26, 2026
Nasional

Ledakan di Lapak Barang Bekas Belitung, 1 Orang Luka Berat

Ledakan terjadi di penampungan besi tua di Belitung mengakibatkan satu orang luka berat. Unit Jibom melakukan sterilisasi lokasi.]]>

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Ledakan di Lapak Barang Bekas Belitung, 1 Orang Luka Berat

Ledakan di Pasar Belitung, Seorang Pedagang Luka Berat

Sebuah ledakan hebat terjadi di kawasan lapak barang bekas di Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (15/9) siang. Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas LPG ini mengenai seorang pedagang bernama Hasan (45) yang sedang berada di dalam lapaknya. Akibatnya, Hasan mengalami luka bakar parah di bagian wajah, dada, dan kedua tangannya.

Kasat Reskrim Polres Belitung, AKP Budi Santoso mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bermula saat Hasan sedang berjualan di lapaknya sekitar pukul 12.00 WIB. Tiba-tiba, terdengar suara letusan keras yang berasal dari dalam lapak milik korban.

"Kita mendapat laporan dari warga sekitar bahwa terdengar suara ledakan. Setibanya di lokasi, kami menemukan korban dalam kondisi terluka parah dan lapaknya rusak akibat terkena api," ujar Budi Santoso saat dihubungi wartawan.

Menurut keterangan saksi mata, ledakan tersebut terjadi saat Hasan sedang memasak makanan siang untuk pelanggannya. Diduga, tabung gas yang digunakan korban bocor dan menimbulkan percikan api yang menyebabkan ledakan.

"Korban sedang memanaskan makanan menggunakan kompor gas. Tiba-tiba api membesar dan menyebar hingga menimpa tabung gas yang berada di dekatnya. Akibatnya, terjadi ledakan yang cukup hebat," jelas seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.

Evakuasi dan Penanganan Korban

Setelah kejadian, warga sekitar segera membantu evakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Tim medis dari RSUD H. A. Sujadi segera memberikan penanganan pertama kepada Hasan yang dalam kondisi pingsan akibat kejutan dan luka bakar yang dialaminya.

"Korban mengalami luka bakar derajat dua hingga tiga di sekitar 40 persen tubuhnya, terutama di wajah, dada, dan kedua tangan. Kondisinya masih kritis dan kami terus berupaya untuk memberikan perawatan intensif," kata dr. Rina, dokter penanggung jawab RSUD H. A. Sujadi.

Polisi yang sudah tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut. Tim forensik juga turun ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam penyelidikan.

"Kami sudah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk sisa tabung gas yang meledak. Tim forensik sedang melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pasti kejadian ini. Sementara itu, kami juga mewawancarakan saksi-saksi yang melihat langsung kejadian tersebut," tambah AKP Budi Santoso.

Korban Berjuang untuk Selamat

Hasan yang merupakan pedagang barang bekas sejak 10 tahun terakhir ini dikenal sebagai sosok yang ramah dan ulet. Ia tinggal bersama istrinya dan dua anaknya di sebuah rumah sederhana tidak jauh dari lokasi kejadian.

Keluarga korban yang sudah tiba di rumah sakit tampah sangat shock dengan kejadian tersebut. Istri korban, Siti (42), mengaku tidak menyangka hal buruk bisa menimpa suaminya saat sedang bekerja.

"Saya sedang di rumah saat mendapat telepon dari tetangga bahwa suami saya terkena ledakan. Saya langsung berlari ke lokasi dan melihat suami saya dalam kondisi sangat memprihatinkan. Saya mohon doa dari semua agar suami saya bisa selamat," ucap Sisi dengan suara getar.

Pasca Kebakaran, Warga Khawatir

Kejadian ledakan ini membuat warga di sekitar pasar bekas menjadi khawatir. Banyak dari mereka yang juga menggunakan tabung gas untuk kebutuhan memasak di dalam lapak mereka.

"Saya sangat takut sekarang. Saya juga menggunakan gas untuk memasak di lapak saya. Mungkin saya akan beralih menggunakan kompor listrik agar lebih aman," ujar Ahmad (38), sepedagang yang lapaknya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pemerintah daerah setempat berencana melakukan sosialisasi kembali mengenai penggunaan gas LPG yang aman kepada para pedagang di pasar bekas. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

"Kami akan segera mengadakan sosialisasi kepada para pedagang tentang cara penggunaan gas LPG yang aman. Kami juga akan memeriksa kondisi instalasi listrik dan gas di seluruh lapak di pasar ini untuk memastikan keamanan," kata Kepala Dinas Perdagangan Belitung, H. Zulkifli.

Sementara itu, penyelidikan polisi terkait ledakan ini masih berlanjut. Polisi belum menetapkan status apakah kejadian ini termasuk dalam tindak pidana atau murni kecelakaan. Pihak berwenang akan memeriksa keterangan dari saksi-saksi dan hasil pemeriksaan forensik sebelum menetapkan status kasus ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter