30, 2026
Nasional

Penyelam Basarnas Temukan Lagi Korban KM Virgo Transport 8, Total 13 Meninggal

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/21/6ab0e66977bef-korban-km-virgo-transport-8-kembali-ditemukan-tim-penyelam-basarnas-special-group-bsg_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Kirana Utami
Kirana Utami Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Penyelam Basarnas Temukan Lagi Korban KM Virgo Transport 8, Total 13 Meninggal

Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Selat Sunda pada Rabu (20/9/2023) akhirnya ditemukan oleh tim penyelam Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) khususnya unit Special Group (BSG). Dalam operasi pencarian yang berlangsung selama beberapa hari, tim Basarnas berhasil menemukan delapan korban baru yang masih terperangkap di dalam kapal, sehingga total korban meninggal dunia menjadi 13 orang.

Kronologi Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 terjadi pada Rabu (20/9/2023) sekitar pukul 09.00 WIB saat kapal sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menuju Pelabuhan Merak, Banten. Menurut informasi yang diperoleh, kapal ini membawa 20 penumpang dan 10 awak kapal. Badai yang melanda wilayah Selat Sunda pada saat itu dianggap sebagai penyebab utama tenggelamnya kapal.

Kapal yang diduga mengangkat muatan berlebihan ini tenggelam di perairan yang dalam sekitar 70 meter. Badan Kapal (BK) Polairud Polri dan Basarnas segera melakukan koordinasi untuk melakukan operasi pencarian dan evakuasi korban. Upaya pencarian awal terhambat oleh kondisi cuaca yang buruk dan arus laut yang deras.

Proses Pencarian dan Evakuasi Korban

Tim Basarnas Special Group (BSG) yang terdiri dari para penyelam profesional segera diterjunkan untuk melakukan pencarian di dalam kapal yang tenggelam. Proses evakuasi korban yang terperangkap di dalam kapal menjadi tantangan tersendiri karena kedalaman tempat kapal tenggelam.

"Tim penyelam Basarnas BSG telah berhasil menemukan 8 korban tambahan di dalam ruang mesin dan kompartemen penumpang KM Virgo Transport 8," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Basarnas Jachrial Adiansyah dalam konferensi pers, Kamis (21/9/2023).

Proses evakuasi korban membutuhkan waktu lama karena penyelam harus melakukan pendalaman berkali-kali untuk memastikan tidak ada korban yang masih terperangkap di dalam kapal. Setiap korban yang ditemukan langsung dievakuasi ke permukaan dan diserahkan tim medis untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Identitas Korban dan Status Penumpang

Dari total 13 korban yang meninggal, 7 di antaranya adalah awak kapal dan 6 lainnya adalah penumpang. Sementara itu, 17 orang berhasil diselamatkan dan mendapatkan perawatan medis di beberapa rumah sakit di sekitar wilayah Banten.

Respon Pemerintah dan Investigasi

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi segera memerintahkan jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk melakukan investigasi menyeluruh mengenai penyebab tenggelamnya KM Virgo Transport 8. "Kami akan melakukan pemeriksaan mendalam mengenai kondisi kapal, muatan yang dibawa, serta kesesuaian dengan standar keselamatan pelayaran," ujar Menhub dalam keterangannya.

Basarnas bersama dengan aparat keamanan terkait masih terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan aman. Operasi pencarian dan evakuasi diharapkan dapat segera usai sehingga seluruh korban dapat ditemukan dan keluarga dapat melakukan pemulangan jenazah.

Kondisi Cuaca dan Keselamatan Pelayaran

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran akan kondisi cuaca saat melakukan pelayaran. Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang berada di wilayah Banten menyatakan bahwa prakiraan cuaca di Selat Suda pada saat kejadian memang menunjukkan adanya potensi angin kencang dan gelombang tinggi.

Untuk mencegah insiden serupa, pihak berwenang mengimbau kepada seluruh nakhoda kapal untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum memulai pelayaran. Selain itu, perlu juga ditingkatkan pengawasan terhadap kesesuaian kondisi kapal dan muatan yang dibawa agar selalu memenuhi standar keselamatan.

Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 menjadi peringatan bagi seluruh pihak terkait untuk lebih waspada dan memprioritaskan keselamatan dalam setiap pelayaran. Investigasi yang sedang berlangsung diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab pasti insiden ini sehingga dapat diambil langkah preventif agar tidak terulang kembali di masa depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Utami

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter