15, 2026
Nasional

Jabat KSAD, Tandyo Budi Ungkap Tugas Khusus dari Prabowo

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jabat KSAD, Tandyo Budi Ungkap Tugas Khusus dari Prabowo

Letnan Jenderal TNI Tandyo Budi Santoso resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman. Dalam pidato pertamanya seusanggup sumpah jabatan, Tandyo Budi mengungkap tugas khusus yang diberikan oleh Panglima TNI Jenderal Prabowo Subianto.

"Ada beberapa tugas khusus yang diberikan oleh Pak Panglima TNI kepada saya sebagai KSAD," ujar Tandyo Budi usai acara serah terima jabatan di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/6/2023).

Memperkuat Kesiapan TNI AD

Tandyo Budi menjelaskan bahwa tugas pertama yang diberikan adalah untuk memperkuat kesiapan TNI AD dalam menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan. Menurutnya, kesiapan tersebut mencakup aspek personel, materiil, anggaran, serta doktrin dan strategi.

"Kesiapan personel adalah fondasi utama. Kita harus memastikan prajurit-prajurit kita selalu siaga secara fisik, mental, dan spiritual. Saya akan memastikan program pembinaan personel berjalan optimal," ujarnya.

Dalam hal materiil, Tandyo Budi berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas alutsista TNI AD. Ia menegaskan bahwa modernisasi dilakukan secara bertahap namun pasti, dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan anggaran yang tersedia.

Mengoptimalkan Peran TNI AD dalam Pembangunan Nasional

Tugas kedua yang diemban oleh KSAD baru ini adalah mengoptimalkan peran TNI AD dalam pembangunan nasional. Menurut Tandyo Budi, TNI tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga harus turut serta dalam membangun Indonesia.

"TNI AD harus mampu berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk memastikan sinergi ini berjalan efektif," jelasnya.

Ia mencontohkan beberapa program yang akan ditingkatkan, seperti program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) dan Yonif Merah Putih yang turut serta dalam membantu masyarakat terdampak bencana atau konflik sosial.

Mengawal NKRI dan Memperkuat Diplomasi Pertahanan

Tugas ketiga yang diungkap Tandyo Budi adalah mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memperkuat diplomasi pertahanan. Ia menegaskan bahwa TNI AD akan tetap teguh menjaga kedaulatan negara dari segala ancaman, baik internal maupun eksternal.

"Kita akan memperkuat koordinasi dengan satuan tugas lainnya dan lembaga terkait untuk mengantisipasi segala potensi ancaman. Di sisi lain, kita juga akan terus membangun hubungan baik dengan negara-negara sahabat melalui kerja sama bilateral maupun multilateral," ujarnya.

Dalam diplomasi pertahanan, Tandyo Budi menekankan pentingnya pertukaran pengalaman dan pelatihan antar negara untuk meningkatkan kemampuan TNI AD secara global.

Transformasi Digital dan Adaptasi Teknologi

Tugas keempat yang diemban KSAD ini adalah melaksanakan transformasi digital dan adaptasi teknologi dalam tubi TNI AD. Menurutnya, era digital saat ini mensyaratkan kemampuan militer yang responsif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Kita harus memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional, komunikasi, dan intelijen. Di sisi lain, kita juga harus waspada terhadap ancaman siber yang semakin kompleks," jelasnya.

Tandyo Budi menambahkan bahwa transformasi digital ini akan dilakukan secara bertahap, dengan memastikan personel TNI AD memiliki kompetensi yang memadai dalam menghadapi tantangan digital.

Komitmen pada Reformasi Birokrasi dan Budaya Kerja

Tugas terakhir yang diungkap oleh KSAD baru ini adalah komitmen terhadap reformasi birokrasi dan peningkatan budaya kerja positif di lingkungan TNI AD. Ia menekankan pentingnya birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

"Saya akan mendorong reformasi birokrasi yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi. Kita juga akan membangun budaya kerja yang produktif, disiplin, dan saling menghormati," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Tandyo Budi juga menyampaikan rasa hormatnya kepada pendahulunya, Jenderal Dudung Abdurachman, yang telah memimpin TNI AD dengan baik. Ia berjanji akan melanjutkan program-program yang telah berjalan dan mengembangkannya lebih lanjut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter