03, 2026
Olahraga

Hojlund Dorong Jorge Jesus Usai Laga, Balas Dendam untuk Ronaldo?

Rasmus Hojlund mencuri perhatian saat Denmark dikalahkan Portugal. Hojlund berselebrasi gol ala Cristiano Ronaldo, yang lagi panas dengan pelatih Jorge Jesus.]]>

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Hojlund Dorong Jorge Jesus Usai Laga, Balas Dendam untuk Ronaldo?

Insiden Usai Laga Al Nassr dan Al Hilal Memanas

Insiden menegangkan terjadi seusai laga bertajuk Derbi Riyadh antara Al Nassr dan Al Hilal pada pekan ke-26 Liga Pro Saudi di Stadion Al-Awwal Park, Riyadh. Striker Al Nassr, Rasmus Hojlund, terlibat ketegangan dengan Pelatih Al Hilal, Jorge Jesus, sesaat setelah pertandingan berakhir. Insiden tersebut menjadi sorotan karena melibatkan sosok pelatih yang sebelumnya dikenal dekat dengan Cristiano Ronaldo dan sempat mengundang spekulasi soal friksi di balik layar antara kedua kubu.

Berdasarkan rekaman pertandingan dan penuturan saksi di lapangan, keributan dipicu oleh aksi Jorge Jesus yang memasuki area lapangan untuk mendatangi Thomas Partey, gelandang Al Nassr. Pelatih asal Portugal itu disebut sengaja menghampiri Partey dan melakukan kontak fisik ringan di bagian belakang kepala. Hojlund yang melihat langsung situasi tersebut merespons dengan mendorong Jorge Jesus menjauh dari rekan setimnya.

Pihak keamanan stadion bergerak cepat memisahkan kedua kubu. Sejumlah pemain dan staf pelatih Al Nassr dan Al Hilal saling tarik dan adu mulut di tengah lapangan. Situasi berlangsung beberapa saat hingga pertandingan benar-benar berakhir dan para ofisial berhasil menenangkan keadaan.

Latar Perseteruan Hojlund dan Jorge Jesus

Gesekan antara Hojlund dan Jorge Jesus bukan kali pertama terjadi. Dalam pertemuan sebelumnya, Hojlund juga sempat terlibat ketegangan dengan Jorge Jesus di tepi lapangan. Pemain asal Denmark itu disebut tidak senang terhadap gestur dan pendekatan yang dianggap provokatif dari pelatih berusia 70 tahun tersebut.

Pada laga terbaru, kemarahan Hojlund dipicu oleh perlakuan Jorge Jesus terhadap Partey. Striker berusia 22 tahun itu menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang pelatih, terutama di hadapan penonton dan kamera siaran langsung. Dorongan yang dilakukan Hojlund dinilai banyak pihak sebagai bentuk pembelaan terhadap rekan setimnya.

Sejumlah pengamat menilai sikap Hojlund bisa berujung sanksi. Komite Disiplin Liga Pro Saudi berpotensi meninjau rekaman insiden untuk menentukan apakah dorongan tersebut masuk kategori pelanggaran berat. Aturan kompetisi memberi ruang hukuman berupa denda, larangan bermain, hingga sanksi bagi pelatih jika terbukti melakukan kontak fisik terhadap pemain.

Balas Dendam untuk Cristiano Ronaldo?

Insiden ini cepat dikaitkan dengan narasi balas dendam terhadap Jorge Jesus atas perlakuan yang diterima Cristiano Ronaldo pada laga sebelumnya. Pada pertemuan putaran pertama, Jorge Jesus sempat tertangkap kamera mendekati Ronaldo dan menepuk kepala sang kapten Al Nassr. Gestur tersebut berbuntut panjang karena Ronaldo dilaporkan merasa tidak dihormati dan meminta pihak berwenang meninjau perbuatan itu.

Saat itu, insiden berlangsung setelah pertandingan selesai. Ronaldo kembali masuk ke terowongan pemain, sementara Jorge Jesus histeris memprotes keputusan wasit di area teknikal. Komisi Disiplin Liga Arab Saudi kemudian menjatuhkan sanksi larangan mendampingi tim selama dua laga dan denda 200.000 riyal kepada Jorge Jesus karena dinilai tidak menunjukkan sportivitas terhadap ofisial dan pemain lawan.

Karena itulah, dorongan Hojlund terhadap Jorge Jesus dibaca sebagian penggemar sebagai bentuk solidaritas kepada Ronaldo. Namun, hingga sekarang belum ada konfirmasi resmi dari kubu Al Nassr maupun Hojlund mengenai motif di balik aksi tersebut. Ronaldo sendiri tidak terlihat terlibat langsung dalam keributan pada laga terbaru. Ia disebut sudah berada di sekitar terowongan ketika insiden terjadi.

Jalannya Pertandingan

Laga ini sendiri berlangsung sengit sejak menit awal. Al Nassr tampil agresif dan menciptakan sejumlah peluang melalui Hojlund dan Sadio Mane. Al Hilal merespons dengan penguasaan bola dan serangan balik cepat yang dipimpin Aleksandar Mitrovic dan Malcolm.

Wasit mengeluarkan sejumlah kartu kuning untuk meredam tensi. Beberapa keputusan kontroversial, terutama di babak kedua, membuat kedua bangku cadangan beberapa kali melayangkan protes. Jorge Jesus terlihat berulang kali berkomunikasi intens dengan ofisial keempat.

Hingga peluit panjang berbunyi, hasil pertandingan menjadi perdebatan tersendiri. Terlepas dari hasil, insiden usai laga menjadi perhatian utama karena memperpanjang rivalitas panas antara Al Nassr dan Al Hilal, terlebih lagi klaim soal perebutan pengaruh di antara penggawa timnas Portugal.

Rivalitas Panas yang Tak Kunjung Reda

Pertemuan Al Nassr dan Al Hilal memang selalu menyita perhatian. Bukan hanya karena keduanya bertarung di papan atas klasemen Liga Pro Saudi, tetapi juga karena sederet nama tenar yang menghuni kedua kubu. Kombinasi Ronaldo, Mane, dan Brozovic di kubu Al Nassr berhadapan dengan Mitrovic, Neves, dan Koulibaly di kubu Al Hilal membuat setiap pertemuan berpotensi melahirkan kisah tersendiri.

Kehadiran Jorge Jesus sebagai pelatih Al Hilal menambah warna tersendiri dalam duel ini. Pelatih yang pernah menangani Flamengo, Benfica, dan Fenerbahce tersebut dikenal vokal serta kerap bersinggungan dengan pemain lawan. Rekam jejaknya terlibat keributan dengan Cristiano Ronaldo dan kini Hojlund menjadi bukti bahwa gesekan berlanjut di lapangan.

Insiden di Al-Awwal Park menunjukkan bahwa rivalitas Al Nassr dan Al Hilal tidak berhenti sampai peluit akhir. Persaingan antara bintang dan pelatih di dalamnya tetap menjadi magnet, sekaligus risiko yang harus dikelola oleh pihak kompetisi agar tetap berada dalam batas sportivitas.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter