29, 2026
Nasional

Ini yang Bikin Rashford Belum Bersinar di MU

Marcus Rashford belum bersinar di Manchester United pada awal musim ini, padahal tampil oke di Barca musim lalu. Cedera pinggul jadi penyebabnya.]]>

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Ini yang Bikin Rashford Belum Bersinar di MU

Performa Rashford di MU Masih Menunggu Puncaknya

Penyerang asal Inggris, Marcus Rashford, belum menunjukkan performa terbaiknya sejak awal musim 2023/2024. Pemain berusia 25 tahun itu masih kesulitan menemukan kebersamaan optimal di lini serang Manchester United, meski telah melalui beberapa pelatih berbeda. Performa Rashford yang menurun menjadi perbincangan hangat di kalian penggemar dan analis sepakbola Inggris.

Statistik Menurun Sejak Musim 2021/2022

Data statistik menunjukkan penurunan signifikan performa Rashford sejak musim 2021/2022. Pada musim tersebut, ia berhasil mencetak 30 gol di semua kompetisi. Namun, pada musim 2022/2023, jumlah golnya turun drastis menjadi hanya 10 gol di semua ajang. Musim ini, performanya belum membaik dengan hanya mencetak 5 gol dari 20 penampilan di semua kompetisi hingga pertengahan Februari 2024.

Penurunan produktivitas ini menjadi kekhawatiran besar bagi Manchester United, yang mengandalkan Rashford sebagai salah satu penyerang utama. Meski masih muda dan berbakat, penampilan konsistennya menjadi pertanyaan besar.

Perubahan Pelatih dan Sistem Permainan

Rashford telah mengalami tiga manajer berbeda dalam kurun waktu singkat di Old Trafford. Setelah era Ole Gunnar Solskjaer, klub sempat dikawal oleh Michael Carrick sebelum akhirnya dipercayakan kepada Ralf Rangnick. Sistem permainan yang diterapkan setiap pelatih berbeda-beda, dan Rashford tampak kesulangan beradaptasi.

Dengan kedatangan Erik ten Hag pada musim 2022/2023, banyak yang berharap Rashford bisa kembali menemukan performa gemilang. Namun, penyerang ini justru mengalami penurunan performa yang lebih drastis di bawah asuhan pelatih asal Belanda itu. Ten Hag lebih sering mengandalkan formasi 4-3-3, yang menurut beberapa analis kurang sesuai dengan karakter permainan Rashford.

Kondisi Fisik dan Masalah Pribadi

Selain faktor pelatih dan sistem permainan, kondisi fisik Rashford juga menjadi sorotan. Pemain ini sering mengalami cedera dalam dua musim terakhir. Cedera yang sering dialami membuatnya sulit mendapatkan durasi bermain penuh dan konsisten, yang pada akhirnya memengaruhi performanya di lapangan.

Dilaporkan juga bahwa Rashford mengalami beberapa masalah pribadi yang memengaruhi performanya. Pada awal 2023, ia harus menjalani rehabilitasi setelah masalah dengan minuman beralkohol. Masalah ini sempat membuatnya absen dari beberapa pertandingan dan mempengaruhi fokusnya di lapangan.

Peran di Tim NasInggris

Performa Rashford di Manchester United juga berpengaruh pada penampilannya bersama tim nasional Inggris. Pada Piala Dunia 2022, ia hanya menjadi pemain cadangan dan jarang dimainkan dari menit awal. Gareth Southgate, pelatih timnas Inggris, tampu lebih memilih Harry Kane, Raheem Sterling, dan Phil Foden sebagai pilihan utama di lini serang.

Kondisi ini berbeda jauh dengan performa Rashford di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018, saat menjadi salah satu pemain kunci timnas. Penurunan performa di level klub jelas mempengaruhi posisinya di timnas.

Tantangan di Depan

Manchester United saat ini tengah dalam proses restrukturisikan tim di bawah asuhan Erik ten Hag. Rashford dihadapkan pada tantangan besar untuk membuktikan diri sebagai pemain kunci di masa depan klub. Ia perlu meningkatkan produktivitas gol, memperbaiki kondisi fisik, dan menyesuaikan diri dengan sistem permainan yang diinginkan pelatih.

Banyak analis sepakbola menilai bahwa Rashford masih memiliki potensi besar untuk kembali bersinar. Namun, ia perlu menunjukkan komitmen dan dedikasi yang lebih tinggi untuk kembali ke performa terbaiknya. Dengan usianya yang masih tergolong muda, masih ada waktu baginya untuk membangun kembali karirnya di level tertinggi sepakbola.

Bagi Manchester United, keberhasilan Rashford untuk kembali ke performa terbaiknya akan menjadi kunci penting dalam upaya mereka untuk kembali bersaing di semua kompetisi. Klub membutuhkan pemain-pemain dengan kualitas seperti Rashford untuk dapat bersaing dengan klub-klub elite lainnya di Inggris dan Eropa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter