24, 2026
Internasional

Pesawat Tempur AS Ini Dijuluki Babi Hutan Berkutil, Kenapa?

Amerika Serikat (AS) punya pesawat tempur yang dijuluki babi hutan berkutil. Pesawat ini dijuluki babi hutan karena suara tembakannya.]]>

Nadia Kusuma
Nadia Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pesawat Tempur AS Ini Dijuluki Babi Hutan Berkutil, Kenapa?
# A-10 Thunderbolt II: Pesawat AS yang Dijuluki “Babi Hutan Berkutil” Pesawat yang dimaksud dalam julukan “babi hutan berkutil” adalah **A-10 Thunderbolt II**, pesawat serang darat milik Angkatan Udara Amerika Serikat. Dalam dunia penerbangan militer, pesawat ini lebih sering dikenal dengan nama **Warthog** atau **Hog**. Nama resminya memang Thunderbolt II, sebuah penghormatan kepada P-47 Thunderbolt era Perang Dunia II. Namun di kalangan awak dan penggemar penerbangan, julukan Warthog jauh lebih populer. “Warthog” sendiri dalam bahasa Indonesia berarti babi hutan berkutil, hewan Afrika yang dikenal berpenampilan kasar, bertubuh kekar, dan mampu bertahan di lingkungan keras. Julukan itu muncul bukan karena pesawat ini benar-benar mirip babi secara harfiah, melainkan karena kombinasi bentuk fisik, peran tempur, dan reputasi ketangguhannya. A-10 bukan pesawat yang ramping dan elegan seperti F-16 atau F-22. Bentuknya tumpul, kokpitnya tinggi, hidungnya besar, dan dua mesin turbofannya ditempatkan di punggung belakang. Badannya dipenuhi pod, antena, fairing, dan hardpoint senjata yang membuatnya tampak “berbenjol” seperti kutil. Dari situlah citra babi hutan berkutil semakin kuat. Secara resmi, A-10 adalah pesawat **close air support** atau dukungan udara jarak dekat. Tugas utamanya bukan berduel di udara melawan pesawat tempur lain, melainkan membantu pasukan darat dengan menyerang tank, kendaraan lapis baja, benteng, dan sasaran permukaan lainnya. Untuk peran itu, A-10 dirancang terbang rendah, relatif lambat, dan mampu berputar-putar di atas medan tempur dalam waktu lama. Karakter ini berbeda dari jet tempur cepat yang melesat tinggi. A-10 lebih mirip hewan yang berkubang dekat tanah: tidak anggun, tetapi praktis dan berbahaya. Ciri paling ikonik A-10 adalah meriam rotari **GAU-8/A Avenger** berkaliber 30 mm. Meriam tujuh laras ini begitu besar sehingga pesawatnya seolah dirancang mengelilingi meriam, bukan meriam yang dipasang pada pesawat. Saat menembak, GAU-8 menghasilkan suara khas dan getaran hebat. Kemampuannya menghancurkan kendaraan lapis baja membuat A-10 ditakuti di medan darat. Selain meriam, A-10 dapat membawa bom, roket, dan misil pada banyak titik hardpoint di bawah sayap. Kombinasi senjata berat dan kemampuan terbang rendah menjadikannya mesin dukungan darat yang efektif. Namun julukan Warthog tidak hanya soal senjata. A-10 terkenal karena **ketangguhannya**. Kokpit pilot dilindungi bak titanium yang tebal, sering disebut “bathtub”. Sistem pesawat dibuat redundan: ada dua mesin, jalur kendali ganda, dan berbagai cadangan sistem. A-10 dirancang untuk tetap bisa kembali ke pangkalan meskipun mengalami kerusakan serius. Dalam berbagai kisah tempur, pesawat ini diketahui mampu bertahan setelah terkena tembakan artileri anti-udara atau kehilangan sebagian sistem. Filosofinya sederhana: lebih baik jelek tetapi pulang, daripada cantik tetapi jatuh. Dari segi penampilan, ada banyak detail yang memperkuat kemiripan dengan babi hutan berkutil. Hidungnya yang tumpul dan besar, kokpit yang menonjol, roda pendarat yang keluar dari pod besar, serta dua nacelle mesin di belakang membuat siluetnya tidak lazim. Banyaknya pod sensor, antena, dan stasiun senjata menambah kesan “penuh benjolan”. Jika pesawat tempur lain diibaratkan mobil sport, A-10 lebih seperti truk pikap lapis baja yang dipersenjatai berat. Itulah sebabnya julukan Warthog terasa pas: tidak menarik secara estetika, tetapi kuat, kasar, dan sulit dimatikan. A-10 pertama terbang pada awal 1970-an dan mulai beroperasi pada akhir dekade itu. Pesawat ini diproduksi oleh Fairchild Republic dan telah melalui berbagai modernisasi, termasuk upgrade avionik menjadi varian A-10C. Sepanjang sejarahnya, A-10 digunakan dalam Operasi Desert Storm, konflik Balkan, invasi Irak, Afghanistan, dan berbagai operasi lainnya. Reputasinya sebagai “tank killer” dan pelindung pasukan darat membuatnya sulit dipensiunkan, meskipun Angkatan Udara AS berkali-kali berencana menggantinya. Banyak pihak berpendapat bahwa belum ada pengganti yang benar-benar setara untuk peran dukungan udara jarak dekat yang dijalankan A-10. Jadi, jawaban atas pertanyaan “kenapa dijuluki babi hutan berkutil?” adalah karena A-10 Thunderbolt II memiliki penampilan kekar, tumpul, dan penuh tonjolan yang mengingatkan pada warthog; karena ia bekerja dekat dengan tanah dan pasukan darat; serta karena ia terkenal kasar, tangguh, dan sulit dihentikan. Julukan itu bukan gelar resmi, tetapi justru menjadi identitas yang lebih melekat daripada nama Thunderbolt II. Dalam dunia militer, Warthog adalah contoh klasik bahwa sesuatu tidak perlu tampak indah untuk menjadi sangat efektif.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Kusuma

Fokus pada kesehatan anak, imunisasi, dan tumbuh kembang.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter