09, 2026
Politik

Politikus Gerindra Ini Ditunjuk Jadi Ketua Panja RUU Pemilu

Kirana Wijaya
Kirana Wijaya Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Politikus Gerindra Ini Ditunjuk Jadi Ketua Panja RUU Pemilu

DPR RI secara resmi menunjuk politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, sebagai Ketua Panitia Khusus (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Umum (Pemilu). Penunjukan ini dilakukan dalam rapat paripurna DPR RI yang digunakan untuk membahas penyusunan RUU Pemilu.

Sufmi Dasco Ahmad yang juga Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Gerindra ini dipercaya untuk memimpin panitia yang akan menyusun RUU Pemilu. Dalam pidatonya setelah ditunjuk, Sufmi menyatakan komitmennya untuk menyusun RUU Pemilu yang komprehensif dan mampu menjawab tantangan demokrasi Indonesia di masa depan.

"Kami akan bekerja maksimal untuk menyusun RUU Pemilu yang benar-benar mampu mencerminkan kehendak rakyat dan menjaga keutuhan NKRI. RUU ini akan menjadi landasan hukum yang kuat bagi pelaksanaan pemilu di masa yang akan datang," ujar Sufmi dalam rapat paripurna tersebut.

Tugas dan Tanggung Jawab Panja RUU Pemilu

Sebagai Ketua Panja RUU Pemilu, Sufmi Dasco Ahmad akan memimpin tim yang terdiri dari anggota DPR dari berbagai fraksi. Panja ini akan bertanggung jawab menyusun rancangan undang-undang yang nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam sidang paripurna DPR sebelum disampaikan kepada pemerintah untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sufmi menegaskan bahwa panitia akan melibatkan berbagai pihak dalam proses penyusunan RUU Pemilu ini. "Kami akan mendengar berbagai masukan dari kalangan akademisi, praktisi pemilu, masyarakat sipil, dan elemen lainnya untuk memastikan RUU yang kita hasilkan benar-benar komprehensif," jelasnya.

Proses penyusunan RUU Pemilu ini dianggap penting karena undang-undang yang akan menggantikan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ini akan menjadi landasan hukum bagi pelaksanaan pemilu serentak pada 2024 dan seterusnya.

Reaksi dari Berbagai Pihak

Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Panja RUU Pemilu mendapatkan berbagai respons dari berbagai pihak. Beberapa pihak menyambut baik penunjukan ini mengingat pengalaman dan keahlian Sufmi di bidang hukum dan tata negara. Sejumlah fraksi di DPR juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan tugas yang akan diemban Sufmi.

"Kami percaya dengan kapasitas Pak Dasco, RUU Pemilu bisa disusun dengan baik dan benar. Sebagai fraksi, kami siap mendukung proses penyusunan RUU ini," kata seorang anggota DPR dari fraksi lain yang tidak mau disebutkan namanya.

Di sisi lain, ada pula pihak yang mengingatkan agar proses penyusunan RUU Pemilu ini tidak berlarut-larut dan tidak digunakan untuk kepentingan politik praktis. Masyarakat sipil yang memantau proses penyusunan RUU Pemilu ini berharap agar prosesnya transparan dan inklusif.

Tantangan yang Akan Dihadapi

Sufmi Dasco mengakui bahwa penyusunan RUU Pemilu ini tidak akan mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari isu sistem pemilu yang akan digunakan, batasan usia calon presiden, hingga regulasi tentang kampanye dan pembiayaan pemilu.

"Kami akan berusaha menyelaraskan berbagai kepentingan dan pandangan untuk menghasilkan RUU yang terbaik bagi demokrasi Indonesia. Tidak ada kepentingan pribadi atau partai yang akan menjadi prioritas, tetapi kepentingan bangsa dan negara," tegas Sufmi.

Salah satu isu yang menjadi perdebatan dalam RUU Pemilu adalah batasan usia calon presiden dan wakil presiden. Beberapa pihak mengusulkan untuk menurunkan batasan usia, sementara pihak lain mempertahankan batasan yang berlaku saat ini.

Waktu Target Penyelesaian

Menurut rencana, penyusunan RUU Pemilu ini selesai dalam waktu tiga bulan ke depan. Setelah selesai, rancangan undang-undang akan disampaikan kepada DPR untuk dibahas lebih lanjut dalam sidang paripurna sebelum disampaikan kepada pemerintah.

"Kami akan bekerja keras agar RUU ini bisa selesai tepat waktu. Tepat waktu tidak berarti terburu-buru, tetapi kita harus efisien dan efektif dalam menyusun RUU yang berkualitas," ujar Sufmi menutup pidatonya.

Dengan ditunjuknya Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Panja RUU Pemilu, diharapkan proses penyusunan undang-undang ini berjalan lancar dan menghasilkan regulasi yang mampu menjaga kestabilan demokrasi di Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Wijaya

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter