03, 2026
Ekonomi

Menko Airlangga Tak Khawatir Inflasi Tembus 3,23% di Oktober 2026

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Menko Airlangga Tak Khawatir Inflasi Tembus 3,23% di Oktober 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menunjukkan sikap tenang mengenai proyeksi inflasi yang diperkirakan akan mencapai angka 3,23 persen pada Oktober 2026. Menurutnya, pemerintah memiliki berbagai instrumen kebijakan untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah inflasi melonjak di atas target yang telah ditetapkan.

Dalam jumpa pers usai menghadiri rapat koordinasi ekonomi, Menko Airlangga menjelaskan bahwa proyeksi inflasi tersebut merupakan bagian dari analisis Bank Indonesia (BI) dan pemerintah dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan berpuas diri meskipun proyeksi tersebut berada dalam batas target inflasi yang diinginkan.

Kebijakan Fiskal dan Moneter Terintegrasi

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan inflasi dengan cermat. Kebijakan fiskal dan moneter akan diintegrasikan secara optimal untuk menjaga stabilitas ekonomi. "Kami akan terus melakukan koordinasi erat dengan Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi," ujarnya.

Pemerintah, kata dia, siap mengambil langkah-langkah preventif jika ada indikasi inflasi mulai meningkat. Beberapa instrumen yang akan digunakan antara lain pengendalian harga komoditas pokok, pemantauan pasar, serta penyesuaian kebijakan fiskal yang proaktif.

Stabilitas Harga Komoditas Prioritas

Salah satu fokus utama pemerintah adalah menjaga stabilitas harga komoditas pokok. Menko Airlangga menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk peningkatan cadangan pangan dan percepatan program distribusi.

"Kami akan memastikan pasokan bahan pangan tetap lancar dan harga terjangkau bagi masyarakat. Ini menjadi prioritas utama karena kenaikan harga pakan berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat," jelasnya.

Peran Sektor Pertanian dan Pangan

Untuk mendukung stabilitas harga pangan, pemerintah terus mendorong produktivitas sektor pertanian. Airlangga menyoroti pentingnya percepatan transformasi digital di sektor pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

"Kami juga akan terus memperkuat infrastruktur pertanian dan rantai pasokan pangan. Dengan infrastruktur yang memadai, distribusi komoditas bisa lebih efisien dan mengurangi biaya logistik yang pada akhirnya dapat menekan harga," tambahnya.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Menko Airlangga menekankan bahwa pengendalian inflasi memerlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta keterlibatan pelaku usaha dan masyarakat. Pemerintah akan terus melakukan komunikasi intensif dengan semua pihak terkait.

"Kami juga akan terus memantau perkembangan ekonomi global yang bisa memengaruhi harga komoditas di dalam negeri. Ketidakpastian ekonomi global memang menjadi tantangan, tetapi kami siap menghadapinya dengan berbagai instrumen kebijakan," ujarnya.

Target Inflasi Jangka Panjang

Proyeksi inflasi 3,23 persen pada Oktober 2026 masih berada dalam koridor target inflasi Bank Indonesia yang berkisar antara 2,5 hingga 4,5 persen. Menko Airlangga optimis pemerintah dan BI dapat mencapai target tersebut dengan berbagai kebijakan yang telah disiapkan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. "Pertumbuhan ekonomi yang kuat dan stabil akan mendukung upaya pengendalian inflasi di jangka panjang," tandasnya.

Komitmen Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Menko Airlangga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi makro. Ia menyebutkan bahwa berbagai indikator ekonomi saat ini menunjukkan kondisi yang relatif stabil, meskipun menghadapi berbagai tantangan global.

"Kami akan terus berupaya keras untuk menjaga stabilitas ekonomi, termasuk inflasi, agar kesejahteraan masyarakat terus terjamin. Pemerintah tidak akan mengabaikan setiap potensi risiko yang mungkin muncul," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter