30, 2026
Nasional

Mahasiswa Trisakti Demo di Patung Kuda, Bawa 3 Tuntutan Ini

Melati Handayani
Melati Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Mahasiswa Trisakti Demonstrasi di Patung Kuda, Tiga Tuntutan Utama Dikemukakan

Ratusan mahasiswa dari Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi di sekitar Patung Kuda, Jakarta, Senin (15/5) siang. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai memberatkan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa. Dalam orasinya, para demonstran mengemukakan tiga tuntutan utama yang menjadi pemicu aksi mereka.

Latar Belakang Aksi

Demonstrasi yang berlangsung hingga sore hari ini berlangsung damai namun penuh dengan semangat. Para mahasiswa berkumpul di area parkir dekat Patung Kuda, membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap kebijakan pemerintah. Mereka juga mengenakan atribut khas organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam aksi ini.

Ketua Panitia Aksi, Ahmad Rizki, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentak protes terhadap tiga isu utama yang menjadi perhatian mahasiswa. Menurutnya, ketiga isu tersebut telah lama menjadi beban bagi masyarakat namun belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Tiga Tuntutan Utama

Pertama, mahasiswa menuntut peninjauan ulang kebijakan kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) yang diterapkan beberapa waktu lalu. Menurut mereka, kenaikan harga tersebut berdampak langsung pada meningkatnya biaya hidup, terutama bagi kalangan menengah ke bawah yang mayoritas merupakan pengguna transportasi umum.

"Kenaikan harga BBM justru membebani masyarakat, terlebih mahasiswa yang tinggal jauh dari kampus dan bergantung pada transportasi umum," ujar Rizki dalam orasinya.

Kedua, mahasiswa menuntut pemerintah untuk menghentikan proyek-proyek megah yang dianggap tidak prioritas. Menurut mereka, anggaran yang dialokasikan untuk proyek-proyek tersebut seharusnya dialihkan untuk memperbaiki sistem pendidikan dan kesehatan yang dinilai masih banyak kekurangan.

"Kami melihat banyak fasilitas pendidikan yang rusak, terutama di daerah terpencil. Padahal, sumber daya alam Indonesia sangat melimpah, tapi tidak dirasakan oleh rakyat," tambah Rizki.

Ketiga, mahasiswa menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Mereka menilai masih banyak dana pendidikan yang tidak tepat sasar atau bahkan disalahgunakan. Mahasiswa juga menuntut pemerintah untuk memberikan akses yang lebih luas bagi mahasiswa dari kalangan tidak mampu melalui program beasiswa yang lebih efektif.

Respon Pihak Terkait

Saat dikonfirmasi, Kepala Humas Universitas Trisakti, Dr. Siti Nurhaliza, menyatakan bahwa pihaknya menghormati hak setiap mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. Namun, ia menegaskan bahwa universitas tidak secara resmi terlibat dalam penyelenggaraan aksi ini.

"Ini adalah hak asasi mahasiswa untuk mengemukakan pendapat. Namun, kami meminta agar semua ekspresi itu dilakukan secara damai dan tidak mengganggu aktivitas akademik," ujar Siti.

Sementara itu, Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Ahmad Yani, menyatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi aksi demonstrasi tersebut. Tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Brimob telah ditempatkan di sekitar lokasi aksi untuk menjaga situasi tetap kondusif.

"Kami akan terus memantau situasi. Selama aksi berlangsung damai, kami tidak akan melakukan intervensi. Namun, jika ada unsur anarkisme, kami akan bertindak sesuai aturan berlaku," jelas Yani.

Reaksi Publik

Aksi demonstrasi ini mendapat berbagai respons dari masyarakat sekitar. Beberapa warga yang melintas tampak mendukung dengan memberikan semangat kepada para mahasiswa. Sementara itu, pengendara yang terjebak macet karena aksi ini sebagian memahami alasan mahasiswa melaksanakan aksi.

"Saya setir dengan mahasiswa ini karena memang harga BBM terlalu mahal sekarang. Tapi harapannya aksinya tidak terlalu lama agar tidak mengganggu aktivitas lain," ujar Budi, seorang pengendara ojek online yang terjebak macet.

Dengan demikian, aksi demonstrasi mahasiswa Trisakti di Patung Kuda ini terus berlangsung dengan tiga tuntutan utama sebagai pemicu. Para mahasiswa berjanji akan terus berjuang hingga tuntutan mereka didengar oleh pemerintah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Melati Handayani

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter