04, 2026
Olahraga

Kalah Telak 0-6 dari Malaysia, Suporter Singapura Beri Peringatan Jelang Piala Asia

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/03/6ac08d2752c57-timnas-singapura_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Citra Anggraini
Citra Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Singapura Dihancurkan Malaysia 0-6 di Kualifikasi Piala Asia 2027

Tim nasional Singapura menelan kekalahan memalukan 0-6 dari Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia 2027 yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Hasil ini menjadi salah satu kekalahan terburuk dalam sejarah pertemuan kedua negara dan memicu reaksi keras dari para suporter Singapura yang menuntut pembenahan menyeluruh jelang putaran final Piala Asia.

Enam gol Malaysia dicetak melalui hattrick Arif Aiman Hanapi pada menit ke-12, 34, dan 58, dua gol dari Darren Lok pada menit ke-23 dan 71, serta satu gol penutup dari Faisal Halim pada menit ke-85. Pertahanan Singapura tampak rapuh sepanjang pertandingan, dengan lini belakang yang kerap kehilangan posisi dan gagal mengantisipasi serangan cepat tuan rumah.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal laga, Malaysia mengambil inisiatif serangan. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Harimau Malaya membuat barisan pertahanan Singapura panik. Gol pembuka Arif Aiman lahir dari kesalahan antisipasi bek tengah Singapura yang gagal menghalau umpan silang dari sisi kanan.

Singapura berusaha merespons melalui serangan balik, tetapi lini tengah mereka kesulitan menguasai bola. Penguasaan bola Malaysia mencapai 64 persen sepanjang pertandingan, dengan total 18 tembakan ke arah gawang, tujuh di antaranya tepat sasaran.

Memasuki babak kedua, Singapura mencoba memperbaiki organisasi permainan dengan memasukkan dua pemain pengganti. Namun, alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Singapura justru kebobolan tiga gol tambahan dalam rentang 27 menit. Pelatih kepala Singapura terlihat frustrasi di pinggir lapangan dan beberapa kali melontarkan instruksi keras kepada pemainnya.

Reaksi Suporter Singapura

Kekalahan telak ini langsung memicu gelombang protes dari suporter Singapura di media sosial maupun di lokasi pertandingan. Sejumlah kelompok suporter menggelar aksi damai di depan kantor Federasi Sepak Bola Singapura, menuntut evaluasi menyeluruh terhadap tim nasional.

Mereka memperingatkan bahwa jika tidak ada perubahan signifikan, Singapura berpotensi menjadi bulan-bulanan di putaran final Piala Asia. Beberapa suporter menyoroti lemahnya pembinaan usia muda, minimnya jam terbang internasional pemain, serta kurangnya kompetisi domestik yang kompetitif sebagai akar masalah.

"Kami tidak menuntut kemenangan, tapi kami menuntut harga diri. Kekalahan 0-6 itu bukan sekadar angka, tapi cerminan kegagalan sistem pembinaan," ujar perwakilan suporter yang mengorganisasi unjuk rasa damai tersebut.

Tagar yang menuntut pergantian pelatih dan reformasi federasi menjadi trending di platform media sosial Singapura dalam beberapa jam setelah pertandingan berakhir.

Pernyataan Pelatih dan Federasi

Pelatih kepala tim nasional Singapura mengakui kekalahan ini sebagai hasil terburuk dalam masa kepemimpinannya. Ia menyatakan tanggung jawab penuh berada di pundaknya dan berjanji melakukan evaluasi menyeluruh sebelum laga berikutnya.

"Tidak ada alasan yang bisa membenarkan penampilan seperti ini. Pemain tidak tampil sesuai rencana, dan saya bertanggung jawab atas itu," katanya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Singapura menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh suporter dan menjanjikan langkah perbaikan. Federasi menyebut akan melakukan audit internal terhadap program pembinaan serta menyusun peta jalan baru menuju putaran final Piala Asia.

Dampak terhadap Piala Asia 2027

Hasil ini memaksa Singapura berada di posisi sulit dalam klasemen grup kualifikasi. Dengan sisa dua pertandingan, mereka wajib meraih kemenangan dan berharap hasil dari laga lain untuk mengamankan tiket ke putaran final.

Singapura sendiri akan tampil di putaran final Piala Asia lewat jalur kualifikasi yang sebelumnya membuat mereka lolos ke turnamen pada 2027. Meski demikian, kekalahan dari Malaysia menimbulkan keraguan besar terhadap kesiapan skuad menghadapi tim-tim kelas Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi.

Pengamat sepak bola Asia Tenggara menilai kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Singapura bahwa keikutsertaan di Piala Asia harus dibarengi dengan persiapan jangka panjang yang matang. Tanpa perbaikan struktur pembinaan dan kompetisi domestik, Singapura diprediksi hanya menjadi pelengkap di putaran final.

Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berat bagi Singapura untuk membuktikan bahwa kekalahan 0-6 hanya menjadi momentum kebangkitan, bukan awal dari keterpurukan panjang sepak bola nasional mereka.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Citra Anggraini

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter