28, 2026
Nasional

GIIAS Makassar 2026 Perluas Jangkauan Industri Otomotif ke Indonesia Timur

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/28/6ae1afa3c2204-giias-makassar-2026_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

GIIAS Makassar 2026 Perluas Jangkauan Industri Otomotif ke Indonesia Timur

Pemerintah bersama Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memastikan akan kembali menggelak Gelar Internasional Indonesia Auto Show (GIIAS) di Makassar pada tahun 2026. Acara yang direncanakan akan berlangsung lebih besar dan komprehensif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan industri otomotif di kawasan Indonesia Timur. Kepala Unit Kerja Kepresidenan Pembangunan Daerah Tertinggal (UKP-PTT) Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa penyelenggaran GIIAS di Makassar merupakan bagian dari strategi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan industri otomotif di kawasan timur Indonesia.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Jakarta, Achmad Yurianto menjelaskan bahwa Indonesia Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi pusat industri otomotif baru. "Kawasan Indonesia Timur memiliki sumber daya alam yang melimpah, sumber daya manusia yang kompeten, dan posisi strategis sebagai gerbang perdagangan internasional," ujar Achmad.

GIIAS yang sebelumnya telah dua kali diselenggarakan di Makassar pada tahun 2022 dan 2024 terbukti berhasil meningkatkan minat masyarakat terhadap produk otomotif lokal maupun internasional. Data yang diperoleh dari panitia menunjukkan bahwa pada tahun 2024, kunjungan ke GIIAS Makassar mencapai lebih dari 150.000 pengunjung, dengan transaksi penjualan mencapai Rp 1,2 triliun. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan pertama pada tahun 2022 yang hanya mencapai Rp 800 miliar.

Strategi Pembangunan Industri Otomotif Indonesia Timur

Untuk mendukung rencana penyelenggaraan GIIAS Makassar 2026, pemerintah telah merumuskan sejumlah strategi pembangunan industri otomotif di Indonesia Timur. Salah satu strategi utama adalah pengembangan industri komponen otomotif lokal melalui program pelatihan dan peningkatan kapasitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) otomotif.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan bahwa pemerintah akan memfasilitasi kerja sama antara produsen otomotif besar dengan UMKM lokal untuk mengembangkan komponen-komponen yang memenuhi standar nasional maupun internasional. "Kami ingin menciptakan ekosistem industri otomotif yang terintegrasi di Indonesia Timur, mulai dari pengadaan bahan baku hingga produksi akhir," jelas Agus.

Selain itu, pemerintah juga berencana membangun pusat industri otomotif di beberapa provinsi di Indonesia Timur, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Papua. Pusat industri ini akan dilengkapi dengan fasilitas produksi, riset dan pengembangan, serta pelatihan vokasional yang berstandar internasional.

Peran GIIAS Makassar 2026 dalam Mendorong Ekonomi Daerah

Penyelenggaraan GIIAS Makassar 2026 diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah tidak hanya untuk Sulawesi tetapi juga untuk seluruh kawasan Indonesia Timur. Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan membuka peluang investasi baru dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Untuk mendukung penyelenggaraan acara tahun 2026, pemerintah daerah Makassar telah mempersiapkan sejumlah infrastruktur pendukung, termasuk renovasi dan perluasan venue pameran, peningkatan jaringan transportasi, serta pengembangan destinasi wisata di sekitar lokasi acara.

Tantangan dan Peluang bagi Industri Otomotif Indonesia

Meskipun memiliki potensi besar, pengembangan industri otomotif di Indonesia Timur masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan infrastruktur transportasi dan logistik yang memadai. Selain itu, ketersediaan sumber daya manusia yang berkompeten di bidang teknologi otomotif masih terbatas.

Deputi Bidang Industri Strategis Kementerian Perindustrian, Rizal Affandi Laksono, mengakui tantangan ini namun menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki rencana komprehensif untuk mengatasinya. "Kami bekerja sama dengan pihak swasta dan lembaga pendidikan untuk mengembangkan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kami juga berencana mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan timur Indonesia," jelas Rizal.

Dari sisi peluang, Indonesia Timur menawarkan akses pasar yang luas ke negara-negara tetangga seperti Papua Nugini, Timor Leste, dan negara-negara di Pasifik. Selain itu, kawasan ini juga memiliki sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri otomotif, seperti nikel yang menjadi bahan utama baterai kendaraan listrik.

Komitmen Industri Otomotif untuk Mendukung Pembangunan Indonesia Timur

Industri otomotif nasional menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung pembangunan di Indonesia Timur. Sejumlah produsen otomotif besar, seperti Toyota, Astra Honda, dan Suzuki, telah menyatakan keinginannya untuk berpartisipasi aktif dalam GIIAS Makassar 2026 dan mengembangkan operasinya di kawasan tersebut.

Direktur Utama Gaikindo, Sumboyo Hidayat, menekankan bahwa GIIAS Makassar 2026 bukan hanya sekadar pameran produk, tetapi juga sebagai ajang untuk membangun ekosistem industri yang berkelanjutan. "Kami berharap melalui GIIAS Makassar 2026, kami dapat mendorong terbentuknya industri otomotif yang berkelanjutan di Indonesia Timur yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada inovasi dan pengembangan sumber daya manusia lokal," ujar Sumboyo.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, industri otomotif, dan masyarakat lokal, GIIAS Makassar 2026 diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam percepatan pembangunan industri otomotif di Indonesia Timur dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter