26, 2026
Nasional

Hujan Akhirnya Guyur Martapura Kalteng, Relawan Karhutla Sujud Syukur

Para relawan pemadam karhutla sujud syukur saat hujan deras akhirnya turun di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.]]>

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Hujan Akhirnya Guyur Martapura Kalteng, Relawan Karhutla Sujud Syukur

Hujan Akhirnya Guyur Martapura Kalteng, Relawan Karhutla Sujud Syukur

Setelah berbulan-bulan diganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), akhirnya hujan turun di wilayah Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Tengah (Kalteng). Fenomena ini disambut gembira oleh masyarakat dan para relawan yang telah lama bertugas menangani dampak bencana asap. Menyaksikan tetesan air hujan pertama, sejumlah relawan yang tengah bertugas di posko penanganan Karhutla tidak kuasa menahan haru dan melakukan sujud syukur.

Penantian Berbulan-bulan

Wilayah Martapura dan sekitarnya sejak beberapa bulan terakhir terkena dampak parah bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Kabut asap tebal menyelimuti wilayah ini, menyebabkan kualitas udara menurun drastis dan berdampak kesehatan masyarakat. Indeks standar pencemar udara (ISPU) sering kali berada di kategori tidak sehat, bahkan berbahaya.

Masyarakat terpaksa hidup dengan masker wajib kala beraktivitas di luar rumah. Anak-anak dan lanjut usia menjadi kelompok paling rentan terkena dampak penyakit pernafasan akibat asap. Fasilitas kesehatan di sekitar wilayah ini juga dilaporkan mulai penuh pasien yang menderita masalah pernafasan.

Pemerintah daerah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan berbagai upaya untuk menangani bencana ini. Mulai dari pemadaman api secara darat dan udara, hingga penyiapan fasilitas kesehatan untuk mencegah penyebaran penyakit. Namun, upaya tersebut terasa kurang maksimal tanpa adun hujan yang dapat membantu memadamkan api secara alami.

Harapan Baru bagi Masyarakat

Kedatangan hujan di Martapura pada Rabu (15/11) pagi ini menjadi kabar gembira bagi seluruh lapisan masyarakat. Hujan yang turun cukup lebat ini diiringi angin kencang yang diyakini dapat membantu memadamkan sisa-sisa api di dalam hutan dan lahan.

Di posko penanganan Karhutula, sejumlah relawan yang sedang istirahat tiba-tiba melihat langit yang mulai mendung. Beberapa saat kemudian, tetesan air hujan pertama mulai turun. Tanpa berpikir panjang, mereka pun keluar dari posko dan membuka kedua tangan mereka menghadap langit, lalu sujud syukur.

Dampak Positif Hujan bagi Penanggulangan Karhutla

Kehadiran hujan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalteng. Sejauh ini, petugas pemadam masih terus berusaha memadamkan sisa-sisa api di beberapa titik yang masih menyala.

Menurut data dari BMKG, potensi hujan akan terus turun di wilayah Kalteng dalam beberapa hari ke depan. Hal ini diharapkan dapat membantu memperbaiki kualitas udara yang selama ini tercemar asap.

Tetap Waspada Meski Hujan Turun

Meski hujan turun, pihak berwenang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Kondisi tanah yang masih kering dan banyaknya sampah organik di permukiman masih menjadi potensi terjadinya kebakaran lahan.

Pemerintah daerah berencana melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran lahan dan hutan, terutama menjelang musim kemarau datang kembali. Selain itu, akan dibentuk kembali tim pemantauan dini untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.

Dengan turunnya hujan di Martapura, Kalteng, diharapkan dapat menjadi awal dari berakhirnya musim panas dan kekeringan yang telah melanda wilayah ini. Masyarakat dan para relawan pun berharap dapat bernapas udara segar kembali dan menjalani aktivitas normal tanpa gangguan asap.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter