10, 2026
Nasional

Eskalator Stasiun Duri Bakal Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Eskalator Stasiun Duri Bakal Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mengumumkan rencana pengoperasian kembali eskalator di Stasiun Duri pada pekan ketiga Oktober 2023. Eskalator yang sempat mengalami kerusakan teknis sejak beberapa bulan terakhir ini diperkirakan akan kembali berfungsi penuh setelah melalui serangkaian proses perbaikan dan pengujian yang ketat.

Kepala Humas PT KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunisa, mengatakan bahwa tim teknis telah menyelesaikan sebagian besar pekerjaan perbaikan pada eskalator tersebut. "Kami sedang dalam tahap akhir proses perbaikan. Setelah melalui serangkaian pengujian teknis dan keamanan, eskalator di Stasiun Duri diharapkan dapat kembali beroperasi pada pekan ketiga Oktober," ujar Eva dalam keterangannya, Rabu (4/10).

Kerusakan yang Dialami

Eskalator di Stasiun Duri yang menghubungkan jalur kereta api dengan akses perlintasan penumpang menuju area parkir dan terminal bus ini mengalami gangguan teknis sejak Agustus 2023. Menurut informasi dari pihak KCJ, kerusakan tersebut terkait dengan komponen mekanik utama yang mengakibatkan eskalator tidak dapat beroperasi dengan aman.

"Tim teknis kami mendapati adanya kerusakan pada komponen bearing dan sabuk penggerak yang mengharuskan kami melakukan penggantian seluruh komponen tersebut untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional," jelas Kepala Divisi Teknik dan Infrastruktur PT KAI Commuter Jabodetabek, Budi Santoso.

Proses Perbaikan

Proses perbaikan eskalator Stasiun Duri telah berjalan selama sebulan lebih. Tim teknis dari PT KAI Commuter Jabodetabek bekerja sama dengan pihak penyedia peralatan dan pabrik pembuat eskalator untuk menyelesaikan perbaikan ini. "Kami melakukan penggantian komponen yang rusak secara menyeluruh, bukan hanya sekadar perbaikan sementara. Hal ini bertujuan untuk mencegah kerusakan berulang di masa depan," tambah Budi.

Selain penggantian komponen mekanik, tim teknis juga melakukan pengecekan sistem elektrik, kontrol kecepatan, serta sistem keselamatan eskalator. "Semua sistem harus berfungsi dengan sempurna. Keamanan penumpang adalah prioritas utama kami," ujar Budi.

Dampak bagi Penumpang

Selama eskalator tidak beroperasi, penumpang di Stasiun Duri terpaksa menggunakan tangga untuk menaiki atau turunkan platform kereta. Hal ini tentunya menimbulkan kebingungan dan kesulitan, terutama bagi penumpang lanjut usia, ibu hamil, penumpang dengan membawa barang berat, serta penumpang dengan kebutuhan khusus.

"Kami memahami betapa tidak nyamannya penumpang selama ini. Untuk mengurangi dampaknya, kami telah menambahkan petugas di lokasi untuk membantu penumpang, terutama yang membutuhkan bantuan khusus," jelas Eva.

Pihak KCJ juga telah memasukkan papan informasi yang menjelaskan kondisi eskalator dan memberikan alternatif rute bagi penumpang. "Kami juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran penumpang selama proses perbaikan berlangsung," tambah Eva.

Peningkatan Infrastruktur Stasiun Duri

Pengerjaan perbaikan eskalator ini sejalan dengan upaya PT KAI Commuter Jabodetabek dalam meningkatkan kualitas layanan di Stasiun Duri. Selain perbaikan eskalator, stasiun ini juga sedang mengalami renovasi beberapa fasilitas penunjang lainnya.

"Stasiun Duri merupakan salah satu stasiun kereta api dengan tingkat kedatangan penumpang yang tinggi di wilayah Jakarta Barat. Oleh karena itu, peningkatan fasilitas di stasiun ini sangat penting untuk memberikan kenyamanan bagi para penumpang," ujar Eva.

Beberapa fasilitas yang sedang ditingkatkan selain eskalator meliputi penambahan ruang tunggu, perbaikan toilet umum, serta pemasangan pendingin ruangan (AC) di area tunggu penumpang. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh stasiun yang dikelola," pungkas Eva.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter