PSG Gagal di Babak Pertama, Menang di Akhir atas Strasbourg
Paris Saint-Germain (PSG) harus berjuang keras meraih kemenangan dalam laga lanjutan Liga Prancis kontra Strasbourg, Sabtu (25/3/2023). Les Parisiens sempat tertinggal 0-2 di babak pertama sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor 3-2 di Parc des Princes. Kemenangan ini membuat PSG semakin kokoh di puncak klasemen sementara Ligue 1.
Laga berlangsung sangat dramatis bagi PSG yang baru saja mengalami kekalahan telak dari Bayern Munchen di Liga Champions. Strasbourg tampil lebih agresif di babak pertama dan berhasil unggul lebih dulu lewat gol Ludovic Blas menit ke-32. Gol tersebut tercipta setelah Strasbourg memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan PSG.
Situasi semakin buruk bagi PSG di menit ke-41. Strasbourg kembali mencetak gol melalui Mohamed Simakan yang berhasil menyundul bola hasil tendangan sudut. Skor 0-2 bertahan hingga jeda pertama membuat tekanan semakin besar bagi skuat asal Paris tersebut.
Babak Kedua, PSG Bangkit
Di babak kedua, PSG melakukan beberapa pergantian pemain yang membuahkan hasil. Lionel Messi masuk menggantikan Julian Draxler dan langsung memberikan dampak positif. Menit ke-52, PSG berhasil memperkecil defisit lewat gol yang dicetak oleh Danilo Pereira setelah memanfaatkan umpan silang Messi.
Momen penentu datang di menit ke-71. Kylian Mbappe berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 setelah menyelesaikan umpan matang dari Neymar. Gol ini memberikan semangat baru bagi PSG yang terus menekan pertahanan Strasbourg.
Penekanan PSG akhirnya membuahkan hasil di menit ke-89. Messi menjadi pahlawan setelah mencetak gol kemenangan PSG melalui tendangan penalti yang diberikan wasit setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terhadap Neymar. Gol Messi ini menjadi penentu kemenangan PSG dengan skor 3-2.
Performa Tim dan Reaksi Pelatih
Christophe Galtier, pelatih PSG, mengakui timnya bermain buruk di babak pertama tetapi berhasil bangun di babak kedua. "Kami tampil buruk di babak pertama, terlalu lambat dan kurang tajam di serangan. Namun, kami berhasil membuat perubahan yang tepat di babak kedua dan pemain-pemain pengganti memberikan dampak positif," ujar Galtier dalam sesi wawancara pasca pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Strasbourg, Thierry Laurey, mengaku kecewa dengan hasil akhir tetapi bangga dengan performa timnya. "Kami bermain sangat baik di babak pertama dan berhasil memimpin dua gol. Sayangnya, kami tidak mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. PSG memiliki kualitas individu yang superior dan itu terlihat di babak kedua," kata Laurey.
Dengan kemenangan ini, PSG kini mengoleksi 78 poin dari 29 pertandingan, unggul 12 poin dari Marseille yang berada di posisi kedua. PSG masih memiliki satu pertandingan tunda yang akan mempertemukan mereka dengan Lorient pada Rabu (29/3/2023).
Pertandingan Berikutnya
PSG akan kembali bertanding di Liga Champions konfigurasi perempat final melawan Bayern Munchen. Pertandingan yang akan digelar di Allianz Arena ini menjadi kesempatan bagi PSG untuk membalas kekalahan telak yang mereka alami di leg pertama.
Sementara itu, Strasbourg akan menjalani laga tandang kontra Angers pada pekan berikutnya. Strasbourg saat ini berada di posisi ke-12 klasemen dengan 40 poin, terpaut empat poin dari zona degradasi.
Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun PSG mengalami kesulitan di awal pertandingan, kualitas individu pemain-pemain bintangnya tetap menjadi faktor penentu dalam menghadapi tim yang tampil lebih kompak di babak pertama. PSG terus menunjukkan dominasi mereka di kompetisi domestik Prancis sambil tetap fokus pada target utama musim ini, yaitu meraih trofi Liga Champions.
Komentar (0)