Polisi Janji Usut Tuntas Kecelakaan Truk Molen Tewaskan 6 Orang di Bekasi
Dua kendaraan bermotor truk dan sepeda motor bertabrakan di Jalan Raya Alternatif Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (15/7) malam. Kecelakaan tragis itu mengakibatkan enam orang tewas dan satu orang luka-luka. Polisi menjanjikan akan mengusut tuntas kasus ini hingga tuntas.
Menurut Kepala Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar Polisi (Kompol) Ade Safri Simanjuntak, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Truk bermuatan molen yang dikemudikan Hidayat (45) menabrak sepeda motor yang sedang melaju dari arah berlawanan.
Kronologi Kecelakaan
Truk bermuatan molen tersebut sedang melaju menuju arah Jakarta. Di tengah perjalanan, truk tersebut diketahui melaju dengan kecepatan tinggi. Sementara itu, sepeda motor yang ditumpangi enam orang sedang menuju arah Bekasi.
"Kedua kendaraan tersebut bertabrakan di tikungan tajam. Truk yang dikemudikan Hidayat tidak bisa mengendalikan kecepatannya dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan," jelas Ade Safri saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Dalam kecelakaan itu, enam orang yang mengendarai sepeda motor tewas di tempat. Sementara itu, satu orang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Identitas Korban
Korban yang tewas dalam kecelakaan itu adalah Muhammad Rizki (25), Ahmad Fauzi (28), Budi Santoso (32), Eko Prasetyo (30), Andi Wijaya (35), dan Hendra Saputra (29). Mereka adalah rekan kerja yang sedang pulang setelah bekerja.
Sedangkan korban luka-luka bernama Joko (28) yang merupakan salah satu rekan kerja korban tewas. Joko mengalami luka serius di bagian kaki dan tangan. Saat ini, kondisinya sudah stabil setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam Bekasi.
Tanggapan Polisi
Polisi telah mengamankan pengemudi truk, Hidayat, untuk dimintai keterangan. Hidayat dinyatakan dalam kondisi shock setelah mengetahui enam orang tewas akibat kecelakaan yang disebabkannya.
"Kami sudah mengamankan pengemudi truk dan sedang memeriksa keterangan dari saksi mata sekitar lokasi kejadian. Kami juga telah mengamankan kendaraan truk dan sepeda motor untuk selanjutnya diperiksa di unit Satuan Lalu Lintas," ujar Ade Safri.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Beberapa kemungkinan yang sedang diteliti adalah kelalaian pengemudi truk, kecepatan berlebihan, dan kondisi jalan yang kurang memadai.
Respons Pemerintah Daerah
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memberikan respons cepat terkait kecelakaan ini. Ia menyampaikan duka cita atas meninggalnya enam orang dalam kecelakaan tersebut.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpara warga Jawa Barat. Pemerintah daerah akan turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses evakuasi korban berjalan lancar," ujar Ridwan Kamil dalam keterangannya.
Ia juga meminta pihak kepolisian untuk segera menyelidiki penyebab kecelakaan dan menindak tegas pelaku jika terbukti bersalah. Selain itu, Ridwan Kamil meminta pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi kondisi infrastruktur di jalan alternatif Cibitung yang menjadi lokasi kecelakaan.
Upaya Evakuasi
Tim SAR dan polisi bekerja sama untuk melakukan evakuasi korban. Proses evakuasi sempat terhambat karena lokasi kecelakaan yang sulit dijangkau. Namun, setelah beberapa jam, seluruh korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.
Kesigapan Warga
Kepala Desa setempat, Budi Santoso, mengatakan warga sekitar terkejut dengan kejadian tersebut. Ia menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang menjadi korban dalam kecelakaan ini.
Kami sudah membentuk tim khusus untuk membantu keluarga korban. Kami juga akan memberikan bantuan psikologis untuk keluarga korban yang trauma akibat musibah ini," ujar Budi Santoso.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengendara untuk lebih waspada saat berkendara. Polisi mengimbau agar seluruh pengendara tidak melampaui batas kecepatan dan selalu memperhatikan keselamatan saat berkendara.
Jangan melaju dengan kecepatan tinggi, terutama di tikungan atau jalan yang berliku. Selalu patuh pada rambu lalu lintas dan jangan melakukan aksi berbahaya saat berkendara," pesan Ade Safri.
Penyelidikan Berlanjut
Penyelidikan terkait kecelakaan masih berlanjut. Polisi akan memeriksa keterangan dari saksi mata dan akan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui kronologi lengkap kecelakaan tersebut.
Kami akan mengusut tuntas kasus ini. Jika pengemudi truk terbukti bersalah, kami akan menindak tegas sesuai dengan aturan berlaku," tegas Ade Safri.
Sementara itu, keluarga korban masih berduka cita atas musibah yang menimpa anggota keluarga mereka. Mereka meminta keadilan atas kejadian yang menewaskan sanak saudara mereka ini.
Komentar (0)