04, 2026
Ekonomi

Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari ini Ambruk Lagi

Harga emas batangan yang tersedia di Galeri 24 milik Pegadaian kembali turun pada perdagangan Minggu (4/10/2026).]]>

Rizal Fahmi
Rizal Fahmi Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari ini Ambruk Lagi

Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro Kompak Turun

Harga emas yang dijual oleh sejumlah pedagang ritel besar di Indonesia kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. Penurunan terjadi pada produk emas batangan maupun perhiasan yang dipasarkan oleh Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro. Koreksi harga ini melanjutkan tren pelemahan yang sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir, seiring dengan pergerakan harga emas dunia yang masih berada dalam tekanan.

Berdasarkan pemantauan di sejumlah kanal penjualan resmi, harga emas Antam untuk ukuran satu gram tercatat turun dibandingkan posisi hari sebelumnya. Penurunan serupa juga terlihat pada emas Antam Retro, yakni produk emas batangan dengan kemasan lama yang tetap diperdagangkan di pasar sekunder dan sebagian gerai. Sementara itu, emas UBS dan emas Galeri 24 juga mengalami penyesuaian harga ke bawah mengikuti pergerakan harga acuan.

Penurunan harga emas ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve. Penguatan indeks dolar Amerika Serikat menjadi salah satu faktor yang menekan harga emas dunia, karena emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Kondisi ini berdampak langsung pada harga emas domestik, termasuk produk-produk yang dijual di Indonesia.

Rincian Pergerakan Harga

Pada segmen emas batangan, harga Antam mengalami penurunan pada hampir semua ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Penurunan terbesar secara nominal umumnya terjadi pada ukuran besar, karena nilai absolut per gram yang lebih tinggi membuat selisih harga terlihat lebih signifikan. Meski demikian, secara persentase, penurunan pada ukuran kecil dan besar relatif sejalan.

Emas Antam Retro, yang memiliki bentuk kemasan berbeda dari Antam keluaran terbaru, juga mencatatkan penurunan harga. Produk ini biasanya dijual dengan harga yang sedikit berbeda dari Antam reguler karena faktor kelangkaan kemasan dan permintaan kolektor. Meski demikian, arah pergerakannya tetap mengikuti tren harga emas secara umum.

Emas UBS yang diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera juga mengalami koreksi. Harga emas UBS untuk ukuran satu gram turun, demikian pula untuk ukuran yang lebih besar. Emas UBS dikenal sebagai salah satu alternatif investasi emas batangan dengan harga yang sering kali bersaing ketat dengan Antam.

Di sisi lain, emas perhiasan yang dijual melalui Galeri 24, anak usaha PT Pegadaian, juga mengalami penyesuaian. Harga emas perhiasan Galeri 24 umumnya dipengaruhi oleh harga bahan baku emas, biaya pembuatan, serta margin penjualan. Penurunan harga bahan baku membuat harga jual perhiasan di gerai Galeri 24 ikut terkoreksi.

Faktor Pendorong Pelemahan

Analis pasar komoditas menilai pelemahan harga emas saat ini dipicu oleh beberapa faktor utama. Pertama, data ekonomi Amerika Serikat yang masih relatif kuat mendorong spekulasi bahwa Federal Reserve belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat. Suku bunga yang tetap tinggi meningkatkan imbal hasil aset berbunga, sehingga daya tarik emas yang tidak memberikan bunga menjadi berkurang.

Kedua, penguatan dolar Amerika Serikat turut menekan harga emas. Ketika dolar menguat, harga emas dalam mata uang lain cenderung naik, yang dapat menurunkan permintaan dari konsumen di luar Amerika Serikat. Ketiga, arus keluar dana dari exchange traded fund (ETF) berbasis emas juga menjadi sentimen negatif bagi pasar.

Namun demikian, sejumlah analis masih melihat potensi rebound harga emas dalam jangka menengah. Ketegangan geopolitik di beberapa kawasan, pembelian emas oleh bank sentral, serta permintaan safe haven menjelang ketidakpastian ekonomi global dapat menjadi penopang harga emas ke depan.

Respons Konsumen dan Prospek

Penurunan harga emas biasanya menjadi momen yang dinantikan oleh sebagian konsumen, terutama mereka yang ingin membeli emas untuk keperluan investasi jangka panjang atau perhiasan. Di sisi lain, investor yang sudah memiliki emas mungkin menahan posisi dan menunggu harga kembali naik sebelum melakukan penjualan.

Bagi masyarakat yang ingin bertransaksi, penting untuk memperhatikan harga buyback atau harga beli kembali yang ditetapkan oleh masing-masing penjual. Selisih antara harga jual dan harga buyback menjadi komponen biaya yang perlu diperhitungkan dalam berinvestasi emas. Selain itu, konsumen disarankan membeli melalui gerai resmi atau kanal penjualan yang terpercaya untuk menghindari risiko pemalsuan.

Secara keseluruhan, penurunan harga emas Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro hari ini mencerminkan dinamika pasar global yang masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika Serikat dan pergerakan dolar. Pelaku pasar akan terus mencermati data ekonomi dan pernyataan pejabat Federal Reserve dalam beberapa pekan ke depan untuk memprediksi arah harga emas selanjutnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizal Fahmi

Menulis review produk kesehatan, suplemen, dan teknologi wearables.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter