30, 2026
Nasional

Pramono Segera Putuskan Tarif Baru Masuk Ragunan

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Pramono Segera Putuskan Tarif Baru Masuk Ragunan

Kepala Dinas Kehutanan dan Kebun Binatang DKI Jakarta Pramono akan segera mengumumkan keputusan mengenai tarif baru untuk masuk Taman Safari Indonesia atau Kebun Binatang Ragunan. Keputusan ini diambil setelah pihaknya melakukan evaluasi mendalam terhadap kondisi finansier kebun binatang yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di ibu kota.

Menurut Pramono, evaluasi tarif menjadi langkah yang wajar dilakukan mengingbiar biaya operasional Kebun Binatang Ragunan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. "Kita sedang mengevaluasi ulang tarif masuk karena biaya operasional, pakan hewan, serta perawatan fasilitas terus meningkat," ujar Pramono dalam sebuah konferensi pers yang digunakan pada Rabu (15/3).

Evaluasi Tarif yang Telah Berlangsung Sejak Awal Tahun

Proses evaluasi tarif baru ini sendiri telah berlangsung sejak awal tahun 2023. Pihak Dinas Kehutanan dan Kebun Binatang DKI Jakarta telah membentuk tim khusus yang terdiri dari pejabat dinas, ahli manajemen kebun binatang, serta perwakili dari Kalangan akademisi untuk menilai kelayakan tarif baru.

Tim tersebut telah melakukan studi banding dengan kebun binatang sejenis di beberapa negara lain serta kebun binatang yang ada di Indonesia. "Kita melihat bagaimana kebun binatang lain mengelola tarif dan memastikan bahwa Ragunan tetap dapat bersaing namun juga dapat memenuhi kebutuhan operasional," jelas Pramono.

Salah satu pertimbangan utama dalam penentuan tarif baru adalah keseimbangan antara pendapatan operasional dengan akses masyarakat terhadap kebun binatang. "Kita tidak ingin menaikkan tarif secara drastis karena akan membebani pengunjung, namun di sisi lain kita juga perlu memastikan kebun binatang dapat berjalan dengan baik," tambahnya.

Beberapa Skenario Tarif Baru Sedang Dipertimbangkan

Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, pihak Dinas Kehutanan dan Kebun Binatang DKI Jakarta sedang mempertimbangkan beberapa skenario tarif baru. Salah satunya adalah penerapan sistem tarif berbeda untuk hari biasa dan akhir pekan atau hari libur.

"Kita sedang mempertimbangkan apakah akan ada perbedaan tarif antara hari kerja dan akhir pekan. Hal ini bertujuan untuk mengatur arus pengunjung dan juga menyesuaikan dengan tingkat kepadatan pengunjung yang biasanya lebih tingkat di akhir pekan," ujar Pramono.

Selain itu, pihaknya juga sedang mempertimbangkan untuk mengenakan tarif berbeda bagi wisatawan mancanegara yang biasanya memiliki daya beli lebih tinggi dibandingkan wisatawan domestik. "Kita masih melihat berbagai opsi ini untuk menemukan titik terbaik bagi semua pihak," katanya.

Tanggapan Publik dan Pihak Terkait

Isu kenaikan tarif di Kebun Binatang Ragunan sudah lama menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Jakarta. Banyak pihak yang khawatir kenaikan tarif akan mengurangi minat masyarakat untuk berkunjung ke kebun binatang yang menjadi salah satu tempat rekreasi edukasi bagi anak-anak.

"Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Namun, kita juga perlu memastikan kebun binatang dapat terus beroperasi dengan baik dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung," kata Pramono menanggapi kekhawatiran publik tersebut.

Di sisi lain, beberapa aktivis lingkungan dan pelestari hewan mendukung langkah penyesuaian tarif asalkan dana yang diperoleh benar-benar digunakan untuk peningkatan kualitas kebun binatang dan kesejahteraan hewan. "Jika tarif dinaikkan, kami berharap ada transparansi dalam penggunaan dana tersebut dan peningkatan kualitas fasilitas serta program pelestarian hewan," ujar seorang aktivis lingkungan yang tidak mau disebutkan namanya.

Target Penyelesaian pada Kuartal II 2023

Pramono menyatakan bahwa pihaknya berencana menyelesaikan proses evaluasi dan menetapkan tarif baru pada kuartal II tahun 2023. "Targetnya adalah pada ak Juni 2023 kita sudah bisa mengumumkan keputusan final mengenai tarif baru masuk Ragunan," katanya.

Sebelum diumumkan secara resmi, pihaknya berencana melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat dan pihak terkait untuk memastikan tidak ada kebingungan atau keberatan yang signifikan. "Kita akan melakukan sosialisasi intensif sebelum tarif baru diterapkan agar masyarakat memahami alasan di balik kenaikan tersebut," jelasnya.

Dengan penentuan tarif baru ini, diharapkan Kebun Binatang Ragunan dapat lebih mandiri secara finansial dan terus berkontribusi dalam pelestarian satwa serta memberikan pengalaman edukasi yang berkualitas bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter