31, 2026
Olahraga

Kejurnas Soft Tennis Digelar di Makassar, Demi Regenerasi Atlet

Makassar lagi menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tennis Piala Kapolda Sulsel 2026. Ajang ini bertujuan mencari bibit-bibit baru atlet soft tennis.]]>

Kevin Handayani
Kevin Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kejurnas Soft Tennis Digelar di Makassar, Demi Regenerasi Atlet

Kejurnas Soft Tennis Digelar di Makassar, Fokus pada Regenerasi Atlet

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tennis tahun ini resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Event yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 20 Oktober 2023 ini menjadi ajang penting untuk mengukur kualitas atlet soft tennis tingkat nasional sekaligus menyiapkan regenerasi atlet yang berpotensi di masa depan. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama Persatuan Soft Tennis Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar event ini dengan menggandeng Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar sebagai tuan rumah.

Target Jangka Panjang untuk Olahraga Ini

Ketua Umum PSSI, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa Kejurnas kali ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi semata, tetapi juga memiliki target jangka panjang yang strategis. "Soft tennis adalah olahraga yang memiliki potensi besar di Indonesia. Melalui Kejurnas ini, kami ingin menemukan bibit-bibit atlet muda yang akan menjadi tulang punggung tim nasional di masa depan," ujar Budi saat membuka acara di GOR Mattoanging, Makassar, Minggu (15/10/2023).

Ia menambahkan bahwa Indonesia perlu mulai mempersiapkan atlet-atlet muda yang berkualitas mengingat soft tennis merupakan olahraga yang mulai populer di kancah internasional. "Kami melihat banyak negara di Asia yang semakin serius mengembangkan cabang olahraga ini. Oleh karena itu, Indonesia tidak mau ketinggalan dan harus mulai membangun fondasi yang kokoh," tuturnya.

Partisipasi Atlet dari Berbagai Wilayah

Kejurnas Soft Tennis tahun ini diikuti oleh 350 atlet dari 27 provinsi di seluruh Indonesia. Para atlet bersaing dalam delikat nomor pertandingan, baik nomor tunggal, ganda, dan regu. Para peserta terbagi dalam kelas usia junior (U-15 dan U-18) serta kelas senior.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Soft Tennis, Andi Fachrul Rizal, mengatakan bahwa persiapan untuk event ini telah dilakukan sejak enam bulan yang lalu. "Kami bersama Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar telah mempersiapkan segala sesuatanya, mulai dari venue hingga akomodasi bagi para atlet dan official. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para peserta," jelas Andi.

Ia menambahkan bahwa selain pertandingan, panitia juga menggelar pelatihan dan bimbingan teknis bagi para atlet muda yang berpartisipasi. "Kami ingin agar Kejurnas ini tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga sebagai ajang pembelajaran dan peningkatan kualitas atlet," tambahnya.

Tantangan dan Peluang bagi Olahraga Ini

Meski memiliki potensi besar, soft tennis di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah minimnya fasilitas dan infrastruktur yang memadai di beberapa daerah. Selain itu, minimnya sosialisasi mengenai olahraga ini juga menjadi hambatan dalam menarik minat atlet muda untuk bergabung.

"Namun, melalui event seperti Kejurnas, kami berharap dapat membangun kesadaran bahwa soft tennis adalah olahraga yang menarik dan memiliki prospek cerah. Dengan dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, kami yakin olahraga ini akan semakin berkembang di Indonesia," kata Budi Santoso.

Reaksi Para Atlet Peserta

Salah satu atlet senior yang turut berpartisipasi, Novi Handayani (24) dari Jawa Barat, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam Kejurnas kali ini. "Event ini sangat penting bagi kami sebagai atlet untuk terus mengasah kemampuan. Selain itu, kami juga bisa belajar dari atlet-atlet lain dari berbagai daerah," ujarnya.

Sementara itu, atlet junior berusia 15 tahun dari Sulawesi Selatan, Muhammad Rizki, mengaku sedikit grogi namau tetap bersemangat untuk memberikan yang terbaik. "Ini adalah Kejurnas pertama saya. Saya berharap bisa membawa pulang juara untuk daerah saya. Nanti kalau bisa, saya ingin masuk tim nasional," kata Rizki yang berasal dari Parepare.

Target Kejuaraan Selanjutnya

Setelah berhasil digelar di Makassar, PSSI sudah merencanakan Kejurnas tahun depan akan diselenggarakan di Jawa Timur. "Kami ingin bergantian menyelenggarakan Kejurnas di berbagai daerah agar olahraga ini dapat lebih dikenal dan diakui oleh masyarakat luas," kata Budi Santoso.

Ia menambahkan bahwa PSSI juga sedang berupaya untuk menambah jumlah cabang olahraga sekolah yang mengikuti program soft tennis. "Melalui pendidikan, kita bisa menjangkau lebih banyak atlet muda di tingkat dasar. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan soft tennis Indonesia," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kevin Handayani

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter