11, 2026
Teknologi

Fermin Aldeguer Cedera usai Crash di Mandalika, Harus Operasi

Fermin Aldeguer kembali mengalami cedera.]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Fermin Aldeguer Cedera usai Crash di Mandalika, Harus Operasi

Fermin Aldeguer Cedera Serius usai Kecelakaan di Mandalika, Dinyatakan Harus Operasi

Pembalap asal Spanyol, Fermin Aldeguer, mengalami cedera serius setelah mengalami kecelakaan saat sesi latihan bebas Moto2 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kecelakaan yang terjadi pada Kamis (16/3) sore ini membuat pembalap tim Red Bull KTM Ajo ini dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut informasi yang dihimpun, Aldeguer kehilangan kendali atas motornya di Tikungan 9 dan menabrak pembatas trek dengan kecepatan tinggi. Insiden ini terjadi di sesi latihan bebas kedua jelang balapan Moto2 Grand Prix Indonesia 2023. Tim medis langsung intervensi dan memeriksanya di lokasi sebelum memutuskan untuk membawanya ke RSUD Lombok Utara.

Kondisi Terkini dan Rencana Operasi

Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit, diketahui bahwa Aldeguer mengalami patah tulang kaki kanan dan mengalami gegar otak ringan. "Fermin mengalami patahan pada tulang tibia dan fibula di kaki kanan serta gegar otak ringan. Kondisinya stabil tapi kami butuh operasi untuk menata ulang tulang yang patah," kata dr. I Made Kenget, dokter tim medis MotoGP yang merawat Aldeguer.

Dokter spesalis ortopedi yang merawat Aldeguer menjelaskan bahwa operasi direncanakan akan dilakukan pada Jumat pagi (17/3). "Operasi ini bertujuan untuk menstabilkan patahan tulang dengan menggunakan piring dan sekrup. Proses pemulihannya membutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan," jelasnya.

Reaksi Tim dan Kompetisi

Tim Red Bull KTM Ajo mengumumkan bahwa Aldeguer akan absen dalam sisa balapan di Mandalika. "Kami sedih dengan kejadian ini dan berdoa agar Fermin bisa segera pulih. Kami akan mengumumkan pembalap pengganti untuk balapan Minggu ini," tulis tim dalam pernyataan resmi mereka.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, menyampaikan simpati atas kejadian yang menimpa Aldeguer. "Ini adalah olahraga yang berisiko dan kami selalu berharap semua pembalap aman. Kami mendukung Fermin dalam proses pemulihannya dan berharap dia bisa kembali ke lintasan segera," ujarnya.

Dampak pada Klasemen Sementara

Kecelakaan yang menimpa Aldeguer tentu berpengaruh pada klasemen sementara Moto2. Saat ini Aldeguer berada di posisi ke-12 dengan poin 32. "Kehilangan Fermin dalam sisa musim ini adalah sebuah kerugian besar bagi kami dan juga bagi persaingan di kategori Moto2," kata mantan pebalap MotoGP, Sete Gibernau yang menjadi analis untuk siaran langsung.

Beberapa pembalap lain menyampaikan dukungan kepada Aldeguer. "Semoga Fermin segera pulih. Cedera seperti ini adalah mimpi buruk bagi setiap pembalap," kata Marco Bezzecchi, pembalap Mooney VR46 Racing Team yang menjadi rival Aldeguer.

Tinjauan Keamanan Sirkuit Mandalika

Insiden ini memunculkan kembali perdebatan mengenai keamanan sirkuit Mandalika. Beberapa pembalap sebelumnya pernah mengeluhkan kondisi trek dan area run-off yang dianggap kurang ideal. "Sirkuitnya bagus tapi area run-offnya masih perlu diperbaiki, terutama di Tikungan 9," kata Aleix Espargaro, pembalap Aprilia Racing Team Gresini.

Organisasi balapan MotoGP sendiri telah menyatakan akan meninjau kembali standar keamanan sirkuit Mandalika. "Kami akan menganalisis insiden ini dan bekerja dengan promotor lokal untuk memastikan keamanan maksimal bagi semua pembalap," kata direktur balapan MotoGP, Carlos Ezpeleta.

Proses Pemulihan dan Masa Depan

Untuk proses pemulihan, Aldeguer diperkirakan akan membutuhkan waktu minimal tiga bulan sebelum bisa kembali beraktifitas normal. "Proses rehabilitasinya akan panjang dan membutuhkan kesabaran. Kami akan mendukungnya sepenuhnya," kata manajer tim Red Bull KTM Ajo, Aki Ajo.

Dunia balapan motor Indonesia kini menanti keputusan tim mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Aldeguer dalam sisa balapan di Mandalika. Beberapa nama muncul sebagai kandidat pengganti, di antaranya adalah pembalap tes KTM, Barry Baltus.

Insiden ini menjadi pengingat akan risiko yang selalu ada dalam olahraga balap motor meski dengan tingkat keamanan yang terus ditingkatkan. Semoga Fermin Aldeguer bisa segera pulih dan kembali menunjukan performa terbaiknya di lintasan balap.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter