25, 2026
Nasional

Kapolda Metro Yakin Program Bedah Rumah Turunkan Kasus Narkoba di Kampung Ambon

Dadang optimis penyelesaian secara komprehensif akan membawa kemajuan untuk Kampung Ambon.]]>

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapolda Metro Yakin Program Bedah Rumah Turunkan Kasus Narkoba di Kampung Ambon

Kapolda Metro Yakin Program Bedah Rumah Turunkan Kasus Narkoba di Kampung Ambon

Program Bedah Rumah yang digelar oleh Polda Metro Jaya di wilayah Kampung Ambon, Jakarta Selatan, diyakini akan memberikan dampak positif dalam penurunan kasus narkoba di kawasan tersebut. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menegaskan bahwa program ini bukan sekedar perbaikan fisik rumah, tetapi juga upaya pencegahan penyebaran narkoba melalui pendekatan preventif dan partisipasi masyarakat.

Dalam sambutannya saat meninjau langsung program Bedah Rumah di kawasan tersebut, Kamis (15/9), Kapolda Metro Jaya mengungkapkan bahwa kampung ini menjadi salah satu wilayah yang menjadi sorotan karena tingkat kejahatan terutama narkoba yang relatif tinggi. "Kami melihat bahwa kondisi fisik permukiman yang padat dan kurang terawat menjadi salah satu faktor yang memungkinkan terjadinya aktivitas tercela seperti peredaran narkoba," ujar Fadil Imran.

Strategi Holistik Pencegahan Narkoba

Program Bedah Rumah ini merupakan bagian dari strategi holistik Polda Metro Jaya dalam memerangi narkoba. Selain perbaikan fisik rumah warga, program ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk tokoh adat, pemuka agama, dan kelompok pemuda. "Kita tidak bisa memerangi narkoba hanya dengan pendekatan kepolisian saja. Perlu sinergi dengan berbagai pihak dan pendekatan preventif dari tingkat dasar masyarakat," jelas Fadil Imran.

Menurut Kapolda, perbaikan fisik permukiman akan diikuti dengan peningkatan kualitas sosial warga. "Rumah yang sehat akan menciptakan lingkungan yang sehat, yang pada akhirnya akan mengurangi potensi terjadinya kejahatan termasuk narkoba," tambahnya. Program ini juga akan dilengkapi dengan pos kamling (pengamanan lingkungan) yang dikelola oleh warga setempat.

Respons Positif dari Warga

Program ini mendapat respons positif dari warga Kampung Ambon. Bapak Ahmad (45), salah satu warga yang rumahnya dibenahi, mengaku terbantu dengan adanya program ini. "Selain rumah kami jadi lebih baik, kami merasa lebih aman dan terjaga. Semoga ini juga bisa membuat anak-anak di sini lebih fokus pada pendidikan bukan hal negatif lainnya," ujarnya.

Ibu Siti (38), tokoh masyarakat setempat, menambahkan bahwa program ini menjadi pembuka bagi kegiatan preventif lainnya. "Kami berencana membentuk kelompok anti narkoba dan kerja sama dengan polisi untuk melakukan patroli rutin. Ini kesempatan emas untuk membangun kampung yang bebas narkoba," ungkapnya.

Target Penurunan Angka Kriminalitas

Dengan program ini, Polda Metro Jaya menargetkan penurunan signifikan angka kasus narkoba di wilayah tersebut dalam kurun waktu satu tahun ke depan. "Kami akan evaluasi berkala efektivitas program ini. Jika terbukti berhasil, kami akan replikasi di wilayah lain yang memiliki karakteristik serupa," kata Fadil Imran.

Untuk memastikan kelancaran program, Polda Metro Jaya telah membentuk tim khusus yang terdiri dari personel Polri, tenaga ahli perumahan, dan perwakilan masyarakat. Tim ini bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, dan monitoring program Bedah Rumah.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Polda Metro Jaya juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program ini. Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, menyatakan dukungannya penuh terhadap program yang diinisiasi oleh Kapolda Metro Jaya ini. "Ini adalah contoh nyata sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam membangun Jakarta yang lebih baik dan aman," ucap Munjirin.

Program Bedah Rumah ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat dalam penanggulahan masalah perumahan kumuh dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. "Dengan perbaikan fisik dan peningkatan sosial, kami harap bisa menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi para pelaku narkoba," tambahnya.

Tantangan dan Harapan

Meski begitu, Kapolda mengakui bahwa program ini menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mempertahankan keberlanjutan program setelah selesai. "Kami butuh komitmen jangka panjang dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keberhasilan program ini," ujarnya.

Program Bedah Rumah di Kampung Ambon dijadwalkan akan selesai dalam tiga bulan ke depan dengan target 100 rumah dibenahi. Polda Metro Jaya berharap program ini dapat menjadi model program pencegahan narkoba berbasis masyarakat di seluruh Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter