Kemenangan besar Timnas Indonesia atas Bangladesh dengan skor 9-2 pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 menuai sorotan tajam dari media Vietnam. Salah satu media terkemuka di Negeri Paman Ho, The Thao 247, menyebut kemenangan tersebut tidak lepas dari kesalahan wasit yang dinilai sangat fatal dan menguntungkan skuad Garuda. Sorotan ini mencuat setelah pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tersebut diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang mengubah jalannya laga.
Kronologi Pertandingan dan Kontroversi
Timnas Indonesia yang diasuh oleh pelatih kepala asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, tampil dominan sejak awal pertandingan. Striker muda Ole Romeny menjadi bintang dengan mencetak beberapa gol ke gawang Bangladesh. Namun, keunggulan Indonesia tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pada menit-menit awal babak pertama, Bangladesh sempat memberikan perlawanan sengit dan bahkan berhasil mencetak gol lebih dulu melalui serangan balik cepat. Wasit asal Malaysia yang memimpin pertandingan itu kemudian mengambil sejumlah keputusan yang dinilai janggal oleh media Vietnam.
Menurut laporan The Thao 247, keputusan paling kontroversial terjadi pada menit ke-25 ketika wasit memberikan hadiah penalti kepada Indonesia setelah pemain Bangladesh dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Rekaman ulang menunjukkan kontak fisik yang terjadi sangat minim dan cenderung tidak signifikan. Media Vietnam menyebut keputusan itu sebagai "kesalahan luar biasa" yang merusak momentum Bangladesh yang sedang dalam tekanan.
Tidak berhenti di situ, pada menit ke-40, wasit kembali mengeluarkan kartu merah kepada bek tengah Bangladesh setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Indonesia. Keputusan ini semakin memperburuk posisi Bangladesh yang harus bermain dengan sepuluh pemain. Media Vietnam menilai kartu merah tersebut tidak proporsional mengingat pelanggaran yang dilakukan tidak tergolong berbahaya.
Reaksi Media Vietnam
The Thao 247 dalam artikelnya menulis bahwa kemenangan 9-2 Indonesia atas Bangladesh merupakan hasil yang menyesatkan. Mereka menilai skor akhir tidak mencerminkan kualitas sebenarnya kedua tim. "Wasit telah melakukan kesalahan luar biasa yang mengubah arah pertandingan. Bangladesh kehilangan fokus setelah keputusan penalti yang tidak seharusnya," tulis media tersebut dalam laporannya.
Media Vietnam juga menyoroti performa lini belakang Indonesia yang dinilai masih rapuh. Meski menang besar, Indonesia tercatat kebobolan dua gol dari Bangladesh yang bermain dengan sepuluh orang. Hal ini dianggap sebagai indikasi bahwa pertahanan Timnas Indonesia masih memiliki celah yang bisa dieksploitasi oleh tim-tim kuat di ajang ASEAN Cup 2026.
Selain The Thao 247, sejumlah media Vietnam lainnya seperti Bongda24h dan VnExpress juga mengangkat isu serupa. Mereka mempertanyakan konsistensi wasit dalam mengambil keputusan dan menilai Indonesia diuntungkan secara tidak adil. Beberapa pengamat sepak bola Vietnam bahkan menyerukan agar AFF dan FIFA mengevaluasi kinerja wasit yang bertugas pada pertandingan tersebut.
Respons Timnas Indonesia dan Analisis Pertandingan
Pelatih Shin Tae-yong dalam konferensi pers setelah pertandingan menolak berkomentar banyak soal kontroversi wasit. Ia memilih fokus pada performa timnya yang berhasil mencetak sembilan gol. "Saya bangga dengan kerja keras para pemain. Mereka bermain disiplin dan memanfaatkan setiap peluang. Soal keputusan wasit, itu bukan wewenang saya untuk menilai," ujar Shin Tae-yong.
Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, juga mengaku tidak terlalu mempermasalahkan sorotan media Vietnam. Menurutnya, kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim dan menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. "Kami hanya fokus ke pertandingan berikutnya. Kemenangan ini penting untuk kepercayaan diri pemain muda," kata Rizky.
Meski demikian, analis sepak bola Indonesia, Tommy Welly, menilai sorotan media Vietnam perlu dijadikan bahan introspeksi. Menurutnya, Timnas Indonesia memang bermain baik, tetapi beberapa keputusan wasit tetap harus dievaluasi oleh federasi. "Kita tidak bisa menutup mata bahwa ada momen di mana keputusan wasit menguntungkan kita. Tapi sepak bola memang begitu, kadang keberuntungan berpihak pada satu tim," ujarnya.
Dampak bagi Perjalanan Timnas Indonesia
Kemenangan 9-2 atas Bangladesh membuat Timnas Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Ole Romeny yang mencetak lima gol dalam laga tersebut kini memimpin daftar top skor sementara. Indonesia selanjutnya akan menghadapi tantangan berat dari Thailand dan Vietnam yang juga tampil impresif di laga perdana mereka.
Media Vietnam memprediksi pertemuan antara Indonesia dan Vietnam akan berlangsung panas, terutama setelah sorotan tajam terhadap kemenangan kontroversial Indonesia atas Bangladesh. The Thao 247 bahkan menyebut laga Indonesia versus Vietnam sebagai "partai pembuktian" bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan bahwa mereka layak dianggap sebagai kekuatan utama di Asia Tenggara tanpa bantuan keputusan wasit.
FIFA dan AFF hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait sorotan media Vietnam tersebut. Namun, isu ini dipastikan akan menjadi salah satu topik hangat menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya di FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia diharapkan dapat menjawab keraguan dengan performa impresif di lapangan, bukan sekadar mengandalkan keputusan yang menguntungkan.
Komentar (0)