Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Bertolak dari Sulawesi Selatan Menuju Rumah Duka
Kabar duka menyelimuti keluarga besar Soekarnoputra. Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, meninggal dunia pada Kamis dini hari, 30 Oktober 2025, di Jakarta. Informasi mengenai wafatnya Guruh dikonfirmasi oleh sejumlah pihak di lingkungan keluarga dan partai. Jenazah saat ini disemayamkan di kediaman keluarga di kawasan Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sosok Guruh dikenal sebagai seniman, penari, sekaligus politikus yang pernah duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Ia merupakan anak termuda dari delapan anak Soekarno dan Fatmawati. Sepanjang hidupnya, Guruh aktif di dunia seni tari dan musik, mendirikan sejumlah kelompok kesenian, serta terlibat dalam berbagai kegiatan kebudayaan nasional.
Megawati Hentikan Agenda di Sulawesi Selatan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dikabarkan segera bertolak dari Sulawesi Selatan menuju Jakarta begitu menerima kabar duka tersebut. Megawati diketahui sedang berada di Sulawesi Selatan untuk sejumlah agenda internal partai. Kasi sentral partai menyebut bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang melibatkan Megawati pada hari itu dihentikan sementara sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum.
“Ibu Megawati langsung menghentikan kegiatan dan bersiap kembali ke Jakarta untuk mendampingi keluarga di rumah duka,” kata sumber di lingkungan PDI Perjuangan. Menurut informasi yang dihimpun, Megawati dijadwalkan tiba di Jakarta pada Kamis siang atau sore hari, bergantung pada ketersediaan penerbangan.
Guruh merupakan adik kandung Megawati. Keduanya dikenal memiliki kedekatan emosional yang kuat, terlebih dalam menjaga warisan pemikiran dan nilai-nilai Bung Karno. Kehadiran Megawati di rumah duka dipandang penting tidak hanya sebagai saudara, tetapi juga sebagai figur sentral keluarga besar Soekarnoputra.
Rumah Duka Dipadati Pelayat
Sejak kabar wafatnya Guruh tersebar, sejumlah tokoh nasional, kolega partai, seniman, hingga masyarakat umum mulai berdatangan ke kediaman keluarga di Jalan Sriwijaya. Aparat kepolisian terlihat mengatur lalu lintas di sekitar lokasi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pelayat. Karangan bunga mulai berdatangan dari berbagai instansi, partai politik, dan individu yang menyampaikan belasungkawa.
Pihak keluarga melalui pernyataan singkat meminta masyarakat menghormati privasi mereka selama prosesi pemakaman berlangsung. Meski demikian, keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan. Belum ada keterangan resmi mengenai waktu dan lokasi pemakaman jenazah.
Jejak Seni dan Politik Guruh Soekarnoputra
Guruh Soekarnoputra lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953. Ia menempuh pendidikan seni di dalam dan luar negeri, dan dikenal sebagai pencipta sejumlah karya tari serta komposisi musik yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara. Salah satu kelompok kesenian yang pernah ia bentuk menjadi wadah bagi seniman muda untuk mengekspresikan diri di panggung nasional maupun internasional.
Di dunia politik, Guruh pernah menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan untuk beberapa periode. Meski tidak selalu menjadi sorotan utama di panggung politik nasional, ia tetap konsisten menyuarakan pentingnya pelestarian budaya dan pendidikan seni bagi generasi muda. Guruh juga kerap hadir dalam peringatan hari lahir Bung Karno dan kegiatan yang berkaitan dengan penguatan nilai kebangsaan.
Ucapan Belasungkawa Mengalir
Berbagai tokoh menyampaikan duka cita melalui pesan tertulis maupun media sosial. Mereka mengenang Guruh sebagai pribadi yang hangat, santun, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap seni tradisi. Sejumlah kolega di dunia seni menyebut almarhum sebagai figur yang terus mendorong regenerasi seniman dan memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah dunia.
Dari kalangan partai, Guruh dikenang sebagai kader yang setia pada nilai perjuangan. PDI Perjuangan menyatakan akan memberikan penghormatan terakhir sesuai mekanisme internal partai. Sejumlah agenda partai yang bersifat seremonial pada hari itu dibatalkan atau ditunda sebagai tanda berkabung.
Prosesi dan Penghormatan Terakhir
Hingga berita ini diturunkan, prosesi penghormatan terakhir masih berlangsung secara terbatas di rumah duka. Keluarga meminta agar seluruh proses berjalan khidmat. Masyarakat yang ingin memberikan penghormatan diminta mengikuti informasi resmi dari pihak keluarga atau instansi terkait. Kepolisian menyiapkan pengaturan lalu lintas dan pengamanan selama prosesi berlangsung.
Wafatnya Guruh Soekarnoputra menambah daftar kehilangan bagi keluarga besar Soekarnoputra. Figur-figur dari generasi penerus Bung Karno satu per satu meninggalkan jejak sejarah yang panjang. Guruh dikenang bukan hanya sebagai anak presiden pertama, tetapi juga sebagai seniman yang mengabdikan hidupnya untuk kebudayaan Indonesia.
Komentar (0)