02, 2026
Teknologi

Momen Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres dan Kepala-Wakil Bakom

Prabowo melantik 26 anggota Wantimpres, dengan Pratikno sebagai ketua, Hatta Rajasa wakil ketua, dan Muhammad Qodari sebagai sekretaris di Istana Negara.]]>

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Momen Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres dan Kepala-Wakil Bakom

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) serta sejumlah pejabat Badan Koordinasi Masyarakat (Bakom) dalam sebuah upacara yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menandai babak baru dalam struktur pemerintahan, di mana Wantimpres diisi oleh tokoh-tokoh lintas latar belakang, mulai dari mantan pejabat negara, akademisi, hingga figur masyarakat sipil. Prosesi pelantikan berjalan khidmat dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.

Komposisi Anggota Wantimpres yang Beragam

Sebanyak 26 anggota Wantimpres yang dilantik berasal dari berbagai bidang keahlian. Beberapa nama yang menonjol antara lain mantan menteri, pakar ekonomi, tokoh agama, serta perwakilan dari kalangan profesional. Komposisi ini dinilai mencerminkan upaya pemerintah untuk menghadirkan perspektif yang luas dalam memberikan nasihat kepada Presiden. Wantimpres sendiri memiliki tugas utama memberikan pertimbangan dan saran kepada kepala negara dalam menjalankan kekuasaan pemerintahan, terutama dalam hal-hal strategis yang berkaitan dengan kebijakan publik.

Dalam sambutannya usai pelantikan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran Wantimpres sebagai mitra berpikir dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks. Ia berharap para anggota dapat bekerja secara profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. “Saya mengajak seluruh anggota Wantimpres untuk bersinergi, memberikan masukan yang objektif, dan tidak ragu menyampaikan pandangan kritis demi kemajuan negara,” ujar Prabowo dalam pidato singkatnya.

Pelantikan Kepala dan Wakil Bakom

Selain Wantimpres, Presiden Prabowo juga melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Koordinasi Masyarakat (Bakom). Bakom merupakan lembaga yang berfungsi mengoordinasikan berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama di daerah-daerah. Kepala Bakom yang baru dilantik diharapkan mampu mempercepat sinkronisasi antara kebijakan pusat dan kebutuhan lokal, serta memastikan program pemerintah tepat sasaran.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Kepala Bakom juga resmi mendampingi kepemimpinan lembaga tersebut. Struktur baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas koordinasi lintas sektor, termasuk dalam hal penanganan isu-isu sosial, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan nasional di tingkat akar rumput. Presiden menegaskan bahwa Bakom harus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, bukan sekadar lembaga formal tanpa dampak nyata.

Tanggapan dan Harapan Publik

Pelantikan ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Pengamat politik menilai komposisi Wantimpres yang besar, yaitu 26 orang, merupakan yang terbesar dalam sejarah pemerintahan Indonesia. Meskipun demikian, efektivitasnya akan sangat bergantung pada mekanisme kerja dan akses langsung kepada Presiden. Beberapa pihak mengingatkan agar jumlah besar tidak justru memperlambat proses pengambilan keputusan. Namun, pemerintah meyakini bahwa keberagaman anggota justru memperkaya sudut pandang dalam merumuskan kebijakan.

Di sisi lain, pelantikan Kepala dan Wakil Bakom diharapkan segera diikuti dengan langkah konkret di lapangan. Organisasi masyarakat sipil menyoroti perlunya transparansi anggaran dan program kerja Bakom, terutama karena lembaga ini menangani urusan yang sangat dekat dengan kehidupan warga. Mereka berharap Bakom tidak terjebak pada rutinitas birokrasi, tetapi mampu menjadi motor penggerak perubahan di desa-desa dan kota-kota.

Tantangan ke Depan

Dengan bertambahnya personel di Wantimpres dan Bakom, tantangan terbesar ke depan adalah memastikan koordinasi yang efisien serta hasil yang terukur. Presiden Prabowo secara tegas meminta setiap pejabat yang dilantik untuk bekerja cepat, tidak lambat, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Ia juga mengingatkan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada publik.

Ke depan, publik akan menyoroti kinerja Wantimpres dan Bakom dalam beberapa bulan pertama. Apakah mereka mampu memberikan kontribusi signifikan, atau justru menjadi beban birokrasi baru. Yang jelas, pelantikan ini menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo, yang menjanjikan percepatan pembangunan dan perbaikan tata kelola negara. Semua mata kini tertuju pada bagaimana lembaga-lembaga baru ini bekerja untuk rakyat.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter