30, 2026
Nasional

Nyemplung Sumur gegara Terpeleset, Warga Serang Dievakuasi Tim SAR

Seorang pria bernama Jaya tercebur ke sumur di Banten. Tim SAR gabungan sedang melakukan evakuasi dan penanganan korban yang terpeleset.]]>

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Nyemplung Sumur gegara Terpeleset, Warga Serang Dievakuasi Tim SAR

Nyemplung Sumur Gegara Terpeleset, Warga Serang Dievakuasi Tim SAR

Tim Search and Rescue (SAR) Provinsi Banten berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang warga di Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu (12/3) siang. Korban, seorang pria berinisial AR (35), nyemplung ke dalam sumur setelah terpeleset saat membersihkan area sekitar lokasi kejadian. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ini menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar.

Menurut keterangan Kepala Basarnas Banten, Eko Prasetyo, korban sedang membersihkan area belakang rumahnya yang berada di Jalan Raya Serang-Cilegon KM 12. Saat itu, korban sedang membersihkan rerumputan di dekat sumur tua yang tidak memiliki penutup. "Korban terpeleset akibat licinnya permukaan tanah yang basah hingga terjatuh dan masuk ke dalam sumur dengan kedalatan sekitar 5 meter," ujar Eko saat dihubungi wartawan.

Proses Evakuasi Berlangsung Hampir 4 Jam

Setelah mendapat laporan dari warga sekitar, tim SAR Basarnas Banten segera diterjunkan ke lokasi. Tim yang terdiri dari 15 personel tersebut membawa peralatan lengkap untuk evakuasi korban. "Kami menerima laporan sekitar pukul 11.30 WIB. Tim langsung berangkat dengan membawa alat-alat pendukung seperti tal rescue, pita pengaman, dan peralatan medis," jelas Eko.

Proses evakuasi terpaksa berlangsung lebih lama dari dugaan karena kondisi sumur yang sempit dan akses yang sulit. Korban terjebak di kedalaman sekitar 3 meter dari permukaan tanah dengan posisi terbalik. "Tim kami melakukan pendekatan dengan hati-hati untuk menghindari risiko tambah parah bagi korban. Kami menggunakan teknik pendulangan secara bertahap untuk memperluas akses ke lokasi korban," papar Eko.

Warga setempat yang menyaksikan proses evakuasi tampak khawatir namun tetap menunggu di lokasi. Beberapa warga bahkan membantu tim SAR dengan menyediakan alat-alat sederhana seperti ember dan tal untuk membantu proses evakuasi. "Kami ikut bantu karena korban adalah tetangga kami. Semoga dia bisa selamat," ujar salah satu warga setempat, Hasan (45).

Korban Selamat Dalam Keadaan Lemas

Setihnya berjuang selama hampir 4 jam, akhirnya korban berhasil dievakuasi dalam keadaan sadar namun lemas. Korban langsung dibawa ke RSUD Kota Serang untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. "Korban mengalami liris di bagian kaki dan punggung, serta luka gores di bagian tangan. Namun secara umun kondisinya stabil," jelas Kepala RSUD Kota Serang, dr. Siti Aminah.

Menurut dr. Siti, korban mengalami kejutan ringan namun tidak mengalami pendarahan internal. "Kami akan observasi lebih lanjut selama 24 jam untuk memastikan tidak ada komplikasi lebih serius," tambahnya.

Awas Sumur Tak Bertutup

Insiden ini mengingatkan kembali bahaya potensi yang ada di sekitar lingkungan permukiman, terutama terkait sumur tua yang tidak memiliki penutup. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang, Budi Santoso, mengatakan pihaknya akan segera melakukan inventarisasi terhadap sumur-sumur tua di wilayahnya.

"Kami akan mengidentifikasi lokasi sumur-sumur tua yang tidak memiliki penutup dan berpotensi membahayakan. Selanjutnya, kami akan melakukan penutupan atau pembuatan pagar pengaman di sekitar sumur tersebut," ujar Budi.

Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan adanya sumur tak bertutup di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. "Keamanan bersama adalah tanggung jawab kita semua. Jika ada temuan sumur yang tidak aman, harap segera hubungi dinas terkait," pesannya.

Basarnas Banten sendiri mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membersihkan area terutama di sekitar sumur, parit, atau lubang lainnya yang berbahaya. "Selalu pastikan area kerja aman dan gunakan alat pelindung diri yang memadai. Jika menggunakan jasa tenaga kerja, pastikan mereka memiliki pengalaman dan keahlian yang cukup," pungkas Eko Prasetyo.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter