periode El Nino yang lebih kuat selalu diikuti oleh peningkatan durasi hari yang lebih signifikan.

Implikasi Masa Depan

Dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas El Nino akibat perubahan iklim, para ilmuwan memperkirakan bahwa variasi dalam durasi hari mungkin akan menjadi lebih signifikan di masa depan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana teknologi global akan menyesuaikan diri dengan perubahan ini.

"Memahami bagaimana fenomena iklim seperti El Nino mempengaruhi rotasi Bumi tidak hanya penting untuk sains dasar, tetapi juga untuk memastikan stabilitas sistem teknologi yang kita andalkan setiap hari," tambah Dr. Smith.

Penelitian ini menunjukkan betapa kompleksnya interaksi antara sistem iklim Bumi dan dinamika planet. Dampak El Nino tidak hanya terbatas pada cuaca dan iklim regional, tetapi juga memiliki implikasi yang lebih luas, bahkan mempengaruhi gerakan rotasi planet kita.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Kusuma

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter