11, 2026
Teknologi

Perhiasan Seharga USD 10 Ribu Hilang, Turis China di Bali Lapor Polisi

Seorang turis China, Xu Li, melaporkan kehilangan perhiasan senilai USD 10 ribu di Bali. Polisi Buleleng sedang menyelidiki kasus ini.]]>

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Perhiasan Seharga USD 10 Ribu Hilang, Turis China di Bali Lapor Polisi

Perhiasan Berharga Turis China Hilang di Bali, Polisi Mulai Investigasi

Seorang turis asal Tiongkok melapor ke kepolisian di Bali setelah kehilangan perhiasan berharga senilai USD 10 ribu (sekitar Rp 150 juta) saat berlibur di Pulau Dewata. Kejadian ini menimpa seorang wanita berinisial W, 35 tahun, yang sedang menikmati liburannya di salah satu hotel bintang lima di kawasan Seminyak.

Kronologi Kehilangan Perhiasan

Menurut laporan yang diterima oleh polisi, korban W tiba di Bali pada tanggal 15 Mei lalu dan menginap di salah satu hotel mewah di Seminyak. Pada tanggal 18 Mei, korban melapor ke pihak hotel bahwa perhiasan miliknya telah hilang dari dalam brankas di kamar hotel. Perhiasan tersebut terdiri dari sebuah cincin berlian, kalung emas, dan sepasang anting-anting berharga.

Korban mengaku terakhir melihat perhiasan tersebut pada sore hari sebelum kejadian, saat ia menaruhnya di brankas kamar hotel. Keesokan paginya, saat ingin memakai perhiasan untuk berkeliling, korban menemukan bahwa brankas sudah dalam keadaan terbuka dan isinya lenyap.

Laporan Resmi dan Penyelidikan Polisi

Setelah mengetahui perhiasannya hilang, korban segera melapor kepada pihak hotel. Namun karena tidak menemukan kejelasan, korban memutuskan untuk melapor ke polisi. Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan resmi dari korban dan memulai penyelidikan atas kasus ini.

Kepala Polisi Sektor Kuta, Kompol I Made Dwi Putra, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban dan sedang melakukan investigasi menyeluruh. "Kami sudah menerima laporan dari korban dan segera memeriksa saksi-saksi, termasuk staf hotel dan tamu lain yang berada di sekitar area kejadian," ujar Kompol I Made Dwi Putra.

Keterlibatan Hotel dan Investigasi Awal

Pihak hotel telah bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam penyelidikan ini. Manajer hotel yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa mereka sedang bekerja sama penuh dengan pihak berwajib. "Kami sedang membantu penyelidikan polisi dan memberikan akses ke semua data keamanan yang kami miliki," ujar manajer hotel tersebut.

Awalnya, pihak hotel menduga bahwa mungkin ada kesalahan dari korban itu sendiri. Namun setelah memeriksa rekaman CCTV di koridor lantai korban, ditemukan beberapa orang mencurigakan yang berada di area tersebut pada saat kejadian. Rekaman tersebut kini sedang dianalisis lebih lanjut oleh tim penyidik.

Kasus Kecurian di Bali Terus Meningkat

Kasus kehilangan barang berharga di lokasi wisata seperti Bali memang tidak jarang terjadi. Beberapa waktu lalu, seorang turis asal Australia juga melapor kehilangan kamera dan laptop berharga saat berada di Pantai Kuta. Kasus serupa juga pernah dialami turis asal Eropa yang kehilangan dompet berisi paspor dan uang tunai di kawasan Ubud.

Polisi Daerah Bali mengimbau para turis untuk selalu waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan saat berlibur. "Kami menyarankan para wisatawan untuk tidak menyimpan barang berharga di brankas kamar hotel tanpa keamanan ekstra. Lebih baik barang berharga disimpan di tempat yang lebih aman atau dibawa langsung saat beraktivitas di luar kamar," jelas Kepala Polisi Daerah Bali, Ir. Putu Agung Setiawan.

Tanggapan Korban dan Penyelesaian Kasus

Korban W mengaku sangat kecewa dan sedih atas kejadian ini. "Perhiasan tersebut adalah warisan keluarga dan memiliki nilai sentimental yang sangat besar bagi saya. Saya berharap polisi bisa segera menemukan perhiasan saya dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab," ucap korban dengan suara penuh haru.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan meminta informasi kepada masyarakat yang memiliki informasi seputar kasus ini. Polisi juga memeriksa beberapa staf hotel yang memiliki akses ke kamar korban pada saat kejadian.

Kasus ini menjadi perhatian khusus bagi pihak kepolisian Bali mengingat dampaknya terhadap citra pariwisata di pulau tersebut. Pihak berwajib berjanji akan segera menyelesaikan kasus ini agar para turis merasa aman dan nyaman berkunjung ke Bali.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter