03, 2026
Olahraga

John Herdman Sebut Wasit 4 Ngaku Salah Kasih Tambahan Waktu

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengungkap bahwa wasit 4 salah memberikan tambahan waktu. Awalnya hanya 2 menit, kemudian dikoreksi jadi 7 menit.]]>

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

John Herdman Sebut Wasit 4 Ngaku Salah Kasih Tambahan Waktu

John Herdman Soroti Kontroversi Tambahan Waktu Usai Kanada Tersingkir

Pelatih kepala tim nasional Kanada, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dalam laga krusial yang berakhir dengan tersingkirnya Kanada dari turnamen. Herdman secara terbuka menyatakan bahwa wasit keempat mengakui telah terjadi kesalahan terkait pemberian tambahan waktu yang dinilainya terlalu panjang dan berimplikasi langsung pada hasil akhir pertandingan.

Dalam konferensi pers usai laga, Herdman menuturkan bahwa dirinya sempat berkomunikasi langsung dengan ofisial keempat di pinggir lapangan. Menurutnya, wasit keempat tersebut mengakui bahwa durasi tambahan waktu yang diberikan tidak sesuai dengan situasi sebenarnya di lapangan. Pengakuan itu, kata Herdman, menjadi bukti bahwa keputusan teknis di lapangan berpotensi merugikan timnya secara signifikan.

Kronologi dan Dampak Keputusan Wasit

Herdman menjelaskan bahwa insiden bermula ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Kanada berada dalam posisi yang membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos. Namun, alih-alih mendapatkan waktu tambahan yang proporsional, wasit utama memberi durasi perpanjangan yang jauh melebihi ekspektasi banyak pihak. Pada periode tambahan waktu itulah lawan berhasil menciptakan gol yang mengubah jalannya pertandingan.

Pelatih berusia asal Inggris itu menyebut komunikasi dengan wasit keempat berlangsung singkat namun jelas. Ia mengklaim mendapat konfirmasi lisan bahwa jumlah menit tambahan yang diumumkan tidak sepenuhnya mencerminkan waktu yang terbuang akibat berbagai penghentian, termasuk pergantian pemain, penanganan cedera, dan selebrasi gol. Pengakuan tersebut, menurut Herdman, seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi otoritas wasit di turnamen.

Reaksi Kubu Kanada

Para pemain Kanada turut menyuarakan kekecewaan. Beberapa di antaranya mengaku bingung dengan lamanya tambahan waktu yang diberikan, terutama karena momentum pertandingan saat itu sedang menguntungkan mereka. Kapten tim menyatakan bahwa keputusan semacam itu meninggalkan rasa tidak adil, meski pada akhirnya mereka harus menerima hasil di lapangan.

Herdman menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjadikan isu ini sebagai alasan tunggal atas kegagalan tim. Namun, ia menilai transparansi dalam pengambilan keputusan waktu tambahan perlu diperbaiki. Menurutnya, sepak bola modern menuntut standar konsistensi yang lebih tinggi, terutama pada kompetisi level internasional yang setiap detailnya berdampak besar terhadap nasib sebuah tim.

Tekanan pada Standar Perwasitan

Kontroversi ini kembali menyoroti perdebatan lama soal akurasi penghitungan injury time. Sejumlah pengamat menyebut bahwa penerapan tambahan waktu memang cenderung lebih panjang dalam beberapa tahun terakhir, seiring upaya mengurangi praktik membuang waktu. Meski demikian, mereka menilai penerapannya harus tetap proporsional dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Herdman berharap pengakuan wasit keempat tersebut tidak sekadar menjadi catatan internal, tetapi mendorong evaluasi nyata. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang lebih jelas antara ofisial dan tim peserta, sehingga tidak muncul spekulasi yang merugikan citra kompetisi. Menurutnya, sepak bola membutuhkan kepercayaan dari semua pihak, dan kepercayaan itu dibangun melalui keputusan yang konsisten dan transparan.

Fokus ke Depan

Meski tersingkir, Herdman menyatakan timnya akan menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga. Ia menegaskan skuad Kanada tetap memiliki masa depan cerah dan akan terus berkembang menuju kompetisi berikutnya. Herdman juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengajukan protes resmi, namun berharap otoritas turnamen menaruh perhatian pada masukan dari pelatih dan pemain.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari federasi wasit maupun otoritas turnamen terkait pengakuan yang disampaikan Herdman. Sejumlah pihak menanti klarifikasi apakah insiden ini akan masuk dalam laporan evaluasi pertandingan. Terlepas dari itu, sorotan terhadap kualitas dan konsistensi perwasitan diprediksi terus berlanjut sepanjang turnamen.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter