02, 2026
Olahraga

FIFA ASEAN Cup 2026: Sikat Pakistan 4-2, Vietnam Tantang Malaysia

Timnas Vietnam menghajar Pakistan 4-2 di laga terakhir Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. The Golden Star Warriors akan menantang Malaysia di perebutan posisi tiga.]]>

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

FIFA ASEAN Cup 2026: Sikat Pakistan 4-2, Vietnam Tantang Malaysia

Vietnam Buka Jalan ke Final Usai Tundukkan Pakistan 4-2

Timnas Vietnam memastikan langkah ke babak berikutnya FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Pakistan dengan skor 4-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi. Kemenangan ini membawa Vietnam menghadapi Malaysia pada babak semifinal, sekaligus mengakhiri perlawanan Pakistan yang sempat memberikan kejutan di babak penyisihan.

Pertandingan yang berlangsung sejak menit awal berjalan terbuka. Vietnam yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Pakistan sejak awal. Pola umpan pendek dan permainan sayap menjadi senjata utama Vietnam untuk membongkar pertahanan lawan.

Jalannya Pertandingan

Vietnam membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-12 melalui serangan cepat dari sisi kanan. Umpan silang rendah disambut penyerang Vietnam yang berdiri bebas di kotak penalti, mengubah kedudukan menjadi 1-0. Pakistan sempat tertekan, namun perlahan mulai menyeimbangkan permainan dengan mengandalkan serangan balik.

Pakistan menyamakan kedudukan pada menit ke-24 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper Vietnam. Skor kembali imbang 1-1. Namun, keunggulan Vietnam kembali tercipta pada menit ke-33 setelah pemainnya melakukan penetrasi ke kotak penalti dan memaksa bek Pakistan melakukan pelanggaran. Penalti dieksekusi dengan tenang, Vietnam memimpin 2-1.

Memasuki babak kedua, Vietnam semakin mendominasi penguasaan bola. Gol ketiga lahir pada menit ke-58 melalui skema bola mati. Tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Pakistan disambut sundulan yang tak mampu dijangkau kiper. Pakistan sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-71 usai memanfaatkan kelengahan lini belakang Vietnam. Namun, Vietnam menutup pertandingan dengan gol keempat pada menit ke-85, memastikan kemenangan 4-2.

Pakistan Beri Perlawanan Ketat

Meski kalah, penampilan Pakistan mendapat apresiasi. Tim asuhan pelatih asal Timur Tengah itu beberapa kali merepotkan pertahanan Vietnam, terutama lewat serangan balik cepat dan tendangan jarak jauh. Dua gol yang dicetak Pakistan menjadi bukti bahwa mereka bukan lawan yang bisa diremehkan.

Pelatih Vietnam, Nguyen Van Dai, dalam konferensi pers usai pertandingan menyebut bahwa anak asuhnya sempat kehilangan konsentrasi pada pertengahan babak kedua. "Kami unggul, tetapi Pakistan mampu memanfaatkan celah. Ini pelajaran penting sebelum menghadapi Malaysia," ujarnya. Ia menambahkan bahwa timnya akan melakukan evaluasi, khususnya dalam menjaga disiplin pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir.

Sementara itu, kapten Pakistan, Bilal Ahmed, mengaku bangga dengan perjuangan timnya. "Kami datang sebagai tim yang tidak diunggulkan, tetapi kami melawan. Dua gol adalah hasil kerja keras seluruh pemain," katanya.

Duel Vietnam vs Malaysia di Semifinal

Kemenangan atas Pakistan membuat Vietnam melaju ke semifinal FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan berhadapan dengan Malaysia. Laga bertajuk derby Asia Tenggara ini diprediksi berjalan sengit mengingat catatan pertemuan kedua tim yang relatif seimbang dalam beberapa tahun terakhir.

Malaysia sebelumnya memastikan tempat di semifinal setelah menumbangkan lawannya di babak perempat final. Tim asuhan pelatih asal Malaysia itu tampil solid dengan lini belakang yang disiplin dan serangan balik yang cepat. Pertemuan Vietnam dan Malaysia akan menjadi ujian mental sekaligus taktik bagi kedua pelatih.

Secara historis, pertemuan Vietnam dan Malaysia selalu berlangsung ketat. Kedua tim memiliki karakter permainan berbeda: Vietnam cenderung mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari lini tengah, sementara Malaysia lebih mengandalkan transisi cepat dan ketajaman pemain sayap. Faktor kebugaran pemain dan kedalaman skuad diperkirakan menjadi penentu hasil akhir.

Federasi Sepak Bola ASEAN belum mengumumkan secara resmi waktu dan lokasi pertandingan semifinal. Namun, sejumlah sumber menyebut laga kemungkinan digelar pada akhir pekan mendatang, bergantung pada jadwal dan regulasi turnamen. Jika mengacu pada format kompetisi, semifinal dimainkan satu leg dengan sistem gugur, sehingga tidak ada ruang untuk kesalahan.

Dampak bagi Peta Kekuatan Sepak Bola ASEAN

Kemenangan Vietnam atas Pakistan memperkuat posisi Vietnam sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara. Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam konsisten menembus putaran akhir turnamen regional maupun tampil di kualifikasi Piala Dunia. Kemenangan ini sekaligus menjaga tren positif mereka di kompetisi FIFA ASEAN Cup 2026.

Di sisi lain, pencapaian Pakistan yang mampu mencetak dua gol di kandang Vietnam menunjukkan perkembangan sepak bola Asia Selatan. Meski belum berhasil melaju lebih jauh, penampilan mereka di turnamen ini dapat menjadi modal berharga untuk pembinaan tim pada masa mendatang.

Bagi Malaysia, pertemuan melawan Vietnam menjadi kesempatan untuk membalas hasil pertemuan sebelumnya sekaligus membuktikan konsistensi. Pelatih Malaysia menegaskan timnya tidak akan gentar menghadapi tekanan tuan rumah. "Kami menghormati Vietnam, tetapi kami datang untuk menang," ujarnya dalam pernyataan terpisah.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang pembuktian bagi negara-negara peserta dalam meningkatkan kualitas kompetisi regional. Format baru dan keikutsertaan tim-tim non-ASEAN seperti Pakistan menambah daya tarik turnamen. Dengan tersisanya empat tim, persaingan menuju final diprediksi semakin ketat dan menarik untuk diikuti.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter