25, 2026
Ekonomi

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

BPI Danantara menanggapi rencana MSCI menurunkan status pasar saham Indonesia.]]>

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Dalam tengah gejolak pasar modal akibat sentimen MSCI, Presiden Direktur PT Danantara Tbk (DANT) Bambang Santoso memberikan penjelasan mengenai kondisi harga saham perusahaan. Ia menekankan bahwa perusahaan tetap fokus pada pertumbuhan bisnis jangka panjang, meskipun menghadapi tekanan pasar singkat.

"Kami tidak terlalu memperhatikan fluktuasi harga saham harian. Yang lebih penting adalah bagaimana kami dapat terus meningkatkan kinerja operasional dan mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Bambang dalam konferensi pers virtual, Rabu (15/3).

Strategi Jangka Panjang

Menurut Bambang, Danantara telah menyiapkan strategi jangka panjang untuk menghadapi berbagai kondisi pasar. Perusahaan berencana mengalokasikan dana sebesar Rp 500 miliar untuk ekspansi bisnis di tiga sektor utama pada kuartal kedua tahun ini.

"Ekspansi ini akan difokuskan pada sektor manufaktur, teknologi informasi, dan infrastruktur. Kami melihat potensi besar di ketiga sektor ini untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa ekspansi tersebut tidak akan mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan dalam jangka pendek. "Semua rencana ekspansi telah direncanakan dengan matang, termasuk analisis dampak terhadap profitabilitas dan struktur keuangan perusahaan," tegas Bambang.

Dampak Sentimen MSCI

Sejak pengumuman perubahan indeks MSCI beberapa waktu lalu, pasar saham Indonesia mengalami volatilitas yang tinggi. Beberapa saham, termasuk saham Danantara, mengalami tekanan jual dari investor asing.

"Kami menyadari bahwa sentimen MSCI mempengaruhi arus modal di pasar. Namun, kami percaya bahwa kualitas fundamental perusahaan akan menjadi penentu utama harga saham di jangka panjang," ujar Bambang.

Ia menjelaskan bahwa Danantara telah mengalami penurunan harga saham sekitar 8% sejak pengumuman MSCI. Namun, volume perdagangan saham perusahaan masih relatif stabil, menunjukkan minat investor yang tetap ada.

Prospek Kuartal Pertama

Mengenai kinerja kuartal pertama tahun 2023, Bambang optimistis bahwa Danantara akan mencapai target pertumbuhan yang telah ditetapkan. Perusahaan bahkan berharap dapat melampaui target tersebut berkat peningkatan permintaan di sektor-sektor yang menjadi fokus bisnis.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan perusahaan. Kami melihat adanya peningkatan aktivitas di sektor manufaktur dan infrastruktur yang berdampak positif terhadap kinerja bisnis kami," jelasnya.

Untuk kuartal pertama, Danantara mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 12% year-on-year (yoy), dengan margin keuntungan yang stabil di sekitar 18%. Angka ini di atas ekspektasi pasar yang hanya menantikan pertumbuhan pendapatan 10% yoy.

Strategi Menghadapi Volatilitas

Untuk menghadapi volatilitas pasar yang terus berlanjut, Danantara memiliki beberapa strategi. Pertama, perusahaan akan terus mengoptimalkan struktur modal untuk mempertahankan posisi keuangan yang sehat.

Kedua, Danantara akan fokus pada peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi dan otomasi. "Kami sedang mengimplementasikan sistem ERP terbaru untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya-biaya yang tidak perlu," ujar Bambang.

Ketiga, perusahaan akan memperluas jaringan kerjasama dengan mitra strategis baik di dalam maupun luar negeri. "Kami sedang dalam tahap negosiasi dengan beberapa perusahaan asal Jepang dan Singapura untuk membentuk joint venture di sektor teknologi informasi," tambahnya.

Target Jangka Menengah

Untuk jangka menengah, Danantara menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15-20% per tahun. Target ini akan didukung oleh ekspansi bisnis yang sedang direncanakan serta peningkatan efisiensi operasional.

"Kami percaya bahwa dengan strategi yang telah kami siapkan, Danantara akan dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan return yang optimal bagi para investor," pungkas Bambang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter