Prancis membuka perjalanan mereka di kompetisi dengan kemenangan meyakinkan atas Belgia. Les Bleus menang dengan skor yang mencolok dalam laga yang berlangsung di Stade de France, Sabtu dini hari WIB. Michael Olise menjadi bintang utama dengan mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh pemain pengganti. Kemenangan ini menempatkan Prancis di puncak grup sementara, sekaligus menegaskan superioritas mereka atas rival lama, Red Devils.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Sejak wasit meniup peluit kick-off, Prancis langsung mengambil inisiatif menyerang. Skuad asuhan pelatih kepala itu menekan tinggi lini belakang Belgia dan memaksa lawan bermain bertahan. Peluang pertama tercipta pada menit kedelapan melalui sepakan kaki kiri Olise dari luar kotak penalti, namun bola masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Thibaut Courtois.
Belgia mencoba keluar dari tekanan dengan mengandalkan serangan balik cepat. Kevin De Bruyne berperan sebagai motor serangan, sementara Romelu Lukaku menjadi target utama di lini depan. Namun, rapatnya lini pertahanan Prancis yang dikawal William Saliba dan Dayot Upamecano membuat peluang bersih sulit tercipta. Hingga menit ke-20, belum ada tembakan tepat sasaran yang membahayakan gawang Mike Maignan.
Dominasi Prancis akhirnya berbuah pada menit ke-28. Umpan terobosan dari lini tengah diterima Olise di sisi kanan kotak penalti. Tanpa ragu, ia melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau Courtois. Gol itu membuka keunggulan 1-0 untuk tuan rumah dan mengubah tempo pertandingan.
Belgia berusaha merespons. Pada menit ke-35, Jeremy Doku melakukan penetrasi dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang, tetapi bola terlalu tinggi bagi Lukaku. Dua menit berselang, De Bruyne mencoba peruntungan dengan tendangan bebas dari jarak sekitar 25 meter, namun bola masih melayang di atas mistar gawang.
Olise Menggandakan Keunggulan
Sebelum babak pertama berakhir, Prancis menambah keunggulan. Lagi-lagi Olise menjadi aktor utama. Menerima bola di ruang kosong antara lini tengah dan pertahanan Belgia, ia menggiring bola ke dalam kotak penalti, melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan akurat ke sudut kiri bawah gawang. Courtois hanya bisa menonton bola masuk untuk kedua kalinya. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Belgia mencoba mengubah pendekatan. Pelatih mereka memasukkan pemain tambahan di lini tengah untuk menambah daya serang. Namun, Prancis tetap solid dan terus menciptakan peluang. Pada menit ke-52, Kylian Mbappe yang masuk sebagai pengganti hampir mencetak gol ketiga, tetapi tendangannya masih membentur tiang gawang.
Gol Ketiga dan Penutupan Laga
Prancis akhirnya mencetak gol ketiga pada menit ke-67. Gol ini bermula dari serangan balik cepat. Mbappe berlari kencang di sisi kiri, menarik perhatian dua pemain bertahan Belgia, lalu melepaskan umpan silang rendah ke depan gawang. Bola disambut oleh pemain pengganti lainnya dengan tembakan pertama kali yang tidak mampu dihalau Courtois. Skor berubah menjadi 3-0 dan praktis mengunci kemenangan Les Bleus.
Belgia mendapat peluang terbaik pada menit ke-75 melalui sundulan Lukaku yang masih bisa ditepis Maignan. Wasit memberikan tambahan waktu empat menit, tetapi tidak ada lagi gol tercipta. Prancis menutup pertandingan dengan kemenangan bersih tanpa kebobolan.
Analisis Statistik dan Dampak Kemenangan
Penguasaan bola sepanjang pertandingan tercatat 58 persen untuk Prancis berbanding 42 persen milik Belgia. Prancis melepaskan 16 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran, sementara Belgia hanya mencatat delapan tembakan dan dua tepat sasaran. Olise menjadi pemain dengan rating tertinggi dalam laga ini berkat dua gol dan beberapa peluang yang ia ciptakan.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Prancis atas Belgia dalam beberapa pertemuan terakhir. Bagi Belgia, hasil ini menjadi pukulan telak karena mereka gagal memanfaatkan peluang untuk mencuri poin di kandang lawan. Pelatih Belgia menyatakan bahwa timnya kehilangan konsentrasi di momen-momen krusial, terutama saat gol pertama dan kedua terjadi.
Dengan tambahan tiga poin, Prancis kini memimpin klasemen grup sementara dengan selisih gol yang lebih baik. Belgia harus segera bangkit pada pertandingan berikutnya jika ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Sementara itu, performa Olise semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam skema permainan Les Bleus.
Pernyataan Pelatih dan Pemain
Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Prancis mengapresiasi penampilan timnya, khususnya kontribusi Olise. Ia menyebut bahwa pemain muda itu memiliki kualitas untuk tampil di level tertinggi dan telah membuktikannya dalam laga sebesar ini. Olise sendiri menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan tim dan menegaskan bahwa fokusnya adalah membantu Prancis meraih hasil maksimal di setiap pertandingan.
Di sisi lain, kapten Belgia mengakui bahwa timnya kesulitan mengatasi tekanan Prancis sejak awal pertandingan. Ia menilai bahwa gol cepat menjadi faktor penentu yang membuat Red Devils harus bermain mengejar sepanjang laga. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Belgia tidak akan menyerah dan akan bekerja keras untuk memperbaiki performa di laga berikutnya.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Prancis dalam menjaga momentum positif. Sebaliknya, Belgia harus melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam hal organisasi pertahanan dan efektivitas serangan. Pertandingan berikutnya akan menjadi ujian penting bagi kedua tim untuk membuktikan kualitas mereka di kompetisi ini.
Komentar (0)