05, 2026
Olahraga

Malaysia Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Vietnam 1-0

Timnas Malaysia mengamankan posisi ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Vietnam 1-0 di SUGBK, Jakarta.]]>

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Malaysia Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Vietnam 1-0

KUALA LUMPUR — Timnas Malaysia memastikan diri finis di peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Vietnam dengan skor tipis 1-0 dalam laga perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada Minggu malam waktu setempat. Gol tunggal Harimau Malaya lahir pada babak kedua melalui sundulan bek tengah Muhammad Faisal Halim yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan pertahanan Vietnam.

Kemenangan ini menjadi penutup yang manis bagi perjalanan Malaysia di turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara tersebut. Meskipun gagal melangkah ke partai final setelah tersingkir di babak semifinal, anak asuh pelatih kepala Kim Pan-gon itu mampu bangkit secara mental dan tampil disiplin menghadapi Vietnam, tim yang di atas kertas memiliki rekor pertemuan lebih baik dalam beberapa edisi terakhir.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil hati-hati. Vietnam yang dilatih Philippe Troussier berusaha menguasai bola melalui lini tengah dengan umpan-umpan pendek, sementara Malaysia memilih bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat. Peluang pertama datang pada menit ke-11 melalui sepakan jarak jauh Nguyen Quang Hai, namun bola masih melambung di atas mistar gawang Malaysia yang dijaga Syihan Hazmi.

Malaysia merespons melalui serangan balik pada menit ke-23. Winger Arif Aiman Hanapi melepaskan tembakan mendatar dari sudut sempit, tetapi kiper Vietnam Dang Van Lam mampu menepis bola dengan kakinya. Hingga turun minum, skor kacamata 0-0 bertahan. Babak pertama berjalan dengan tempo sedang, ditandai banyaknya pelanggaran di area tengah lapangan.

Memasuki babak kedua, Malaysia meningkatkan intensitas permainan. Pelatih Kim Pan-gon memasukkan pemain muda Mukhairi Ajmal untuk menambah kreativitas di lini serang. Perubahan ini membuahkan hasil pada menit ke-64. Berawal dari pergerakan Arif Aiman di sayap kanan, ia melepaskan umpan silang mendatar yang disambut sundulan Faisal Halim. Bola meluncur deras ke pojok kanan gawang Vietnam tanpa mampu dijangkau Dang Van Lam. Stadion Bukit Jalil bergemuruh menyambut gol tersebut.

Setelah unggul, Malaysia bermain lebih rapat dan menurunkan tempo pertandingan. Vietnam meningkatkan tekanan dan memasukkan dua pemain penyerang tambahan. Peluang emas didapat Vietnam pada menit ke-78 melalui sundulan Nguyen Tien Linh, tetapi bola masih membentur tiang gawang. Hingga menit ke-90 tambahan waktu lima menit, tidak ada gol balasan. Malaysia pun memastikan kemenangan 1-0.

Reaksi dan Pernyataan Pelatih

Pelatih Kim Pan-gon dalam konferensi pers usai pertandingan menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain dan staf. Menurutnya, kegagalan di semifinal menjadi pelajaran berharga yang membuat tim tampil lebih matang di laga perebutan tempat ketiga.

"Kami kecewa tidak bisa ke final, tetapi para pemain menunjukkan karakter luar biasa. Mereka bermain dengan disiplin dan tidak mudah panik. Kemenangan ini untuk seluruh rakyat Malaysia," ujar Kim Pan-gon.

Sementara itu, pelatih Vietnam Philippe Troussier mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan rapat Malaysia. Ia menilai anak asuhnya kurang efektif dalam memanfaatkan peluang, terutama di babak kedua. "Kami menguasai bola, tetapi sepak bola dinilai dari gol. Malaysia bermain efisien dan pantas menang," kata Troussier.

Statistik dan Catatan Turnamen

Berdasarkan statistik pertandingan, Vietnam memang mendominasi penguasaan bola hingga 62 persen dan melepaskan 14 tembakan, namun hanya empat yang mengarah ke gawang. Malaysia mencatat tujuh tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Faisal Halim dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini berkat gol kemenangan dan penampilan solidnya di lini belakang.

Dengan hasil ini, Malaysia mengakhiri FIFA ASEAN Cup 2026 di posisi ketiga, pencapaian yang lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Sepanjang turnamen, Harimau Malaya mencatat empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Mereka juga mencetak sepuluh gol dan kebobolan lima kali.

Sementara itu, Vietnam harus puas finis di peringkat keempat. Hasil ini menjadi pukulan tersendiri bagi tim yang menargetkan juara. Federasi Sepak Bola Vietnam diperkirakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, termasuk posisi pelatih Philippe Troussier yang kontraknya akan berakhir tahun ini.

Dampak dan Proyeksi ke Depan

Kemenangan atas Vietnam memberikan modal berharga bagi Malaysia menjelang agenda internasional berikutnya, termasuk babak kualifikasi Piala Asia dan persiapan SEA Games. Sejumlah pengamat menilai generasi pemain muda Malaysia saat ini memiliki kedalaman skuad yang lebih baik dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, keberhasilan Malaysia finis ketiga juga menegaskan peta persaingan sepak bola Asia Tenggara yang semakin ketat. Thailand dan Indonesia masih menjadi kekuatan utama, tetapi Malaysia, Vietnam, dan Filipina terus menunjukkan perkembangan. FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi pelatih-pelatih asing yang menangani tim-tim kawasan.

Dengan berakhirnya laga perebutan tempat ketiga, fokus kini beralih ke partai final yang akan mempertemukan Thailand dan Indonesia. Terlepas dari hasil akhir turnamen, capaian Malaysia menjadi peringkat ketiga memberikan harapan baru bagi sepak bola nasional untuk terus bersaing di level regional maupun kontinental.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter