28, 2026
Teknologi

Pelaku Curanmor Ditangkap usai Bawa Kabur Motor Warga Makan di Warteg

Arief Pratama
Arief Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Bawa Kabur Motor Warga Makan di Warteg

Seorang pria berinisial MF (25) berhasil diamankan oleh aparat kepolisian setelah melakukan aksi pencurian motor (curanmor) di wilayah Jakarta Barat. Pelaku nekat meninggalkan motor hasil curiannya saat berada di dalam warteg untuk makan, memberikan kesempatan bagi warga sekitar melapor kepada kepolisian.

Kejadian bermula saat korban, Budi Santoso (32), parkir motor Honda Beatnya di depan warteg di Jalan Raya Kebon Jeruk sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Bori memasuki warteg untuk memesan makanan. Namun, saat ia keluar dari warteg, motornya tidak lagi terlihat di tempat parkir.

"Saya kaget saat keluar dari warteg, motor saya sudah tidak ada. Saya sempat mencari di sekitar area parkiran, tapi tidak ada juga. Saya curiga dicuri orang," kata Budi saat ditemui di Mapolsek Kebon Jeruk.

Sementara itu, pelaku MF baru saja berhasil membawa kabur motor milik Budi. Ia nekat memarkir motor hasil curiannya di depan warteg yang sama, lalu memasuki warteg untuk memesan makanan. Sikap pelaku yang terlalu tenang mencurigakan warga sekitar yang kemudian mendekati motor tersebut.

"Warga mendekati motor dan melihat ada bekas goresan di bodi motor. Mereka juga melihat pelaku yang sedang makan di dalam warteg. Warga mencocokkan nomor rangka dan mesin, ternyata motor itu milik tetangga kami," kata Kepala Polsek Kebon Jeruk, Kompol Ahmad Rifai.

Setelah mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian segera datang ke lokasi dan menangkap pelaku yang masih asyik makan di dalam warteg. Motor hasil curian juga berhasil disita kembali.

Modus Operandi Pelaku

Dari pengakuan pelaku, ia mengakui sudah melakukan aksi curanmor sebanyak lima kali di wilayah Jakarta Barat dalam sebulan terakhir. Modus operandi yang sering dilakukan adalah mencari motor yang parkir tanpa dikunci atau dengan kunci kontak masih dalam keadaan hidup.

"Saya biasanya mencari target yang sedang parkir lama atau pengendara yang lupa mematikan mesinnya. Saya nekat membonceng motor dan langsung kabur. Kalau sudah jauh, saya parkir sembarangan untuk beberapa hari sebelum dijual kembali," ujar MF saat diperiksa di Mapolsek Kebun Jeruk.

Pelaku mengakui aksinya ini dilakukan karena kebutuhan uang yang mendesak. Ia baru saja putus dari pekerjaannya dan tidak memiliki penghasilan tetap. "Saya bingung cari uang, jadi nekat curanmor. Awalnya cuma coba-coba, ternyata mudah, jadi terus melakukannya," tambahnya.

Tanggapan Kepolisian

Kepala Polsek Kebun Jeruk mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menitipkan kendaraannya. "Selalu pastikan motor dalam keadaan terkunci dengan baik. Jika memungkinkan, pasang ganda kunci atau alarm untuk meminimalisir risiko curanmor," kata Kompol Ahmad Rifai.

Ia juga menambahkan bahwa polisi akan terus melakukan patroli intensif di area rawan kejahatan. "Kami akan meningkatkan pengamanan di lokasi-lokasi yang sering menjadi sasaran curanmor. Selain itu, kami juga akan memeriksa keterkaitan pelaku dengan jaringan kriminal lainnya," ujarnya.

Motor hasil curian yang disita oleh polisi telah diserahkan kembali kepada korban setelah melalui proses pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan pelaku MF telah ditahan di Mapolsek Kebun Jeruk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Polisi masih menyelidiki adanya kemungkinan keterlibatan orang lain dalam aksi curanmor yang dilakukan oleh MF. Jika ditemukan bukti keterlibatan orang lain, polisi akan menangkapnya dan menjerat dengan hukum yang sesuai.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap aksi curanmor yang semakin marak di ibu kota. Dengan meningkatnya keamanan diri dan kendaraan, diharapkan dapat meminimalisir terjadinya tindak kriminal semacam ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Arief Pratama

Peneliti muda yang tertarik pada data, inflasi, dan daya beli masyarakat.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter