17, 2026
Nasional

Polri Tambah Kekuatan Tangani Karhutla Sumsel, Brimob Lampung dan 2 Mobil Water Cannon Dikirim

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2021/02/17/602c836fb5019-brimob-dikrim-ke-puncak-jaya-papua_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Maya Anggraini
Maya Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Polri Tambah Kekuatan Tangani Karhutla di Sumatera Selatan

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meningkatkan kekuatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Aparat kepolisian dari Brigade Mobil (Brimob) Polda Lampung telah dikirim untuk membantu penanganan kebakaran yang terjadi di beberapa wilayah di Sumsel. Selain itu, dua unit mobil water cannon juga disiagakan untuk mendukung upaya pemadaman.

Penempatan Brimob Lampung ke Sumsel

Personel Brimob Polda Lampung telah diterjunkan ke wilayah Sumsel untuk membantu penanganan karhutla yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, mengatakan bahwa penempatan personel ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas penanganan kebakaran di wilayahnya.

"Kita sudah mengirimkan personel Brimob dari Lampung untuk membantu penanganan karhutla di Sumsel. Keberadaian mereka sangat penting untuk mempercepat proses pemadaman dan memastikan kebakaran tidak meluas," ujar Kapolda Sumsel dalam keterangannya, Kamis (15/7).

Personel Brimob yang diterjunkan dilatih khusus untuk menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan. Mereka dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk memadamkan api dan mencegah penyebaran kebakaran.

Mobil Water Cannon Siap Diterjunkan

Seiring dengan penempatan personel Brimob, Polri juga menyiagakan dua unit mobil water cannon untuk mendukung upaya pemadaman di Sumsel. Mobil berteknologi tinggi ini mampu menyemburkan air dalam volume besar dan jarak jauh, efektif untuk membantu memadamkan api di area yang sulit diakses.

"Kedua mobil water cannon ini sudah disiapkan dan siap diterjunkan kapan saja lokasi kebakaran membutuhkan dukungan tambahan. Kapasitas air yang besar dan jarak sembur yang jauh akan sangat membantu dalam menekan api," jelas Kasat Brimob Polda Sumsel, Kompol Arief Purnama.

Mobil water cannon ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk modernisasi alat-alat penanganan bencana. Dengan teknologi canggih ini, diharapkan penanganan karhutla dapat lebih efektif dan efisien.

Situasi Karhutla di Sumsel

Sejak awal Juli, Sumsel mengalami peningkatan jumlah kebakaran hutan dan lahan. Hingga saat ini, sudah ada puluhan titik api yang berhasil dipadamkan, namun masih ada beberapa titik yang masih aktif. Beberapa kabupaten di Sumsel seperti Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Banyuasin menjadi wilayah yang paling terdampak.

Dampak karhutla tidak hanya berupa kerusakan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat. Kabut asap yang tebal menyebabkan peningkatan kasus gangguan pernapasan di beberapa wilayah. Pemerintah daerah telah mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah dan menghindari aktifitas di luar ruangan jika tidak perlu.

Upaya Pencegahan dan Kolaborasi

Selain penanganan darurat, Polri juga melakukan berbagai upaya pencegahan untuk mengurangi risiko karhutla. Patroli rutin dilakukan di area-area rawan kebakaran, terutama di sekitar perkebunan dan hutan.

"Kita melakukan patroli intensif untuk mencegah terjadinya pembakaran lahan ilegal. Selain itu, kita juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan," jelas Irjen Pol Herry Rudolf Nahak.

Kolaborasi antar instansi juga menjadi kunci dalam penanganan karhutla. Polri bekerja sama dengan BPBD, Dinas Kehutanan, dan TNI untuk memastikan penanganan berjalan maksimal. Tim gabungan dari berbagai instansi ini siap diterjunkan kapan saja diperlukan.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Karhutla

Masyarakat diminta untuk turut serta dalam pencegahan karhutla. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain tidak membakar lahan, melaporkan adanya titik api ke pihak berwenang, dan ikut serta dalam program penanaman pohon serta pelestarian lingkungan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Maya Anggraini

Fokus pada kesehatan mental, mindfulness, dan produktivitas.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter