Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, mengaku tidak sabar untuk merasakan atmosfer dukungan suporter Garuda ketika timnya menghadapi Malaysia pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan bertajuk derby Melayu itu diyakini akan menjadi salah satu laga paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara, baik dari sisi persaingan di lapangan maupun dari sisi besarnya antusiasme pendukung kedua negara.
Pemain yang memperkuat klub Liga Belanda itu menyebut duel melawan Malaysia selalu memiliki warna tersendiri. Menurutnya, laga tersebut bukan sekadar pertandingan penyisihan grup biasa, melainkan pertarungan gengsi yang menyedot perhatian jutaan penggemar sepak bola di Indonesia dan Malaysia.
Atmosfer Derbi Melayu yang Selalu Panas
Dalam berbagai kesempatan, pertemuan Timnas Indonesia dan Malaysia memang kerap berlangsung dengan tensi tinggi. Mulai dari level Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia, hingga turnamen-turnamen internasional lainnya, kedua tim selalu tampil dengan intensitas maksimal. Joey Pelupessy menilai situasi itu justru menjadi daya tarik utama bagi para pemain yang terlibat di dalamnya.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah mendengar banyak cerita dari rekan-rekan setim mengenai bagaimana dahsyatnya dukungan suporter Indonesia, terutama saat bermain di Stadion Gelora Bung Karno. Ribuan bendera, nyanyian yang menggelora, serta sorakan yang tak henti sepanjang pertandingan menjadi gambaran yang membuatnya semakin bersemangat.
“Yang saya dengar dari teman-teman, atmosfernya benar-benar luar biasa. Saya tidak sabar merasakannya langsung, terutama saat melawan Malaysia,” kata Pelupessy dalam keterangannya kepada media.
Peran Pelupessy di Lini Tengah Garuda
Sebagai pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan, Joey Pelupessy diharapkan mampu memberikan keseimbangan di lini tengah Timnas Indonesia. Kemampuannya dalam memutus serangan lawan, membaca permainan, serta mendistribusikan bola menjadi nilai tambah bagi skuad Garuda. Pengalaman bermain di kompetisi Eropa, termasuk di Liga Belanda dan Liga Yunani, dianggap menjadi modal penting bagi timnas.
Kehadiran pemain kelahiran 19 Mei 1993 itu juga menambah opsi bagi pelatih dalam meracik komposisi pemain. Dengan gaya bermain disiplin dan pekerja keras, Pelupessy diprediksi menjadi salah satu andalan untuk meredam agresivitas lini tengah Malaysia yang dikenal cepat dalam melakukan transisi.
Ia menegaskan bahwa setiap pemain di skuad saat ini memiliki motivasi tinggi untuk meraih hasil terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, persaingan internal di dalam tim berjalan sehat dan semua pemain saling mendorong untuk tampil maksimal.
Persiapan Timnas Indonesia Jelang Turnamen
Timnas Indonesia terus melakukan persiapan intensif menjelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad asuhan pelatih kepala ini menjalani pemusatan latihan, uji coba, serta pendalaman taktik guna menghadapi lawan-lawan berat di kawasan Asia Tenggara. Selain Malaysia, Indonesia juga diprediksi akan bersaing dengan tim-tim kuat lain seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina.
Pelupessy menekankan bahwa fokus utama timnya saat ini adalah membangun kekompakan dan memahami instruksi pelatih. Ia menilai turnamen sepanjang beberapa pekan membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni, sehingga setiap pemain harus siap kapan pun dibutuhkan.
“Kami tahu turnamen ini tidak mudah. Semua tim ingin menang. Tapi kami punya kualitas dan semangat untuk bersaing. Yang terpenting adalah kerja sama tim dan disiplin,” ujarnya.
Dukungan Suporter sebagai Faktor Ke-12
Dukungan suporter menjadi salah satu faktor yang kerap disebut sebagai pemain ke-12 bagi Timnas Indonesia. Ribuan bahkan puluhan ribu pendukung setia Garuda dikenal selalu hadir di stadion, baik di dalam negeri maupun saat tim bermain di luar negeri. Tidak jarang, lautan suporter merah putih memenuhi tribun dan menciptakan atmosfer yang menekan lawan.
Joey Pelupessy mengaku sangat menghargai loyalitas tersebut. Menurutnya, dukungan seperti itu menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk berlari lebih jauh dan berjuang lebih keras. Ia berharap suporter tetap memberikan dukungan penuh, sekaligus menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Suporter Indonesia luar biasa. Saya pernah melihat video-video dukungan mereka, dan itu membuat saya bangga bisa menjadi bagian dari tim ini. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk mereka,” tuturnya.
Menatap Laga Kontra Malaysia
Menghadapi Malaysia, Pelupessy menyadari bahwa laga akan berjalan ketat. Malaysia memiliki pemain-pemain berkualitas, termasuk sejumlah nama yang berkiprah di liga luar negeri. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Meski demikian, ia menegaskan Timnas Indonesia tidak akan bermain dengan rasa takut. Fokus tim adalah menerapkan strategi yang telah disusun serta memanfaatkan setiap peluang yang ada. Kemenangan atas Malaysia akan menjadi modal berharga, baik dari sisi poin maupun moral.
“Setiap pertandingan penting, tapi melawan Malaysia selalu spesial. Kami akan berusaha menang dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” pungkas Pelupessy.
Dengan semangat yang ditunjukkan para pemain seperti Joey Pelupessy, harapan publik sepak bola Indonesia untuk melihat Garuda berprestasi di FIFA ASEAN Cup 2026 semakin besar. Dukungan luar biasa dari suporter diyakini akan menjadi bahan bakar tambahan bagi Timnas Indonesia dalam menaklukkan setiap tantangan, termasuk saat berhadapan dengan Malaysia di panggung bergengsi Asia Tenggara tersebut.
Komentar (0)