11, 2026
Nasional

Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK, Pipi hingga Hidung Terluka

Pemilik tambal ban di Boyolali ditembak OTK dengan airsoft gun. Korban, Panji Suherman, mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Polisi selidiki kasus ini.]]>

Hendra Wijaya
Hendra Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak OTK, Pipi hingga Hidung Terluka

Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak Orang Tidak Dikenal, Korban Luka Tembak di Wajah

Seorang pemilik usaha tambal ban di Boyolali menjadi korangan tembak orang tidak dikenal (OTK) dalam insiden yang menghebohkan pada Kamis (15/6) malam. Korban bernama Suryo (45) mengalami luka tembak di pipi hingga hidung akibat diserang OTK yang masih misterius. Kejadian ini menimbulkan panik di lingkungan tempat korban berjualan.

Menurut keterangan saksi mata, kejadian bermula ketika korban sedang berada di warungnya yang terletak di pinggir jalan utama Boyolali. Sekitar pukul 21.00 WIB, seorang pria berkendaraan sepeda motor mendekati warung korban dengan kecepatan tinggi. Tanpa banyak bicara, pria tersebut langsung menembakkan senjata api ke arah korban.

"Saya mendengar ledakan keras, lalu melihat Suryo tersungkur di lantai dengan darah bercucuran dari wajahnya," ujar Ahmad (38), tetangga korban yang menjadi saksi mata langsung insiden tersebut. Menurutnya, pelaku langsung melarikan diri setelah menembak korban dengan menggunakan sepeda motor bekas yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Setelah mendapat luka tembak di wajah, korban langsung dibawa oleh warga sekitar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Boyolali. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami luka tembak di bagian pipi kanan dan hidung. Sejumlah pecahan peluru juga masuk ke wajah korban.

"Kondisi korban saat ini sudah stabil, tapi kami masih tetap menjalani observasi lebih lanjut. Ada tiga luka tembak yang teridentifikasi di wajah korban, termasuk satu yang cukup dalam di bagian hidung," kata dr. Budi Santoso, dokter yang menangani korban di RSUD Boyolali.

Polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian (OTK) untuk mengumpulkan barang bukti. Tim forensik juga turun untuk mengambil jejak peluru yang tertanam di wajah korban dan dinding warung.

Motif Penembakan Masih Misterius

Kepala Polres Boyolali AKBP Hendra Gunawan mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki motif di balik penembakan tersebut. Saat ini, polisi telah menerima keterangan dari beberapa saksi dan sedang memeriksa korban untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

"Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi. Saat ini motif penembakan masih misterius. Kami juga belum bisa memastikan apakah ini bentuk kriminalitas biasa atau ada motif lain di baliknya," ujar AKBP Hendra Gunawan saat dihubungi wartawan.

Polisi menyatakan akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mencari identitas pelaku. Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa latar belakang korban untuk mencari kemungkinan adanya dendengan atau motif lain.

Reaksi Warga dan Penjual Tambal Ban Lainnya

Insiden penembakan ini membuat warga di sekitar lokasi kejadian merasa takut. Banyak penjual tambal ban lainnya yang khawatir akan menjadi korangan serupa. Mereka meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang melakukan aksi kekerasan ini.

"Saya sudah berdagang di sini selama 10 tahun, tapi ini pertama kali merasa takut. Harusnya polisi bisa segera menangkap pelaku agar kami bisa berjualan dengan tenang lagi," kata Slamet (52), seorang penjual ban lain yang berjualan tak jauh dari lokasi kejadian.

Sejumlah pedagang di pasar tradisional Boyolali juga mengecam keras aksi penembakan ini. Mereka berharap keamanan di sekitar pasar dapat diperketat untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, polisi belum berhasil menangkap pelaku penembakan. Tim penyidik masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk mengungkap motif dan identitas pelaku. Polisi juga meminta masyarakat yang memiliki informasi seputat kejadian ini segera melapor.

Kasus penembakan ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian mengingat korangan mengalami luka cukup serius di bagian wajah. Polisi berkomitmen untuk memberikan keadilan bagi korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter