Pemancing Tenggelam di Bogor Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjut Pagi Ini
Pencarian korban tenggelam seorang pemancing di kawasan waduk Bogor, Jawa Barat, masih terus dilakukan hingga malam hari. Tim SAR gabungan bersama warga setempat terus melakukan pencarian namun hingga berita ini diturunkan, korban belum berhasil ditemukan dalam keadaan hidup maupun meninggal.
Korban yang diketahui bernama Ahmad (45), warga Kecamatan Dramaga, Bogor, dilaporkan tenggelam saat memancing di Waduk Cirata pada Sabtu (15/7) sekira pukul 14.00 WIB. Saksi mata mengatakan korban sedang sendirian memancing di tepi waduk ketika tiba-tiba terlihat tergelincir dan jatuh ke dalam perairan.
Tim SAR Gabungan Terjun ke Lokasi
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD Bogor, Polres Bogor, TNI, dan relawan segera turun ke lokasi. Pencarian pertama kali dilakukan dengan menggunakan alat cangkang kapal (duck boat) untuk menyisir area sekitar tempat korban dilaporkan tenggelam.
"Tim penyelam dari Basarnas dan Polres Bogor langsung turun untuk melakukan penyelaman di area yang dianggap rawan," jelas Budi. "Sementara itu, tim darat memantau sepanjang tepi waduk dan mengumpulkan informasi dari warga setempat."
Hingga malam hari, pencarian masih terus dilakukan dengan menerobos area yang memiliki kedalaman mencapai 15 meter. Tim SAR menggunakan lampu sorot untuk memudahkan penglihatan di bawah permukaan air yang sudah gelap.
Kondisi Waduk yang Rawan
Waduk Cirata, yang menjadi lokasi kejadian, dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pemikan favorit di Bogor. Namun, kawasan ini juga memiliki risiko tinggi bagi para pemancing, terutama di bagian tepi yang berbatu dan licin.
Menurut Rina, kondisi waduk yang relatif dalam dengan arus yang tidak menentu membuat area ini menjadi berbahaya. Terutama saat musim hujan seperti sekarang, debit air cenderung meningkat dan arus menjadi lebih kuat.
Tantangan dalam Pencarian
Pencarian korban terkendala oleh beberapa faktor. Pertama, kondisi perairan yang relatif dalam dengan tingkat kekeruhan air yang tinggi membuat sulit bagi tim penyelam untuk melihat dengan jelas.
Selain itu, kurangnya cahaya di bawah permukaan air juga menjadi tantangan tersendiri. Meskipun tim menggunakan lampu sorot, penetrasi cahaya terbatas sehingga area yang bisa disisir pun terbatas.
Pencarian Akan Dilanjutkan Pagi Ini
Tim SAR mengumumkan bahwa pencarian akan dilanjutkan pada pukul 06.00 WIB pada Senin (17/7) pagi. Tim akan menambah jumlah penyelam dan alat pendukung seperti sonar untuk memudahkan pencarian di bawah permukaan.
Ahmad, korban yang tenggelam, diketahui sebagai seorang pemancing berpengalaman yang sering berkunjung ke berbagai lokasi pemikan di Jawa Barat. Ia dikenal sebagai sosok ramah dan sering membantu sesama pemancing.
Bagi para wisatawan dan pemancing, pihak berwenang mengingatkan untuk selalu memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di sekitar perairan. Menggunakan alat pelindung diri dan tidak beraktivitas sendirian adalah beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan untuk menghindari hal serupa.
Komentar (0)