Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Sebuah ledakan terjadi di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu (15/3) siang. Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas LPG ini mengakibatkan delapan orang luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit setempat. Pasar yang ramai dikunjungi warga pada siang hari itu langsung heboh setelah terdengar suara ledakan yang cukup keras.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Ciputat Kompol Eko Prihanto mengatakan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di kawasan penjualan sayuran dan buah-buahan di Pasar Cimanggis. "Kita sudah menerima laporan adanya ledakan di Pasar Cimanggis. Tim kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi korban," ujar Eko dalam rilis yang diterima wartawan.
Kronologi Ledakan dan Korban
Berdasarkan keterangan saksi mata, ledakan terjadi saat seorang pedagang sedang membongkar tabung gas LPG yang sudah habis. Diduga ada kebocoran gas dari tabung tersebut yang kemudian kontak dengan api kompor yang masih menyala. "Saya sedang berbelanja sayuran tiba-tiba ada suara ledakan yang cukup keras. Kemudian saya lihat api membesar dengan cepat di sebelah kiri saya," kata Siti, salah seorang pembeli yang sedang berada di pasar saat kejadian.
Akibat ledakan tersebut, delapan orang mengalami luka-luka berat ringan. Delapan korban tersebut terdiri dari enam pedagang dan dua pembeli yang sedang berada di dekat lokasi ledakan. "Korban langsung dievakuasi ke RSUD Tangerang Selatan dan RS Mitra Keluarga Ciputat untuk mendapatkan perawatan medis," jelas Eko.
Penanganan dan Evakuasi
Setelah menerima laporan, personel Polsek Ciputat bersama tim dari Damkar dan BPBD segera tiba di lokasi. Mereka melakukan pemadaman api dan evakuasi korban yang terluka. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 15 menit setelah tim pertama tiba di lokasi.
Kepala BPBD Tangsel, Ahmad Yani, mengatakan timnya melakukan penanganan darurat setiba di lokasi. "Kita fokus untuk memastikan tidak ada korban terjebak dan memadamkan api yang masih menyala. Selain itu, kita juga membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit," jelas Yani.
Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan. Sementara itu, pasar tersebut sementara ditutup untuk keperluan penyelidikan dan membersihkan reruntuhan.
Kondisi Korban dan Tindakan Lanjutan
Dari delapan korban yang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya mengalami luka bakar cukup serius sehingga dirawat inap. Enam korban lainnya mengalami luka ringan dan setelah diperiksa dokter sudah bisa pulang setelah mendapatkan perawatan.
Polisi masih menyelidiki apakah ledakan tersebut benar-benar disebabkan oleh kebocoran tabung gas atau ada faktor lain yang turut andil. "Kita sudah mengamankan beberapa saksi dan barang bukti di TKP. Untuk sementara, kita masih fokus pada penyelidikan awal," tambah Eko.
Respons Pemerintah Daerah
Bupati Tangsel, Airin Rachmi Diany, menyatakan prihatin dengan kejadian ini. Ia meminta pihak terkait segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. "Kami akan memastikan bahwa pasar aman untuk digunakan kembali. Sementara itu, kami juga akan membantu korban yang terluka dalam biaya pengobatannya," ujar Airin dalam keterangannya.
Pemerintah daerah juga akan melakukan inspeksi mendadak di seluruh pasar dan warung makan di wilayah Tangsel untuk memastikan keselamatan tabung gas LPG dan peralatan dapur lainnya. "Kami ingin mencegah kejadian serupa terulang kembali di tempat lain," tambahnya.
Sementara itu, Pasar Cimanggis yang biasanya ramai dikunjungi warga pada sore hari kini sepi pengunjung. Sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar lokasi ledakan masih bingung dan cemas untuk membuka kembali dagangannya.
Komentar (0)