01, 2026
Teknologi

Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Angkut 5,1 Ton Sampah dari Kali Krukut

Vino Pratama
Vino Pratama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Sejumlah perusahaan yang tergabung dalam TelkomGroup menggelar aksi bersih-bersih sungai dalam rangka memperingati Hari Sungai dan World Cleanup Day. Kegiatan yang berlangsung di bantaran Kali Krukut, Jakarta, itu berhasil mengangkut 5,1 ton sampah dari aliran sungai dan area sekitarnya.

Aksi tersebut melibatkan ratusan relawan yang terdiri atas karyawan TelkomGroup, komunitas peduli lingkungan, serta warga sekitar. Mereka menyusuri bantaran kali dan mengangkat berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, styrofoam, hingga limbah rumah tangga yang menyumbat aliran air. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan kendaraan operasional menuju tempat pengelolaan sampah terpadu untuk dipilah dan diproses lebih lanjut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang menempatkan pelestarian ekosistem air sebagai salah satu prioritas. Kali Krukut dipilih karena merupakan salah satu sungai yang melintasi kawasan padat penduduk dan memiliki peran penting dalam sistem drainase kota, sekaligus menjadi pemasok air bagi sejumlah wilayah di Jakarta.

Latar Belakang Peringatan Hari Sungai dan World Cleanup Day

Hari Sungai yang diperingati setiap tahun menjadi momen untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan. Sementara itu, World Cleanup Day merupakan gerakan global yang mengajak masyarakat di berbagai negara untuk bergotong royong membersihkan lingkungan dari sampah dalam satu hari aksi serentak.

TelkomGroup menilai kedua peringatan tersebut memiliki relevansi kuat dengan kondisi sungai-sungai di Indonesia, khususnya di wilayah perkotaan yang masih menghadapi persoalan sampah dan pencemaran. Melalui aksi bersih-bersih ini, perusahaan berupaya memberi kontribusi nyata sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Selain pengangkutan sampah, kegiatan di Kali Krukut juga diisi dengan sosialisasi kepada warga mengenai pemilahan sampah dari rumah tangga. Relawan membagikan materi edukasi dan mengajak warga untuk tidak membuang sampah ke saluran air, yang selama ini menjadi penyebab utama pendangkalan dan banjir di kawasan hilir.

Dampak bagi Lingkungan dan Masyarakat

Pengangkutan 5,1 ton sampah dari Kali Krukut disebut memberikan dampak langsung terhadap kelancaran aliran air. Sampah yang menumpuk di badan sungai berpotensi menghambat arus dan memicu genangan saat curah hujan tinggi. Dengan berkurangnya beban sampah, kapasitas tampung kali diharapkan meningkat sehingga risiko banjir dapat ditekan.

Dari sisi sosial, aksi kolaboratif ini memperkuat keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan tempat tinggal mereka. Warga yang terlibat menyatakan bahwa kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala agar hasilnya tidak bersifat sementara. Mereka juga berharap ada pendampingan berkelanjutan, termasuk penyediaan fasilitas tempat sampah dan sistem pengangkutan yang memadai di sekitar bantaran kali.

TelkomGroup menegaskan komitmennya untuk menjalankan program lingkungan secara berkelanjutan, tidak hanya terbatas pada aksi seremonial. Perusahaan menyatakan akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam upaya mengurangi sampah di sungai serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem perairan.

Kolaborasi sebagai Kunci

Keberhasilan aksi di Kali Krukut menunjukkan bahwa persoalan sampah sungai tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan warga untuk menangani akar masalah, mulai dari pola konsumsi, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga penegakan aturan larangan membuang sampah ke sungai.

Dalam jangka panjang, pendekatan yang berkelanjutan dinilai lebih efektif dibandingkan aksi bersih-bersih sesaat. Edukasi yang konsisten, penyediaan infrastruktur pengelolaan sampah, serta pengawasan di kawasan bantaran sungai menjadi faktor penentu apakah sungai-sungai di Jakarta dapat kembali bersih dan berfungsi optimal.

Melalui peringatan Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup berharap pesan mengenai pentingnya menjaga sungai dapat menyebar lebih luas. Aksi di Kali Krukut diharapkan menjadi pemicu bagi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai yang menjadi urat nadi kehidupan kota.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Vino Pratama

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter